Wali Kota Cup 2026 Bergulir, Maulana: Catur Bentuk Karakter, Jauhkan Generasi Muda dari Kenakalan Remaja

WIB
Ist

Wali Kota Cup 2026 Bergulir, Maulana: Catur Bentuk Karakter, Jauhkan Generasi Muda dari Kenakalan Remaja

JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Catur Junior Wali Kota Cup 2026 yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Lapangan Tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Minggu (2/8/2026).

Turnamen yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Jambi** itu mendapat sambutan luar biasa dari kalangan pelajar. Sebanyak 231 atlet muda ambil bagian, terdiri dari siswa SD, SMP, hingga SMA. Tidak hanya diikuti peserta dari Kota Jambi, ajang ini juga diikuti atlet catur junior dari lima kabupaten tetangga, yakni Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Tebo, dan Sarolangun. Dari total peserta, 214 atlet berasal dari Kota Jambi, sementara 17 lainnya merupakan peserta dari luar daerah.

Bagi Pemerintah Kota Jambi, turnamen tersebut bukan sekadar ajang mencari juara. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka ke arah yang positif.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengapresiasi Percasi Kota Jambi beserta seluruh pihak yang terus konsisten membina atlet-atlet muda melalui berbagai kejuaraan. Olahraga catur memiliki nilai lebih dibanding sekadar pertandingan. Permainan yang mengandalkan strategi itu mampu melatih kecerdasan berpikir, kesabaran, hingga kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang penuh tekanan.

"Catur melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat. Saya bangga melihat anak-anak muda yang terus mengembangkan minat dan bakatnya, termasuk di cabang olahraga catur. Ini adalah investasi yang sangat baik bagi masa depan mereka," ujar Maulana.

Ia mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya penggunaan gawai, anak-anak membutuhkan ruang untuk menyalurkan kreativitas dan prestasi melalui kegiatan yang produktif. Olahraga menjadi salah satu cara paling efektif membentuk karakter sekaligus mencegah generasi muda terjerumus ke dalam berbagai bentuk kenakalan remaja.

"Kalau energi anak-anak muda tidak diarahkan ke kegiatan yang positif, tentu ada risiko mereka terpengaruh hal-hal negatif. Karena itu olahraga menjadi salah satu solusi terbaik. Melalui olahraga mereka belajar disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan menghargai proses. Itu modal penting untuk masa depan," tegasnya.

Maulana menambahkan, prestasi olahraga juga dapat membuka peluang karier yang menjanjikan apabila ditekuni secara serius dan konsisten.

"Jangan pernah menganggap olahraga hanya sekadar hobi. Kalau ditekuni dengan disiplin dan latihan yang konsisten, olahraga bisa menjadi profesi yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama keluarga, daerah, bahkan Indonesia," katanya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun ekosistem olahraga, Pemerintah Kota Jambi terus menggulirkan program Sport Tourism, yakni penyelenggaraan berbagai event olahraga secara rutin setiap bulan. Program tersebut, kata Maulana, tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi melalui kunjungan peserta dan masyarakat dari berbagai daerah.

"Saya sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar setiap bulan ada event olahraga di Kota Jambi. Baik tingkat regional, provinsi, Sumatera bahkan nasional. Bulan ini juga akan digelar berbagai kejuaraan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia," jelasnya.

Tak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi, Pemerintah Kota Jambi juga tengah menyiapkan pengembangan sarana olahraga publik sebagai ruang aktivitas generasi muda. Salah satunya dengan memperluas kawasan olahraga di belakang Kantor Wali Kota Jambi yang akan dibangun lintasan sepatu roda berstandar nasional serta lapangan mini soccer.

Menurut Maulana, pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan ruang publik yang sehat sekaligus mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kota Jambi.

"Lapangan belakang Kantor Wali Kota akan kita perluas. Di sana akan dibangun lintasan sepatu roda berstandar nasional dan lapangan mini soccer. Semua ini kami siapkan agar anak-anak muda memiliki tempat untuk berlatih, berkompetisi, dan menyalurkan energi positifnya. Harapan kami, semakin banyak prestasi yang lahir dari Kota Jambi," pungkas Maulana.

Pembukaan Turnamen Catur Junior Wali Kota Cup 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jambi Erwandi, Ketua Umum Pengprov Percasi Jambi Mario Liberty Siregar, Ketua Percasi Kota Jambi Yuslizar, Ketua Umum KONI Kota Jambi Antoni Karya Gumay, serta para pelatih, orang tua atlet, dan tamu undangan lainnya.

Melalui turnamen ini, Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia. Tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, kompetitif, dan siap menjadi bagian dari masa depan Kota Jambi Bahagia.

BeritaSatu Network