Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jambi terkait kondisi kabut asap yang melanda wilayah Kota Jambi, Senin (6/10/2026).
Koordinasi dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jambi sebagai langkah untuk memperkuat komunikasi serta sinergi antarinstansi dalam menyikapi perkembangan kualitas udara dan dampaknya terhadap masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Jambi, terutama dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan kesehatan akibat penurunan kualitas udara, termasuk anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.
Pembahasan juga mencakup dampak kabut asap terhadap aktivitas pendidikan. Kondisi kualitas udara menjadi salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan penyesuaian kegiatan belajar mengajar, termasuk kemungkinan penerapan langkah-langkah tertentu apabila kondisi udara dinilai berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik.
Selain sektor pendidikan, koordinasi turut menyoroti kondisi para pekerja dan masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kabut asap. Masyarakat yang bekerja atau beraktivitas di luar ruangan dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih karena memiliki tingkat paparan yang lebih tinggi terhadap udara dengan kualitas yang menurun.
Melalui koordinasi ini, Kanwil Kementerian Hukum Jambi bersama instansi terkait berupaya memperkuat pemantauan terhadap perkembangan kondisi kabut asap, meningkatkan kewaspadaan, serta mendukung langkah-langkah yang diperlukan untuk meminimalkan dampaknya terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Sinergi antarinstansi diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi yang lebih terkoordinasi kepada masyarakat serta menjadi dasar dalam mengambil langkah antisipatif apabila kondisi kabut asap mengalami peningkatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan aktivitas masyarakat di wilayah Kota Jambi. (*)