Wakapolda Jambi Brigjen Pol K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan pemasangan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Jembatan Gentala Arasy, Provinsi Jambi, tersebut turut dihadiri Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Ketua DPRD Provinsi Jambi, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, pimpinan instansi vertikal, para Kepala OPD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta sejumlah elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia pelaksana, serta sambutan Gubernur Jambi. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bendera secara simbolis kepada perwakilan tujuh organisasi kemasyarakatan, penampilan dari Taman Budaya Jambi, serta pemasangan secara simbolis 1.000 Bendera Merah Putih.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Polda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Polda Jambi sangat mendukung pelaksanaan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dan Gebyar Mahardika: Bagimu Negeri Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan, nasionalisme, serta rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Kabid Humas.
Menurutnya, pemasangan Bendera Merah Putih di ruang-ruang publik tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga merupakan simbol persatuan dan identitas bangsa yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kabid Humas menambahkan, Polri juga berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang dapat memperkuat kohesi sosial serta mempererat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen bangsa.
“Semangat kemerdekaan harus kita jadikan energi bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan. Mari kita kurangi perbedaan yang dapat memecah belah dan memperkuat semangat gotong royong serta pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (*)