Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi mengikuti kegiatan “What’s Up– Campus Calls Out” yang digelar oleh Kementerian Hukum di Airlangga Convention Center, Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Kamis (17/9/2026). Mengangkat tema inovasi dan kedaulatan Indonesia, kegiatan ini mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan mahasiswa dalam ruang dialog serta pertukaran gagasan bagi kemajuan bangsa.
Kegiatan dihadiri Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. beserta jajaran, akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung, serta Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta W. Kamdani. Turut hadir Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Hukum, sivitas akademika, mahasiswa UNAIR, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Muhammad Madyan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Hukum memilih UNAIR sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan dan inovasi sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar hasil penelitian dapat dihilirisasi serta memberikan manfaat nyata.
Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa “What’s Up Kemenkum – Campus Calls Out” menjadi wadah strategis untuk bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, dan merumuskan langkah nyata bagi masa depan Indonesia.
Menurut Supratman, inovasi tidak boleh berhenti pada penciptaan ide dan penelitian, tetapi harus mampu dihilirisasi sehingga memberikan nilai tambah ekonomi dan manfaat bagi masyarakat, terlebih di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, serta dinamika global.
“Inovasi adalah bentuk kemandirian berpikir dan keberanian sebuah bangsa untuk tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi menjadi bagian dari penciptaan perubahan itu sendiri,” tegasnya.
Supratman juga menyoroti peran perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya gagasan, penelitian, inovasi, dan kepemimpinan masa depan. Karena itu, ia mendorong penguatan sinergi pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat agar hasil riset serta kekayaan intelektual mampu memperkuat kemandirian bangsa.
“Mari kita jadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan, inovasi sebagai jalan, dan nilai-nilai kebangsaan sebagai arah dalam membangun Indonesia yang lebih maju, mandiri, inovatif, dan berdaulat,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panel diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Diskusi membahas isu strategis mulai dari inovasi, pelindungan kekayaan intelektual, hilirisasi riset, hingga peran generasi muda dalam menjawab tantangan nasional.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Hukum menegaskan komitmennya untuk semakin dekat dengan generasi muda dan dunia akademik sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu memperkuat daya saing, kemandirian, dan kedaulatan Indonesia.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi mengikuti rangkaian kegiatan secara daring. Keikutsertaan Kanwil Kemenkum Jambi menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Kementerian Hukum dalam memperkuat literasi hukum dan kekayaan intelektual serta membuka ruang dialog dengan generasi muda.
Kanwil Kemenkum Jambi juga berkomitmen meneruskan semangat kegiatan melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi, pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk mendorong inovasi yang terlindungi secara hukum, dapat dihilirisasi, dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah. (*)