PTPN IV PalmCo Salurkan Rp50 Juta untuk Rumah Singgah Kesehatan di Siak
Siak - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial lingkungan atau TJSL senilai Rp50 juta untuk pembangunan Rumah Singgah Kesehatan di Kabupaten Siak, Riau.
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak. Penyerahan bantuan dilakukan oleh manajemen PTPN IV Regional III Sei Buatan kepada Ketua BWI Kabupaten Siak yang juga Wakil Bupati Siak, Syamsurizal.
Manager Kebun Sei Buatan PTPN IV Regional III, Andri, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan Rumah Singgah Kesehatan menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
“Kami berharap pembangunan Rumah Singgah Kesehatan ini segera terealisasi sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Andri di Siak, Rabu.
Rumah Singgah Kesehatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan yang lebih inklusif. Fasilitas ini terutama ditujukan bagi pasien dhuafa dari wilayah pelosok yang harus menjalani pengobatan rujukan secara berkala.
Keberadaan rumah singgah dinilai penting karena banyak masyarakat kurang mampu masih terbebani biaya penginapan dan transportasi ketika harus berobat ke rumah sakit rujukan. Dengan adanya fasilitas tersebut, keluarga pasien diharapkan memiliki tempat tinggal sementara selama proses pengobatan.
Wakil Bupati Siak sekaligus Ketua BWI Kabupaten Siak, Syamsurizal, mengapresiasi dukungan PTPN IV PalmCo. Ia menilai keterlibatan perusahaan pelat merah tersebut menunjukkan kepedulian nyata dunia usaha terhadap program kemanusiaan.
Syamsurizal berharap Rumah Singgah Kesehatan dapat menjadi solusi bagi masyarakat kecil, khususnya mereka yang berasal dari daerah terpencil dan membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan.
“Program ini diharapkan benar-benar dapat membantu kaum dhuafa, terutama masyarakat dari daerah terpencil yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses pengobatan,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, BWI Kabupaten Siak juga memaparkan program Gerakan Wakaf Tunai Rp1.000 per hari. Gerakan ini menyasar aparatur sipil negara, masyarakat umum, hingga kalangan dunia usaha.
Melalui skema infak Rp1.000 per hari, pembangunan Rumah Singgah Kesehatan diharapkan dapat dipercepat. Selain itu, gerakan tersebut juga diharapkan menjadi gerakan sosial berkelanjutan di Kabupaten Siak.
Bantuan dari PTPN IV PalmCo ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, BWI, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial. Terutama untuk menghadirkan layanan pendukung kesehatan yang lebih ramah bagi warga kurang mampu.(*)