Riau – PT Perkebunan Nusantara IV Regional III menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Pemerintah Kabupaten Kampar sebagai bentuk dukungan menghadapi status siaga hidrometeorologi yang berlaku hingga akhir Januari 2026. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana dan melindungi masyarakat dari risiko dampak cuaca ekstrem.
Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Sabtu, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud kehadiran nyata perusahaan di tengah masyarakat, terutama saat potensi bencana meningkat akibat curah hujan tinggi.
“Dalam situasi siaga hidrometeorologi seperti saat ini, kecepatan dan kesiapan menjadi kunci. PTPN IV Regional III berkomitmen untuk hadir bersama pemerintah daerah, tidak hanya melalui bantuan logistik, tetapi juga melalui upaya berkelanjutan dalam pengurangan risiko bencana,” ujar Bambang.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Kampar telah menetapkan status siaga hidrometeorologi menyusul meningkatnya potensi banjir dan gangguan lingkungan lainnya akibat intensitas hujan yang tinggi di sejumlah wilayah. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan lintas sektor, termasuk dukungan dari dunia usaha.
Bantuan TJSL yang disalurkan PTPN IV Regional III meliputi 500 kilogram beras, 200 liter minyak goreng, serta 80 kardus mi instan. Paket bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat apabila terjadi bencana alam dan situasi darurat.
Penyerahan bantuan dilakukan di Pos Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota, dan diterima langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Kampar, Abu Bakar.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Syahrizal, menyampaikan apresiasi atas dukungan PTPN IV Regional III yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan daerah dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Status siaga hidrometeorologi yang berlaku hingga akhir Januari 2026 membuat kesiapsiagaan menjadi sangat penting. Dukungan dari dunia usaha seperti PTPN IV Regional III tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya antisipasi dan penanganan bencana,” kata Syahrizal.
Sementara itu, Abu Bakar menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebagai tambahan logistik kebencanaan, guna memperkuat kesiapan Tagana bersama Dinas Sosial Kabupaten Kampar dalam merespons kondisi darurat di lapangan.
Melalui penyaluran TJSL ini, PTPN IV Regional III berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga upaya mitigasi dan penanganan bencana di Kabupaten Kampar dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif.(*)