Karhutla Mengancam Tanjabbar, Karang Taruna Jambi Turun Tangan Bawa Oksigen hingga Obat

WIB
ist

Tanjab Barat - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak hanya menjadi urusan pemerintah dan petugas di lapangan. Karang Taruna ikut turun tangan.

Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, mendirikan posko penanganan dampak Karhutla dan bergerak bersama pemerintah membantu masyarakat. Dukungan juga datang dari Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) dan Pengurus Karang Taruna Provinsi Jambi.

Bantuan yang dibawa bukan sekadar masker.

Ada vitamin, obat-obatan hingga oksigen portable yang disiapkan untuk masyarakat terdampak.

Sekretaris Karang Taruna Provinsi Jambi H. Arief Hermanto turun langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada jajaran Karang Taruna Tanjabbar.

Arief mengatakan gerakan itu merupakan bentuk kepedulian sekaligus kolaborasi Karang Taruna dengan pemerintah menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan.

“Mewakili Pengurus Karang Taruna Provinsi Jambi, kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semangat teman-teman Pengurus Kabupaten Karang Taruna Tanjung Jabung Barat yang telah hadir bersama pemerintah dalam membantu masyarakat menanggulangi dampak kebakaran hutan di Provinsi Jambi,” kata Arief.

Masker, Vitamin hingga Oksigen Portable

Arief kemudian menyerahkan bantuan dari Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) kepada Pengurus Karang Taruna Tanjabbar.

Bantuan tersebut terdiri dari masker, vitamin, oksigen portable serta obat-obatan.

Seluruh bantuan disiapkan untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terdampak Karhutla dan kabut asap.

Dari dokumentasi kegiatan, penanganan Karhutla tersebut dipusatkan di sebuah posko yang melibatkan berbagai unsur. Sebuah tenda besar digunakan sebagai pusat aktivitas tim di lapangan.

Di depan posko juga terpasang banner bertuliskan “Pembagian Bantuan dari PNKT & Cek Kesehatan Gratis”.

Artinya, gerakan tersebut tak hanya berkutat pada pembagian logistik.

Ada pula pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Dalam dokumentasi lainnya terlihat proses penyerahan bantuan secara simbolis. Sejumlah kardus bantuan juga telah disiapkan di dalam posko sebelum didistribusikan.

Dinsos, Dinkes hingga TAGANA Turun

Gerakan kemanusiaan ini melibatkan sejumlah unsur Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Hadir Kepala Dinas Sosial Tanjabbar M. Ali, S.Pd., S.D., M.M.

Turut hadir Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Tanjabbar Andri Setiawan, S.H.

Selain itu, terdapat personel TAGANA atau Taruna Siaga Bencana, unsur Dinas Kesehatan, Ketua Karang Taruna Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta jajaran pengurus serta sejumlah relawan.

Foto kegiatan memperlihatkan unsur Karang Taruna, pemerintah dan relawan berkumpul bersama di depan posko.

Mereka mengabadikan kebersamaan setelah rangkaian penyerahan bantuan dan pelayanan untuk masyarakat.

Gerakan itu menjadi gambaran bahwa penanganan Karhutla tidak bisa berjalan sendirian.

Butuh banyak tangan.

Mulai pemerintah, tenaga kesehatan, relawan hingga organisasi sosial kepemudaan.

Karang Taruna Tanjabbar: Kami Tak Mau Hanya Menonton

Ketua Karang Taruna Tanjung Jabung Barat mengapresiasi dukungan yang diberikan Pengurus Nasional maupun Pengurus Provinsi Karang Taruna.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Nasional Karang Taruna dan Pengurus Provinsi Karang Taruna atas bantuan serta dukungan dalam mendirikan dan mendukung Posko Karhutla,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada TAGANA dan Dinas Sosial Tanjung Jabung Barat yang ikut memperkuat kegiatan kemanusiaan tersebut.

Karang Taruna Tanjabbar juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus di tingkat kabupaten yang ikut bergerak.

Mereka memilih turun ke lapangan.

Bukan hanya menonton kabut asap datang.

“Apresiasi yang sama kami sampaikan kepada seluruh jajaran Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang telah ikut bergerak, berkontribusi dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan,” ujarnya.

Siap Jadi Mitra Pemerintah Hadapi Karhutla

Karang Taruna Tanjabbar menegaskan posko tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.

Organisasi kepemudaan itu menyatakan siap terus bekerja bersama pemerintah dan seluruh pihak terkait apabila masyarakat membutuhkan bantuan akibat kabut asap maupun Karhutla.

“Kami menegaskan bahwa Karang Taruna siap terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pihak terkait dalam upaya membantu menanggulangi bencana kabut asap serta kebakaran hutan dan lahan semampu kami,” katanya.

Menurutnya, kerja bersama menjadi kunci dalam menghadapi bencana yang dampaknya bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Apalagi Karhutla bukan hanya persoalan lahan yang terbakar.

Asap yang muncul dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan membuat kelompok rentan membutuhkan perhatian lebih.

Itulah sebabnya bantuan yang disiapkan kali ini menyentuh kebutuhan kesehatan, mulai masker, vitamin, obat-obatan sampai oksigen portable.

Karang Taruna berharap kolaborasi tersebut terus terjaga.

“Semoga sinergi dan kepedulian bersama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga lingkungan, membantu masyarakat terdampak serta menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari bencana Karhutla,” ujarnya.

Pesan yang dibawa pun sederhana, Karang Taruna-Bersama Pemerintah, Bersama Masyarakat, Bergerak untuk Kemanusiaan.

Asap boleh datang.

Tapi kepedulian tak boleh ikut menghilang.

BeritaSatu Network