JAMBI - Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi kembali turun langsung ke tengah masyarakat.
Kali ini, sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada warga dan pengguna jalan di kawasan Simpang Jelutung, Kota Jambi.
Pembagian masker menjadi bagian dari gerakan sosial ISMI Kota Jambi dalam mendorong kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Sasaran utamanya adalah warga yang beraktivitas di ruang terbuka dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Sejak kegiatan dimulai, pengurus ISMI Kota Jambi menyebar di sejumlah titik di sekitar Simpang Jelutung.
Masker diberikan langsung kepada pengendara maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Kegiatan berlangsung di tengah lalu lintas dan aktivitas masyarakat yang cukup padat.
Bagi ISMI Kota Jambi, pemilihan lokasi tersebut memungkinkan bantuan menjangkau masyarakat secara langsung.
Pembagian masker diarahkan sebagai langkah sederhana untuk membantu masyarakat mengurangi paparan debu, asap kendaraan, dan polusi udara saat beraktivitas.
ISMI Kota Jambi menilai kepedulian terhadap kesehatan dapat dimulai melalui aksi yang mudah dilakukan namun memiliki manfaat langsung.
Masker menjadi salah satu kebutuhan sederhana yang relevan bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Ketua ISMI Kota Jambi mengatakan organisasi ingin memperluas perannya di tengah masyarakat.
Bukan hanya melalui kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi maupun pengembangan sumber daya manusia.
Gerakan sosial juga menjadi salah satu agenda yang terus diperkuat.
“Kami ingin ISMI Kota Jambi tidak hanya hadir dalam bidang ekonomi, tetapi juga hadir dan memberikan manfaat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Semoga 1.000 masker yang kami bagikan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat dan pengguna jalan terlihat menerima masker yang dibagikan pengurus.
Bagi warga, bantuan tersebut dapat langsung digunakan saat beraktivitas.
Respons masyarakat juga menjadi dorongan bagi ISMI Kota Jambi untuk melanjutkan kegiatan sosial serupa.
Organisasi ingin membangun pola gerakan yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
ISMI Kota Jambi menempatkan kegiatan sosial sebagai salah satu cara memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Organisasi diharapkan tidak hanya hadir melalui rapat, forum, atau kegiatan internal.
Kehadirannya juga harus bisa dirasakan di ruang publik.
Aksi seperti pembagian masker menjadi salah satu bentuk konkret dari pendekatan tersebut.
ISMI Kota Jambi berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan dengan sasaran dan bentuk bantuan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Gerakan sosial dinilai akan lebih bermakna jika dilakukan secara konsisten.
Tidak hanya ketika ada momentum tertentu.
Tetapi menjadi bagian dari kultur organisasi.
Bagi ISMI Kota Jambi, bantuan tidak selalu harus dalam bentuk besar.
Masker mungkin terlihat sederhana.
Namun ketika dibagikan kepada warga yang membutuhkannya, manfaatnya dapat langsung dirasakan.
Dari Simpang Jelutung, ISMI Kota Jambi membawa pesan sederhana: kepedulian sosial tidak harus menunggu program besar. Seribu masker yang dibagikan hari itu menjadi langkah kecil untuk menunjukkan bahwa organisasi juga harus hadir, berbagi, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. (*)