Rebutan Proyek APBN Rp 22,4 Miliar di Bungo, 85 Kontraktor Mendaftar, 1 Banting Harga Nyaris Rp 5 M!

WIB
ist

Bungo - Kawasan Perkotaan Muara Bungo bersiap menyambut wajah baru. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum resmi mengucurkan dana jumbo dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 untuk memoles jantung ibu kota Kabupaten Bungo tersebut.

Tak tanggung-tanggung, megaproyek di bawah kendali Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi ini mematok Nilai Pagu Paket mencapai Rp 22.455.839.000 dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 22.450.000.000.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan Kode Tender 10130592000, proyek konstruksi ini menjadi magnet luar biasa bagi para pelaku usaha. Sejak dibuat pada 23 April 2026, tercatat ada 85 perusahaan dari berbagai daerah turun gunung untuk berebut kue APBN ini.

Meski diserbu 85 pendaftar, pertarungan sesungguhnya hanya diikuti oleh segelintir pemain. Ketatnya persyaratan kualifikasi membuat puluhan perusahaan mundur teratur tanpa memasukkan harga penawaran.

Panitia mensyaratkan proyek ini hanya untuk Kualifikasi Usaha Menengah. Para peserta diwajibkan memiliki Nilai Kemampuan Dasar (KD) setara 3 kali lipat Nilai Pengalaman Tertinggi (NPt) dalam 15 tahun terakhir. Selain itu, peserta wajib melampirkan rekam jejak pengalaman konstruksi minimal 4 tahun ke belakang, aturan pembatasan Sertifikat Badan Usaha (SBU), hingga regulasi ketat mengenai skema Kerjasama Operasi (KSO).

Hasilnya, hanya 7 perusahaan yang berani 'bertarung' di meja harga. Persaingan pun berlangsung sangat ekstrem. PT. MERDEKA INTI PERSADA terpantau melakukan 'banting harga' paling tajam dengan penawaran sebesar Rp 17.568.554.029,80. Angka ini turun hampir Rp 4,88 Miliar dari nilai HPS yang ditetapkan pemerintah!

Berikut adalah rincian 7 kontraktor yang resmi memasukkan penawaran harga (Penawaran dan Harga Terkoreksi bernilai sama):

  1. PT. MERDEKA INTI PERSADA - Rp 17.568.554.029,80
  2. PT. DEBITINDO JAYA - Rp 17.960.000.000,00
  3. PT. SOMBA HASBO - Rp 17.960.000.000,90
  4. PT. Bumi Palapa Perkasa - Rp 17.980.556.307,77
  5. PT. STATION ENERGI INDONESIA - Rp 19.080.998.705,91
  6. CIPTATAMA BANGUN NUSANTARA - Rp 19.377.652.625,35
  7. PT. SEMBILAN BINTANG BESTARI - Rp 20.808.653.784,20

Saat ini, nasib megaproyek tersebut tengah berada pada tahapan krusial, yakni Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga. Publik tentu menanti dengan pengawasan penuh, memastikan agar kontraktor yang kelak terpilih benar-benar mampu menjaga kualitas penataan kota Muara Bungo meski dengan harga penawaran yang terkorting miliaran rupiah.

Daftar Lengkap 85 Peserta Tender Penataan Kawasan Perkotaan Muara Bungo: (Catatan: Nomor 8 hingga 85 adalah peserta terdaftar yang tidak/belum memasukkan penawaran harga).

