Pemerintah Provinsi Jambi menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk mengembangkan kemampuan aparatur. Melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), pengembangan tersebut direncanakan menjangkau aparatur tingkat desa, kecamatan, hingga provinsi.
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan kerja sama itu diperlukan agar aparatur mampu mengikuti perkembangan zaman. Perubahan global dan kemajuan teknologi menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kemampuan serta pengetahuan yang memadai.
“Barusan kami dengan Pak Kepala LAN sudah membuat kesepakatan bersama, MoU terkait dengan pengembangan aparatur di Provinsi Jambi. Tentu kami berencana mengembangkan dari mulai aparatur tingkat desa, kecamatan, sampai juga ke provinsi,” kata Al Haris.
Al Haris ingin aparatur memahami perubahan yang terjadi di sekeliling mereka. Ia menyinggung perkembangan teknologi dan situasi global yang perlu diikuti agar aparatur tidak tertinggal.
“Agar mereka mengikuti situasi perkembangan yang sedang berkembang hari ini. Situasi global, teknologi, dan sebagainya ini penting bagi mereka,” ujarnya.
Selain mampu mengikuti perubahan, aparatur diharapkan memiliki keterampilan, pengetahuan, dan dedikasi yang baik. Bagi Al Haris, ilmu merupakan bekal penting untuk menjalankan pekerjaan.
“Yang kedua, kita ingin juga aparatur kita itu punya kemampuan, punya skill, punya knowledge yang bagus, punya dedikasi yang bagus. Kenapa? Karena ilmu itu modal dalam bekerja,” tuturnya.

Bekal tersebut juga dibutuhkan untuk menyiapkan kader-kader pemerintahan ke depan. Al Haris berharap kemampuan aparatur yang semakin baik akan memperkuat tim kerja pemerintah.
“Kalau mereka punya dedikasi yang baik, ilmu yang baik, kemudian juga kemauan yang baik, maka mereka akan bisa bekerja dengan baik,” katanya.
Menurut Al Haris, aparatur yang memiliki ilmu, dedikasi, dan kemauan bekerja dapat menghasilkan kebijakan yang baik. Ia juga mengaitkan pengembangan aparatur dengan peningkatan produktivitas lembaga serta kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, pengembangan SDM disebut menjadi salah satu prioritas dalam visi-misinya. Dalam keterangannya, Al Haris menyinggung program Jambi MANTAP dan kelanjutannya.
“Jambi MANTAP 2021-2024 dan Jambi Lanjutan 2024-2030, juga yang pertama kali adalah meningkatkan kualitas SDM Jambi, peningkatan SDM ke depan,” ujarnya.
Kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti bersama LAN. Al Haris juga menyebut STIA LAN akan menjabarkan pelaksanaannya.
“Nah, dari itu perlu kami lanjuti lagi dengan LAN, kerja sama dengan LAN, nanti juga ada STIA LAN yang akan menjabarkan di bawahnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala LAN RI menyebut penandatanganan MoU sebagai langkah yang sangat strategis. Ia mengatakan pemerintah dituntut untuk bertransformasi menghadapi perubahan.
“Alhamdulillah siang ini kita melakukan penandatanganan MoU dengan Bapak Gubernur Provinsi Jambi. Ini merupakan sebuah langkah yang sangat-sangat strategis,” ujarnya.
Kepala LAN mengapresiasi komitmen Al Haris dalam pengembangan aparatur. Dalam keterangannya, ia menyinggung kepemimpinan Al Haris yang telah memasuki dua periode.
Ia juga menyoroti pentingnya menyiapkan warisan kepemimpinan berupa pemimpin-pemimpin Jambi yang mampu menghadapi globalisasi dan berbagai perubahan.
“Bapak Gubernur sangat concern bagaimana menciptakan sebuah legacy berupa para pemimpin-pemimpin Jambi yang mampu menghadapi globalisasi dan perubahan-perubahan ini,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, LAN akan menyiapkan pengembangan aparatur sekaligus kepemimpinannya. Jangkauannya direncanakan sampai tingkat desa.
“Jadi melalui MoU ini kita akan siapkan pengembangan aparaturnya, kepemimpinannya, bahkan sampai ke tingkat desa. Ini yang luar biasa,” ujarnya.

Selain pengembangan aparatur, Kepala LAN menyebut kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan dan kapasitas inovasi birokrasi Pemerintah Provinsi Jambi. Penguatan itu diharapkan membantu Jambi terus tumbuh dan berkembang.
Al Haris mengenakan jas biru tua, kemeja putih, dasi biru muda, dan peci hitam. Di sebelahnya, Kepala LAN tampil berkacamata dengan jas hitam.
Beberapa peserta mengenakan batik biru yang seragam.
Kepala LAN berharap kerja sama tersebut memberikan manfaat yang lebih luas. Pengembangan aparatur, kepemimpinan, kualitas kebijakan, dan inovasi birokrasi diharapkan mendukung pelaksanaan program pemerintah serta kesejahteraan masyarakat Jambi.
“Semoga nantinya ini kita akan terus memberikan apa namanya... dampak yang lebih luas lagi untuk mendukung program-program pemerintah dan terutama kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi,” ujarnya.(*)