Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Jenguk Azalea, Pastikan Korban Insiden Galian Jargas Dapat Perawatan Maksimal

WIB
Ist

JAMBI – Di tengah suasana rumah sakit yang masih menyisakan kekhawatiran, perhatian tertuju kepada Azalea, bocah berusia 5 tahun yang menjadi korban insiden di sekitar lokasi galian jaringan gas (jargas) di Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi Selasa (6/10/2026).

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., mendatangi Rumah Sakit Theresia Jambi untuk melihat langsung kondisi Azalea.

Azalea sebelumnya menjalani perawatan medis setelah mengalami insiden pada Minggu (4/10/2026) di sekitar lokasi pekerjaan galian jargas.

Kunjungan tersebut bukan sekadar menjenguk. Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried ingin memastikan korban mendapatkan perhatian dan pelayanan medis yang baik, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah.

“Tentunya kami sangat prihatin. Kehadiran kami di sini untuk memberikan semangat kepada korban dan keluarga, sekaligus memastikan pelayanan dan tindakan medis yang diberikan rumah sakit berjalan dengan baik,” ujar Kemas.

Menurut Ketua DPRD Kota Jambi, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan pembangunan yang berlangsung di tengah kawasan permukiman.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas juga menyampaikan apresiasi terhadap pihak pelaksana pekerjaan jargas yang menyatakan kesiapannya bertanggung jawab terhadap biaya dan proses pengobatan Azalea hingga kondisinya pulih.

“Dari pihak pelaksana, alhamdulillah, mereka menyatakan siap bertanggung jawab sampai korban mendapatkan penyembuhan dan kembali normal,” katanya.

Namun bagi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas, kejadian tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan penanganan terhadap korban.

Ada evaluasi yang harus dilakukan.

Ia meminta seluruh pelaksana pekerjaan, khususnya proyek yang berada di kawasan aktivitas masyarakat, lebih disiplin menerapkan standar keselamatan dan SOP.

“Saya berpesan kepada seluruh pelaksana yang ada di Kota Jambi agar lebih teliti dan menjalankan pekerjaan sesuai SOP, terutama dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan selama pelaksanaan proyek jargas,” tegasnya.

Menurut Kemas, setiap pekerjaan pembangunan harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap masyarakat. Jangan sampai pembangunan yang seharusnya memberikan manfaat justru menimbulkan risiko bagi warga.

Ia berharap insiden tersebut menjadi catatan serius bagi seluruh pihak agar pengamanan lokasi pekerjaan diperketat, terutama pada titik-titik yang berdekatan dengan permukiman dan aktivitas anak-anak.

“Ini menjadi catatan dan evaluasi bagi pelaksana ke depannya. Keselamatan masyarakat harus menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan dalam setiap pekerjaan,” pungkas Kemas.

Kehadiran Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried dan Diza Hazra Aljosha di rumah sakit sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah bersama DPRD Kota Jambi terhadap kondisi warga yang menjadi korban dalam proses pembangunan.

Kini, perhatian utama tertuju pada kesembuhan Azalea agar segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

BeritaSatu Network