JAMBI – Di tengah keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak dan mengganggu aktivitas warga, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly memilih turun langsung ke lapangan mengawal proses penimbunan jalan yang selama ini menjadi sorotan warga.
Langkah cepat yang dilakukan Kemas Faried Alfarelly (KFA) itu langsung mendapat perhatian masyarakat. Tidak hanya datang meninjau, KFA terlihat ikut memastikan proses penanganan benar-benar berjalan setelah sebelumnya melakukan koordinasi intensif dengan Balai Sumber Daya Air (SDA) serta pihak kontraktor pelaksana.
Penimbunan jalan akhirnya mulai dilakukan setelah komunikasi lintas instansi digencarkan demi mempercepat penanganan akses jalan yang dinilai sudah lama meresahkan warga.
“Sudah beberapa hari lalu kita koordinasikan dengan Balai SDA dan sudah diinformasikan kepada kontraktornya. Hari ini mulai dilaksanakan. Senin rencananya dari PUPR Kota juga akan turun. Pada prinsipnya pihak balai berkomitmen,” ujar Kemas Faried saat berada di lokasi kegiatan.
Kehadiran langsung Ketua DPRD Kota Jambi di tengah masyarakat menjadi perhatian tersendiri. Warga menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan wakil rakyat dalam merespons persoalan masyarakat, terutama terkait infrastruktur yang berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari.
Di lokasi, KFA juga tampak memantau kondisi jalan secara detail sambil berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses penanganan tidak berhenti sebatas penimbunan awal, melainkan benar-benar dituntaskan hingga jalan kembali layak digunakan masyarakat.
Langkah responsif itu turut mendapat apresiasi dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, Ridwan Agus. Ia menilai kehadiran langsung pimpinan DPRD di lapangan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Jambi atas kepeduliannya terhadap keluhan masyarakat dan keseriusannya mengawal penyelesaian persoalan di lapangan. Kehadiran langsung seperti ini menunjukkan keberpihakan kepada kebutuhan warga,” kata Ridwan Agus.
Menurutnya, sinergi antar lembaga dan komunikasi yang baik dengan instansi teknis menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kini warga berharap proses penanganan jalan tersebut terus berlanjut hingga selesai, sehingga akses masyarakat kembali aman, nyaman, dan tidak lagi menjadi persoalan berkepanjangan.