  1. PT. MERDEKA INTI PERSADA
  2. PT. DEBITINDO JAYA
  3. PT. SOMBA HASBO
  4. PT. Bumi Palapa Perkasa
  5. PT. STATION ENERGI INDONESIA
  6. CIPTATAMA BANGUN NUSANTARA
  7. PT. SEMBILAN BINTANG BESTARI
  8. Total Hita Persada
  9. PT WAHYU PRIMA
  10. CV. UTAMA JAYA KONTRAKTOR
  11. PT PANCARONA MITRA ABADI
  12. PT. ANDINA TEKNIK KONSTRUKSI
  13. CV. CREMONA ENGINEERING CONSULTANT
  14. PT ARTHA SAMUDERA PRATAMA
  15. cv elhana
  16. INDRAJAYA SEJAHTERA
  17. CV Sukses Bersama
  18. CV. PUSPA SARI
  19. PT. LOEH RAYA PERKASA
  20. CV. RIZKI
  21. SINAR CEMPAKA RAYA
  22. SALAAM KONSTRUKSI INDONESIA
  23. CV. RIMBO JAYA TEKHNIK
  24. PT. POLADA MUTIARA ACEH
  25. PT. TELAGA PASIR KUTA
  26. PT. KEMUNING YONA PRATAMA
  27. PT. DIATASA JAYA MANDIRI
  28. PT. JOGLO MULTI AYU
  29. SAID BUDAIRY
  30. PT. Anugerah Tirta Indonesia
  31. CV. GEMILANG SENTOSA
  32. PERKASA HALOMOAN PANE
  33. PT. DUTA EKONOMI
  34. CV. BONIMAS
  35. PT. AMORAINDO UTAMA KARYA
  36. PT.PAPUA SINAR ANUGRAH
  37. CV. ARRA JAYA
  38. PT. MARTUA JAYA MEGAH
  39. PT.MALLINDO PERSADA MAKMUR
  40. CV. Fanata Yudia Perdana
  41. CV. SINAR ABADI
  42. PT. PATRA GEOTEKSINDO JAYA
  43. PT. Izzati Nur Ikhwan
  44. PT. Bukit Telaga Hasta Mandiri
  45. pt. tiga tujuh sejahtera
  46. CV. INTAN BANGUN PERSADA
  47. PT. Cawang Artha Sentosa
  48. CV. BERKAH ILHAM JAYA
  49. CV. AKBAR PUTRA JAYA
  50. CV. MELATI KURAI
  51. PT. Rahayu Karya Utama
  52. PT. RUKUN JAYA MADURA GROUP
  53. PT. RANCANG BANGUN SARANA BERSAMA
  54. PT. Savar Bikuro Sejahtera
  55. PT. BORIANDY PUTRA
  56. CV. FATHIR BUANA KENCANA
  57. PT. YANTI RECORD
  58. CV. YULI SARTIKA INDAH
  59. PT. DWI KRIDA SEMPANA
  60. PT. ASA CIPTA SARANA
  61. PT INDOTAIN MAKMUR TEMBERAS
  62. PT. LIRA PERMATA CIBUBUR
  63. PT. WESTINDO ARTHA KENCANA
  64. PT.HOSANA MANDIRI
  65. PT. PUTRA IRIAN CAHAYA
  66. PT. ALVARINI GEMILANG
  67. PT. PUTRA MAYAPADA
  68. CV. FHORIST ASROR AGUNG
  69. PT. Marko Budi Mandiri
  70. CV. BASADO MASZEFALINA
  71. PT. Sinar Inti Persada
  72. PT. KALBER REKSA ABADI
  73. PT. PARSAMEAN NAULI INTI PERSADA
  74. CV. ANEKA CIPTA
  75. CV. SANDI BRAVO
  76. PT. INANTA BHAKTI UTAMA
  77. PT. BREINS VERI
  78. CV.NYIUR NUSANTARA PERMAI
  79. LimaR BANYU UTAMA
  80. CV. AGUNSELA
  81. Mitra Ciasem Raya
  82. PT. Setvi Tunas Utama
  83. CV. NAZURA
  84. BUMI DELTA HATTEN, PT
  85. CV. BUMI GADA KONSTRUKSI

Bedah Dokumen Proyek Penataan Muara Bungo: Syarat Ketat dari Pusat, Pondasi Wajib Tembus 8 Meter!

Proyek Penataan Kawasan Perkotaan Muara Bungo yang dibiayai oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dipastikan tidak akan dikerjakan asal-asalan. Pemerintah pusat memberlakukan standar teknis yang sangat ketat untuk memastikan kualitas konstruksi di jantung Kabupaten Bungo tersebut berdiri kokoh dan tahan lama.

Hal ini terungkap dalam dokumen Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) Pekerjaan yang diterbitkan oleh Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Ditjen Cipta Karya Kementerian PU untuk Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan dokumen RKS setebal puluhan halaman tersebut, seluruh pengerjaan wajib tunduk pada standar mutlak, mulai dari Standar Nasional Indonesia (SNI), Peraturan Menteri PUPR, hingga pedoman ketat Keselamatan Konstruksi (K3).

"Dokumen ini berisi ketentuan umum, spesifikasi teknis material, metode pelaksanaan pekerjaan, standar mutu pekerjaan, pengujian, pengawasan, serta ketentuan administrasi pelaksanaan proyek," bunyi pendahuluan dalam dokumen RKS tersebut.

Salah satu rincian paling krusial dalam dokumen RKS ini adalah lampiran hasil Uji Sondir (uji daya dukung tanah) yang sebelumnya telah dilakukan oleh PT. Jupiter Sohor Konsultan pada akhir 2025 lalu.

Hasil pengujian di tiga titik lokasi proyek (S.1, S.2, dan S.3) menunjukkan bahwa lapisan tanah keras (Hard Soil) di kawasan Perkotaan Muara Bungo rata-rata baru ditemukan pada kedalaman lebih dari 8,5 meter.

Berikut rincian hasil uji sondir di lokasi penataan:

  • Titik S.1: Tanah keras ditemukan pada kedalaman 8,80 meter dengan Cone Resistant (qc) 205 kg/cm².
  • Titik S.2: Tanah keras ditemukan pada kedalaman 8,60 meter dengan qc 210 kg/cm².
  • Titik S.3: Tanah keras ditemukan pada kedalaman 8,60 meter dengan qc 220 kg/cm².

Merespons kondisi geografis tanah tersebut, Kementerian PU mengeluarkan rekomendasi dan instruksi tegas kepada kontraktor pemenang lelang nantinya. Untuk menjamin keamanan dan daya dukung maksimal, proyek penataan ini wajib menggunakan sistem pondasi dalam.

"Berdasarkan hasil sondir, disarankan menggunakan pondasi dalam (tiang pancang/mini pile)," tulis dokumen RKS tersebut pada bagian analisis daya dukung pondasi.

Dengan spesifikasi teknis kelas berat ini, publik berharap kontraktor yang nantinya terpilih dapat mematuhi seluruh RKS yang ada, sehingga wajah baru kawasan perkotaan Muara Bungo tidak hanya cantik secara estetik, tetapi juga kokoh dan aman secara struktur.(*)

BeritaSatu Network