Muara Bungo - Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Bungo dan wilayah barat Provinsi Jambi. Maskapai Batik Air resmi membuka rute penerbangan langsung dari Jakarta menuju Muara Bungo, Jambi.
Rute baru ini mulai beroperasi pada 15 Juni 2026 dan dijadwalkan terbang setiap hari.
Penerbangan tersebut menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta International Airport dengan Bandara Muara Bungo Airport yang berada di pusat Kabupaten Bungo. Kehadiran rute ini diharapkan menjadi solusi transportasi udara yang lebih cepat, praktis, dan efisien bagi masyarakat, pelaku bisnis, hingga wisatawan yang ingin berkunjung ke Kabupaten Bungo.
Berdasarkan jadwal resmi, penerbangan Jakarta menuju Muara Bungo menggunakan nomor penerbangan ID-6800. Pesawat akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 12.00 WIB dan tiba di Bandara Muara Bungo pukul 13.25 WIB.
Sementara itu, penerbangan dari Muara Bungo menuju Jakarta menggunakan nomor penerbangan ID-6801. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Muara Bungo pukul 14.05 WIB dan tiba di Jakarta pukul 15.35 WIB.
Dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 25 menit, perjalanan menuju Kabupaten Bungo kini menjadi jauh lebih singkat dibandingkan jalur darat yang selama ini membutuhkan waktu cukup panjang.
Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembukaan rute baru ini bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat. Lebih dari itu, rute Jakarta-Muara Bungo juga memperluas konektivitas Bungo dengan berbagai kota besar di Indonesia maupun jaringan internasional.
“Muara Bungo kini terhubung dengan lebih dari 30 kota di Indonesia dan internasional melalui jaringan penerbangan Batik Air dan Lion Group,” ujar Danang.
Melalui jaringan tersebut, sejumlah kota besar dapat terhubung dari dan menuju Muara Bungo. Di antaranya Surabaya, Yogyakarta, Bali, sejumlah kota di Kalimantan dan Sulawesi, hingga rute internasional menuju Singapura dan Kuala Lumpur.
Untuk melayani rute Jakarta-Muara Bungo, Batik Air menggunakan armada Airbus A320-200. Pesawat ini memiliki kapasitas 156 penumpang, terdiri dari 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi.
Armada tersebut dikenal nyaman untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah. Dengan demikian, penerbangan langsung ini diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para penumpang.
Dibukanya penerbangan langsung ke Muara Bungo diyakini akan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Akses transportasi udara yang semakin mudah dapat mendorong mobilitas masyarakat, mempercepat arus orang dan barang, serta membuka peluang baru bagi dunia usaha.
Sektor perdagangan, perkebunan, investasi, hingga pariwisata menjadi bidang yang berpotensi berkembang seiring meningkatnya konektivitas antarwilayah.
Selain itu, penerbangan langsung Jakarta-Muara Bungo juga dinilai dapat memperkuat posisi Kabupaten Bungo sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Provinsi Jambi.
Bagi masyarakat Bungo dan sekitarnya, rute ini bukan sekadar tambahan jadwal penerbangan. Kehadiran Batik Air membuka akses yang lebih luas, menghubungkan daerah dengan pusat ekonomi nasional, sekaligus memberi sinyal bahwa Muara Bungo semakin diperhitungkan dalam peta konektivitas udara Indonesia.(*)