Temuan BPK Sarolangun

Audit BPK RI 2026: Uang Internet BOSP Mengalir ke Kepala Sekolah hingga Operator, Lembur 8 Jam Dicatat 40 Jam

SAROLANGUN — Internet sekolah sudah tersedia.

Jaringannya dapat digunakan untuk kegiatan pendidikan dan operasional.

Namun setiap bulan, dana untuk internet masih dibayarkan kepada orang.

Penerimanya bukan perusahaan penyedia layanan internet.

Bukan pula pembayaran tagihan jaringan sekolah.

Uangnya disalurkan kepada kepala satuan pendidikan, bendahara dana BOSP, dan operator Data Pokok Pendidikan atau Dapodik.

Di sekolah lain, persoalannya berbeda.

Lembur yang dapat dibuktikan hanya delapan jam.

Audit BPK 2026: Aset Pasar di Sarolangun Disorot, BAST Bermasalah hingga Potensi PAD Bocor!

Sarolangun — Pasar seharusnya menjadi mesin uang daerah. Di Sarolangun, mesinnya sudah ada. Bentuknya ruko. Bentuknya toko. Lokasinya di Pasar Sarolangun dan Pasar Singkut. Tapi, menurut BPK RI, mesin itu belum bekerja sebagaimana mestinya.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, BPK memberi catatan khusus pada masalah “Pengelolaan Properti Investasi Belum Memadai”. Temuan itu tercantum dalam Buku II, halaman 42, atau halaman PDF 449.