AI hingga Perubahan Iklim Dibedah di ICoLA 2026, Kemenkum Jambi Ikut Perkuat Perspektif Hukum Global

WIB
Ist

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi turut berpartisipasi dalam kegiatan 2nd International Conference on Legal Advancement (ICoLA) yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Jambi, bertempat di Auditorium Universitas Jambi, Kamis (22/10). Konferensi internasional ini menjadi forum akademik strategis dalam membahas perkembangan dan tantangan pembangunan hukum di tingkat global, sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang hukum.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jambi, Dr. Hartati, S.H., M.H., dan dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H.

Konferensi ini menjadi wadah pertukaran gagasan dan pengalaman dalam merespons dinamika hukum internasional yang semakin kompleks, khususnya terkait penguatan sistem hukum, harmonisasi regulasi, serta upaya mewujudkan kepastian hukum dan keadilan di tengah perubahan global.

Kanwil Kementerian Hukum Jambi dalam kegiatan ini diwakili oleh Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan, Dhuha Aprilio Kamiko, dan Analis Hukum, Buti Adira Pralasta. Keikutsertaan tersebut merupakan bentuk komitmen Kanwil Kementerian Hukum Jambi dalam meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan aparatur di bidang hukum, terutama dalam memahami perkembangan hukum internasional yang memiliki keterkaitan dengan proses pembentukan dan penyelarasan regulasi nasional maupun daerah.

Konferensi menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar hukum internasional, di antaranya Prof. Tibor Tajti, LL.B., LL.M., S.J.D. (Ph.D.) dari Central European University, Austria; Prof. Vicha Mahakun dari Rangsit University, Thailand; Dr. (Cand.) M. Rapik, M.Fil., M.H. dari Universitas Jambi; serta Beny Saputra, S.H., LL.M. dari Central European University, Austria.

Dalam sesi pemaparan, para narasumber mengulas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penguatan pembangunan hukum dan peningkatan rasa keadilan di tengah masyarakat.

Pembahasan mencakup tantangan penegakan hukum internasional, pengembangan inovasi ekonomi berbasis hukum, serta pentingnya pembentukan sistem hukum yang mampu beradaptasi dengan perkembangan sosial, ekonomi, dan teknologi.

Selain itu, isu perlindungan lingkungan hidup dan mitigasi risiko perubahan iklim turut menjadi perhatian dalam konferensi. Para narasumber menyoroti pentingnya pendekatan hukum internasional dalam menghadapi persoalan lingkungan yang bersifat lintas negara, termasuk perlunya penguatan kebijakan dan regulasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.

Perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Transformasi digital dinilai membawa peluang sekaligus tantangan baru dalam praktik dan penegakan hukum, sehingga diperlukan kesiapan sistem regulasi yang adaptif, inovatif, dan tetap mengedepankan prinsip kepastian hukum, akuntabilitas, serta perlindungan hak-hak masyarakat.

Melalui berbagai pemaparan tersebut, peserta memperoleh perspektif mengenai pentingnya harmonisasi dan sinkronisasi peraturan perundang-undangan dalam menghadapi dinamika hukum global. Pemahaman terhadap perkembangan hukum internasional menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penyusunan regulasi yang tidak hanya sesuai dengan ketentuan hukum nasional, tetapi juga responsif terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Bagi Kanwil Kementerian Hukum Jambi, partisipasi dalam konferensi internasional ini menjadi kesempatan untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan dan Analis Hukum. Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan tugas pembentukan, pengharmonisasian, serta analisis dan evaluasi peraturan perundang-undangan di wilayah Provinsi Jambi.

Melalui keikutsertaan dalam 2nd International Conference on Legal Advancement (ICoLA) 2026, Kanwil Kementerian Hukum Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kompetensi aparatur hukum dan memperkuat sinergi dengan dunia akademik.

Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap terwujudnya produk hukum yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan global, serta mampu memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat. (*)

BeritaSatu Network