Wagub Abdullah Sani, Hesti Haris hingga Wali Kota Maulana Hadiri Rakerwil I ISMI Jambi, Acara Resmi Dimulai

WIB
ist

JAMBI - Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi resmi dimulai di Hotel BW Luxury, Kota Jambi, Rabu (19/8/2026).

Suasana pembukaan berlangsung semarak. Sejumlah tokoh penting Jambi hadir langsung di lokasi, di antaranya Wakil Gubernur Jambi KH Abdullah Sani, Hesti Haris yang merupakan istri Gubernur Jambi, serta Wali Kota Jambi Maulana.

Kedatangan para tamu disambut jajaran panitia dan pengurus PW ISMI Provinsi Jambi di lokasi acara. Satu per satu tamu memasuki ruang utama Rakerwil sebelum rangkaian pembukaan dimulai.

Kehadiran Wakil Gubernur, Hesti Haris dan Wali Kota Jambi menjadi perhatian peserta. Para pengurus ISMI dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota juga telah memenuhi arena kegiatan.

Di bagian depan ruangan terpampang backdrop besar bertuliskan “RAKERWIL I ISMI PROVINSI JAMBI – IKATAN SARJANA MELAYU INDONESIA” dengan tema:

“Berilmu, Beradat dan Membangun Peradaban.”

Nuansa Melayu terasa kuat dalam desain panggung. Identitas ISMI berada di tengah backdrop, dipadukan dengan ornamen khas Melayu dan ikon Jambi.

Rakerwil I ini menjadi forum konsolidasi organisasi ISMI Jambi setelah kepengurusan periode 2026-2030 terbentuk. Ketua-ketua ISMI kabupaten/kota turut hadir untuk membahas arah program dan kerja organisasi ke depan.

Momentum Rakerwil juga terasa istimewa karena digelar hanya dua hari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi ISMI Jambi, momentum kemerdekaan tersebut ingin diterjemahkan dalam bentuk yang lebih konkret: memperkuat peran kaum sarjana Melayu dalam pembangunan daerah, pendidikan, ekonomi masyarakat, kegiatan sosial hingga pelestarian adat.

Ada Simulasi Penyelesaian Konflik Lewat Adat Melayu

Ketua Panitia Rakerwil I ISMI Jambi, Datuk Nurman Jamal, sebelumnya menjelaskan rangkaian acara tidak berhenti pada rapat organisasi.

Salah satu agenda yang disiapkan adalah simulasi penyelesaian masalah atau konflik melalui mekanisme adat Melayu Jambi.

Simulasi tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam Rakerwil. ISMI ingin memperlihatkan bahwa adat Melayu bukan sekadar simbol budaya, tetapi juga memiliki nilai musyawarah dan penyelesaian persoalan yang tetap relevan dalam kehidupan masyarakat.

Setelah rangkaian pembukaan dan agenda adat, forum akan dilanjutkan dengan pembahasan Rakerwil.

Di sinilah mesin organisasi ISMI Jambi mulai benar-benar digas.

Ketua ISMI Provinsi Jambi Hj Ernawati, S.Ag., M.Pd., Sekretaris ISMI Provinsi Jambi Dr Fahmi Rasid, jajaran pengurus wilayah serta pengurus kabupaten/kota akan membahas program yang akan menjadi arah kerja organisasi.

Dari Aksi Sosial Kini Masuk Konsolidasi Program

Rakerwil berlangsung setelah ISMI Jambi dalam beberapa waktu terakhir aktif melakukan berbagai kegiatan sosial.

Sehari sebelum Rakerwil, ISMI Jambi bersama Hesti/Hesnidar Haris dan jajaran BKMT ikut menginisiasi nonton bareng film “Anak-Anak Bambu” bersama artis Elma Theana dan ratusan anak yatim.

ISMI Jambi juga selama ini aktif menyalurkan bantuan untuk anak yatim, kaum dhuafa dan fakir miskin.

Pada Ramadan lalu, organisasi tersebut menjalankan kegiatan berbagi nasi dan takjil gratis dengan jumlah sekitar 700 kotak setiap hari.

Kini, dari kegiatan sosial, ISMI mulai masuk pada fase berikutnya: menyusun program organisasi secara lebih sistematis.

Rakerwil I menjadi ruang untuk menentukan bagaimana kekuatan para sarjana Melayu dapat digunakan untuk membantu menjawab persoalan nyata Provinsi Jambi.

Pendidikan.

Ekonomi.

UMKM.

Adat dan kebudayaan.

Keagamaan.

Pengabdian sosial.

Hingga kontribusi pemikiran terhadap pembangunan daerah.

Acara Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, rangkaian Rakerwil I ISMI Provinsi Jambi masih berlangsung di Hotel BW Luxury.

Wakil Gubernur Jambi KH Abdullah Sani, Hesti Haris dan Wali Kota Jambi Maulana telah berada di lokasi bersama jajaran pengurus dan peserta Rakerwil.

Suasana ruang pertemuan semakin hidup seiring dimulainya rangkaian pembukaan.

Forum ini sekaligus menjadi penanda bahwa setelah struktur organisasi terbentuk, ISMI Jambi mulai masuk ke fase kerja.

Dari momentum HUT RI ke-81, semangat yang hendak dibawa juga cukup jelas:

berilmu, menjaga adat, memperkuat pengabdian dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan Provinsi Jambi.

Mesin organisasi ISMI Jambi kini mulai digas. (*)

BeritaSatu Network