korupsi proyek air

Proyek SPAM Rp 1,2 Miliar di Muaro Bantan Rusak Sebelum Dipakai, Warga Gigit Jari!

Anggaran raksasa Rp 1,2 miliar dari uang negara seakan menguap sia-sia. Niat hati membangun fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk warga Desa Muaro Bantan, Renah Pembarap, Merangin yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Jangankan menikmati air bersih, warga malah disuguhi pemandangan proyek yang hancur sebelum berfungsi.

Kondisi fisik proyek tersebut terbilang memprihatinkan. Bak penampungan air dilaporkan retak parah, pipa-pipa tidak tertanam dengan semestinya, dan jaringan saluran air pecah sebelum fasilitas tersebut sempat dioperasikan secara normal.

Proyek P3-TGAI di Kerinci dan Sungai Penuh Disorot

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang digadang-gadang Kementerian PUPR sebagai model pembangunan pedesaan antikorupsi justru menuai kritik tajam di Kerinci dan Sungai Penuh. Alih-alih jadi cerita sukses partisipasi petani, program bernilai ratusan juta rupiah per titik ini disebut-sebut berubah menjadi "proyek asal jadi" hingga "proyek siluman".

***