KOTA JAMBI – Kawasan wisata Danau Sipin Berubah tak lagi sekadar menjadi tempat bersantai. Sabtu Sore (11/4/2026), lokasi favorit warga Kota Jambi itu berubah menjadi pusat gerakan besar aksi bersih-bersih dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).
Hadir Langsung Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, sejumlah pejabat penting turun langsung ke lapangan. Hadir pula Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, serta Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly bersama jajaran OPD Kota Jambi.
Tanpa sekat, mereka menyatu dengan masyarakat, memungut sampah satu per satu di tepian Danau Sipin simbol bahwa persoalan lingkungan bukan lagi sekadar wacana, tapi aksi nyata.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan nasional tersebut. Ia menilai, kehadiran langsung Menteri Lingkungan Hidup menjadi sinyal kuat bahwa persoalan sampah kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
“Sore hari ini kita langsung dipimpin tadi oleh Pak Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka Gerakan Nasional Indonesia ASRI, dimana mendorong setiap daerah untuk peduli terhadap banyaknya sampah. Maka dari itu Pak Menteri tadi mendorong bersama Pak Wali Kota dan Pak Gubernur agar gerakan ini diharapkan bisa dilakukan seminggu sekali,” ujarnya.
Lebih jauh, Faried mengungkapkan bahwa Kota Jambi kini masuk dalam radar prioritas nasional terkait pengelolaan sampah berbasis energi. Sebuah langkah yang disebutnya sebagai terobosan besar dalam menjawab persoalan klasik kota.
“Kemudian ke depan Kota Jambi sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Menteri tadi, akan menjadi skala prioritas. Ada 33 daerah yang menjadi fokus pemerintah pusat, perintah langsung dari Pak Presiden untuk mengolah sampah yang tidak produktif ini menjadi sumber energi. Kami tentunya dari DPRD Kota Jambi mendukung langkah ini karena ini merupakan proposal baru,” tegasnya.
Menurut Ketua DPRD Kota Jambi, keresahan masyarakat terhadap persoalan sampah yang kian terasa dalam beberapa bulan terakhir harus segera dijawab dengan solusi konkret. Dan program pengolahan sampah menjadi energi dinilai sebagai jawaban yang tepat.
“Masyarakat kan selama ini kurang lebih 1–2 bulan banyak mendapatkan keluhan berkait dengan sampah. Ini solusi yang baik, jadi sampah-sampah yang di TPA ini akan diproduksi menjadi energi listrik,” tutupnya.
Gerakan Indonesia ASRI di Danau Sipin bukan sekadar aksi seremonial. Ia menjadi penanda bahwa Kota Jambi tengah bergerak menuju perubahandari persoalan sampah menuju potensi energi, dari keluhan menjadi harapan.