JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mendorong transformasi sistem pembinaan qori dan qoriah di Provinsi Jambi agar dilakukan secara lebih terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (1/11/2026).
Menurut Al Haris, penyelenggaraan MTQH tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda kompetisi tahunan untuk menentukan peserta terbaik. Lebih dari itu, MTQH harus menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk menemukan dan mempersiapkan qori-qoriah potensial yang mampu mewakili Jambi pada ajang nasional.
“Ke depan, kita ingin kualitas MTQ Provinsi Jambi semakin meningkat. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Kita tidak hanya ingin menjadi peserta di tingkat nasional, tetapi juga mampu melahirkan qori dan qoriah yang berkualitas serta berprestasi,” ujar Al Haris.
Islamic Center Disiapkan sebagai Pusat Pembinaan
Salah satu langkah yang akan didorong Pemerintah Provinsi Jambi adalah optimalisasi Islamic Center sebagai pusat pembinaan dan pelatihan qori serta qoriah potensial.
Setelah pelaksanaan MTQH tingkat provinsi, peserta yang dinilai memiliki kemampuan dan prospek prestasi akan diarahkan mengikuti pembinaan secara lebih intensif.
Pola tersebut diharapkan membuat proses persiapan menuju MTQ tingkat nasional tidak hanya dilakukan menjelang kompetisi, tetapi berlangsung secara terencana sejak jauh hari.
Selain menyediakan tempat pembinaan, Pemerintah Provinsi Jambi juga mendorong Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jambi menyusun program pelatihan dengan menghadirkan pelatih berpengalaman di tingkat nasional.
Pelatih tersebut diharapkan tidak hanya melakukan pembinaan di tingkat provinsi, tetapi juga turun ke kabupaten dan kota untuk meningkatkan kualitas pembinaan secara merata.
Pemerintah Daerah Diminta Konsisten Mendukung
Al Haris menilai dukungan pemerintah kabupaten dan kota menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan qori dan qoriah.
Menurutnya, daerah perlu memberikan perhatian yang memadai, baik melalui program pembinaan, fasilitas, maupun dukungan anggaran kepada peserta yang memiliki potensi.
Konsistensi tersebut dinilai penting agar talenta-talenta lokal tetap berkembang di daerah masing-masing dan tidak berpindah ke daerah lain karena minimnya perhatian.
Al Haris menegaskan, Provinsi Jambi sebenarnya memiliki cukup banyak potensi yang mampu bersaing pada level nasional. Prestasi yang pernah diraih harus menjadi modal untuk memperkuat sistem pembinaan, bukan justru membuat pemerintah berpuas diri.
“Jambi memiliki potensi besar. Kita sudah memiliki anak-anak yang mampu meraih prestasi nasional. Ini harus kita jaga dan tingkatkan. Jangan sampai prestasi yang sudah diraih justru mengalami kemunduran,” katanya.
Dewan Hakim Diminta Menjaga Objektivitas
Selain menyoroti pembinaan peserta, Al Haris juga memberikan perhatian terhadap proses penilaian dalam MTQH ke-55.
Ia meminta Dewan Hakim menjalankan tugas secara profesional, independen, dan objektif agar peserta yang ditetapkan sebagai juara benar-benar memiliki kualitas terbaik.
Menurutnya, kredibilitas penilaian akan sangat menentukan kualitas peserta yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita berharap Dewan Hakim benar-benar fokus dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Penilaian harus dilakukan secara objektif sehingga peserta yang memperoleh juara memang merupakan peserta terbaik berdasarkan kemampuan dan kualitasnya,” tegas Al Haris.
Maulana Harap MTQH Beri Dampak bagi Ekonomi
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.
Menurut Maulana, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai persiapan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dan seluruh pihak terkait.
Ia berharap penyelenggaraan MTQH tidak hanya berdampak pada penguatan syiar Islam, tetapi juga mendorong aktivitas perekonomian masyarakat.
Kehadiran peserta, kafilah, pendamping, dan tamu dari berbagai kabupaten dan kota diharapkan memberikan dampak terhadap sektor UMKM, perhotelan, rumah makan, transportasi, dan berbagai sektor jasa lainnya.
“Melalui kegiatan MTQH ini, kita berharap tidak hanya syiar Islam yang semakin berkembang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Maulana.
Abdullah Sani Lantik Dewan Hakim
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Jambi melantik Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua Umum LPTQ Provinsi Jambi Nomor 014/LPTQ-PROV/X/2026 tertanggal 26 Oktober 2026.
Susunan pimpinan Dewan Hakim diketuai Prof. Dr. H. Hadri Hasan, M.A., dengan Dr. H. Maryadi Syarif, M.Pd.I. sebagai Wakil Ketua. Sementara posisi Sekretaris dijabat H. Zulkapi, S.Pd.I., dan Wakil Sekretaris H. Azharuddin, S.Sos.I., M.H.
Pelantikan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan penilaian MTQH berlangsung secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
MTQH Diarahkan Menjadi Bagian dari Sistem Pembinaan
Pemerintah Provinsi Jambi berharap MTQH ke-55 tidak hanya menghasilkan para juara pada setiap cabang perlombaan, tetapi juga melahirkan sistem pembinaan yang lebih kuat bagi generasi Qur’ani.
Peserta terbaik diharapkan tidak berhenti setelah menerima penghargaan, melainkan terus mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan.
Melalui optimalisasi Islamic Center, keterlibatan pelatih nasional, dukungan pemerintah kabupaten/kota, serta sistem penilaian yang objektif, Pemprov Jambi menargetkan lahirnya qori dan qoriah yang mampu bersaing secara konsisten pada tingkat nasional.
Dengan demikian, MTQH ke-55 diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi Provinsi Jambi pada ajang MTQ tingkat nasional. (*)