Muara Bulian - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang Hari langsung 'ngegas' merealisasikan anggaran pendidikan di awal Tahun Anggaran 2026.
Fokus utama belanja miliaran rupiah di awal tahun ini dialokasikan untuk memborong alat peraga sekolah. Berdasarkan data yang dihimpun tim jambi link, terdapat tiga paket proyek bernilai fantastis yang saat ini berstatus ON PROCESS.
Jika diakumulasikan, total anggaran yang digelontorkan dari APBD 2026 untuk ketiga paket alat peraga tersebut menembus angka Rp 6.434.000.022 (Rp 6,43 Miliar).
Aliran dana APBD miliaran rupiah ini dibagi ke dalam tiga paket pekerjaan berbeda dan dimenangkan oleh tiga pihak rekanan. Berikut rinciannya:
1. Alat Peraga Modul Percobaan Fisika Porsi anggaran terbesar disedot untuk pengadaan alat peraga fisika. Paket ini dikerjakan oleh penyedia SRIKANDI BANDHAWA JAYA dengan nilai kontrak mencapai Rp 2.862.000.015 (Rp 2,86 Miliar).
2. Alat Peraga Komprehensif dan Informatif SD Di urutan kedua, ada pengadaan alat peraga untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Proyek ini dimenangkan oleh penyedia TEMAN TERBAIK INDONESIA dengan nilai kontrak Rp 2.099.999.998 (Nyaris Rp 2,1 Miliar).
3. Alat Peraga IPBA Informatif SD Terakhir, Disdikbud Batang Hari juga membelanjakan paket alat peraga Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA) untuk SD. Paket ini digarap oleh penyedia AMANAH dengan nilai kontrak Rp 1.472.000.009 (Rp 1,47 Miliar).
Pengadaan alat peraga bernilai fantastis melalui metode E-Purchasing ini diharapkan bisa segera didistribusikan secara merata ke sekolah-sekolah di Batanghari.
Publik tentu menanti wujud fisik dari alat peraga seharga miliaran rupiah ini agar benar-benar berkualitas, awet, dan mampu mendongkrak mutu pembelajaran siswa, bukan sekadar rutinitas penyerapan anggaran semata.
Pihak Disdik Batanghari belum memberikan keterangan terkait proyek ini.(*)