Gratis Berakhir! Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Mulai Bertarif Hari Ini

WIB
Ist

Jambi - Masa melintas tanpa tarif di Jalan Tol Betung (Simpang Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness resmi berakhir.

Mulai Jumat (21/8/2026) pukul 15.00 WIB, PT Hutama Karya (Persero) memberlakukan tarif pada ruas yang menghubungkan wilayah Sumatera Selatan dan Jambi tersebut.

Untuk kendaraan Golongan I, perjalanan dari Simpang Ness/Pijoan menuju Bayung Lencir atau sebaliknya dikenakan Rp79.000.

Sementara perjalanan Tempino-Bayung Lencir dikenakan tarif Rp51.500.

Untuk perjalanan yang lebih pendek, yakni Tempino-Simpang Ness/Pijoan atau sebaliknya, pengguna Golongan I membayar Rp28.000.

Berlaku Sejak Pukul 15.00 WIB

Pemberlakuan tarif mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7427/KPTS/Mn/2026 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan mengatakan pengguna jalan perlu mempersiapkan perjalanan setelah pemberlakuan tarif dimulai.

“Mulai Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness resmi diberlakukan tarif. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol,” ujar Iwan.

Artinya, pengguna yang melintas setelah pukul 15.00 WIB hari ini tidak lagi menikmati masa operasi tanpa tarif.

Ini Tarif Kendaraan Golongan I

Untuk kendaraan Golongan I, tarif berbeda sesuai asal dan tujuan perjalanan.

Rute Bayung Lencir-Tempino ditetapkan Rp51.500.

Rute Tempino-Simpang Ness/Pijoan sebesar Rp28.000.

Sedangkan perjalanan penuh Bayung Lencir-Simpang Ness/Pijoan mencapai Rp79.000.

Golongan I pada umumnya mencakup kendaraan seperti sedan, jip, pikap atau truk kecil dan bus sesuai klasifikasi jalan tol yang berlaku.

Golongan II dan III Bayar hingga Rp118.500

Tarif lebih tinggi berlaku bagi kendaraan Golongan II dan III.

Untuk rute Bayung Lencir-Tempino, tarifnya sebesar Rp77.000.

Sedangkan dari Bayung Lencir menuju Simpang Ness/Pijoan atau sebaliknya, tarif mencapai Rp118.500.

Sementara kendaraan Golongan IV dan V dikenakan Rp102.500 untuk perjalanan Bayung Lencir-Tempino.

Untuk rute penuh Bayung Lencir-Simpang Ness/Pijoan, tarif Golongan IV dan V mencapai Rp158.000.

Sempat Gratis Sejak 2024

Pemberlakuan tarif dilakukan setelah ruas tersebut sebelumnya beroperasi tanpa tarif secara bertahap.

Segmen Bayung Lencir-Tempino mulai dioperasikan pada 17 Oktober 2024.

Kemudian konektivitas diperpanjang melalui pembukaan segmen Tempino-Simpang Ness pada 14 September 2025.

Sejak itu, pengguna kendaraan dapat memanfaatkan ruas tersebut tanpa membayar tarif selama masa awal operasi.

Kini, setelah hampir dua tahun sejak segmen pertama dibuka, ruas tersebut mulai memasuki fase operasi berbayar.

Perjalanan 2 Jam Dipangkas Jadi 40 Menit

Salah satu manfaat utama ruas tol ini adalah pemangkasan waktu perjalanan antara Jambi dan kawasan Bayung Lencir di Sumatera Selatan.

Perjalanan yang sebelumnya disebut membutuhkan waktu sekitar dua jam melalui jalur non-tol, dapat ditempuh sekitar 40 menit melalui jalan tol.

Efisiensinya sekitar 80 menit.

Pengurangan waktu tersebut menjadi penting bagi mobilitas masyarakat maupun distribusi barang yang bergerak antara Jambi dan Sumatera Selatan.

Ruas ini sekaligus menjadi bagian penting dari pembangunan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.

Jambi Makin Terhubung ke Sumatera Selatan

Keberadaan Bayung Lencir-Tempino-Simpang Ness membuat konektivitas darat Jambi dengan Sumatera Selatan semakin cepat.

Sebelumnya, kendaraan bergantung pada jalur lintas yang melewati kawasan permukiman, persimpangan hingga titik-titik dengan kepadatan kendaraan.

Tol menyediakan jalur alternatif dengan akses lebih terbatas dan waktu tempuh lebih singkat.

Dampaknya tidak hanya dirasakan kendaraan pribadi.

Pergerakan logistik berpotensi ikut menikmati efisiensi waktu perjalanan.

Namun setelah tarif diberlakukan, pengguna tentu mulai menghitung kembali perbandingan antara biaya tol, bahan bakar dan penghematan waktu.

Rp79 Ribu untuk Perjalanan Penuh Mobil Golongan I

Bagi pengguna mobil Golongan I yang masuk dari Simpang Ness/Pijoan dan keluar di Bayung Lencir, biaya tol kini menjadi Rp79.000 sekali perjalanan.

Jika menggunakan rute yang sama untuk perjalanan pergi-pulang, maka kebutuhan tarif tol mencapai Rp158.000.

Angka tersebut belum termasuk biaya bahan bakar dan kebutuhan perjalanan lainnya.

Sementara pengguna yang hanya melintas antara Tempino dan Simpang Ness/Pijoan dikenakan Rp28.000 sekali perjalanan.

Pilihan pintu masuk dan keluar karena itu akan menentukan besaran biaya yang dibayarkan.

HK Ingatkan Saldo Jangan Pas-pasan

Hutama Karya meminta pengguna jalan memastikan saldo uang elektronik cukup sebelum masuk tol.

Langkah sederhana ini penting agar transaksi di gerbang tol tidak menimbulkan antrean.

Pengguna juga diminta mengecek tarif sesuai gerbang masuk dan tujuan perjalanan sebelum berangkat.

Informasi mengenai tarif maupun kondisi jalan dapat dipantau melalui kanal resmi Hutama Karya Toll Road dan aplikasi Mozy.

Jika mengalami kendala di jalan tol, pengguna dapat menghubungi Call Center Integrasi Jalan Tol Hutama Karya 150700.

Dari Gratis ke Berbayar

Pemberlakuan tarif menjadi fase baru Jalan Tol Bayung Lencir-Simpang Ness.

Selama masa tanpa tarif, masyarakat memiliki kesempatan mengenal ruas baru tersebut sekaligus merasakan pemangkasan waktu perjalanan.

Mulai Jumat sore ini, manfaat waktu tersebut kini datang bersama biaya perjalanan.

Bagi kendaraan Golongan I, angka yang perlu diingat sederhana:

Rp28 ribu Tempino-Simpang Ness, Rp51.500 Tempino-Bayung Lencir, dan Rp79 ribu untuk perjalanan Bayung Lencir-Simpang Ness/Pijoan.

Masa gratis sudah selesai.

Kini pengguna harus menyiapkan kartu uang elektronik sekaligus menghitung saldo sebelum masuk Tol Jambi-Sumsel tersebut. (*)

BeritaSatu Network