Bupati Fadhil Arief Kukuhkan Bunda Literasi Batang Hari, Dorong Penguatan Budaya Membaca di Sekolah

WIB
IST

Batang Hari – Pemerintah Kabupaten Batang Hari meneguhkan komitmennya dalam membangun generasi cerdas dan kompetitif melalui budaya membaca. Hal ini ditandai dengan Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2023 tentang Gerakan Literasi Satuan Pendidikan sekaligus Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten, Bunda Literasi Kecamatan, dan Duta Baca Pelajar Batang Hari Tahun 2025, yang digelar di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Rabu (27/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief secara resmi mengukuhkan Ibu Zulva Fadhil sebagai Bunda Literasi Kabupaten Batang Hari 2025. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, pendidik, serta perwakilan pelajar dari delapan kecamatan.

Bupati Fadhil Arief menekankan bahwa budaya literasi bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi fondasi untuk mencetak sumber daya manusia unggul.
“Bunda Literasi harus menjadi tokoh inspiratif yang mampu menggerakkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar mencintai membaca. Hanya dengan literasi yang kuat kita bisa membangun SDM bermutu dan kompetitif,” ujar Fadhil.

Pada kesempatan yang sama, Bunda Literasi Kabupaten Zulva Fadhil melantik 8 Bunda Literasi Kecamatan serta 8 Duta Baca Pelajar yang berasal dari perwakilan sekolah dasar di tiap kecamatan. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak gerakan literasi di tingkat sekolah dan masyarakat.

Zulva Fadhil dalam sambutannya menegaskan peran Bunda Literasi sebagai teladan.
“Gerakan literasi ini harus dimulai dari keluarga, diperkuat di sekolah, dan disebarkan ke lingkungan masyarakat. Kita ingin anak-anak Batang Hari tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, kreatif, dan mampu bersaing di era digital,” ucapnya.

Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2023 menegaskan posisi gerakan literasi sebagai program prioritas daerah. Peraturan ini mengatur integrasi literasi ke dalam kurikulum, penyediaan pojok baca di sekolah, hingga pelibatan masyarakat dalam menciptakan ekosistem membaca yang berkelanjutan.

Dengan adanya payung hukum tersebut, Pemkab Batang Hari ingin memastikan literasi tidak berhenti sebagai slogan, melainkan terwujud dalam aksi nyata di seluruh satuan pendidikan.

Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi Batang Hari untuk melangkah lebih jauh dalam pembangunan manusia berbasis literasi. Dengan sinergi antara pemerintah, Bunda Literasi, guru, serta pelajar, Kabupaten Batang Hari menargetkan terciptanya masyarakat pembelajar sepanjang hayat.

“Ke depan, kita akan wujudkan program konkret seperti festival literasi, lomba duta baca, dan penguatan perpustakaan sekolah. Semua ini demi mengakar kuatnya budaya literasi di Batang Hari,” pungkas Fadhil.(*)

Add new comment

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

BeritaSatu Network