Bungo – Tender proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Paket I di Kabupaten Bungo tahun anggaran 2026 mulai menarik perhatian.
Nilainya Rp3,15 miliar.
Pagu paket tercatat Rp3.150.000.000. HPS-nya juga sama persis: Rp3.150.000.000.
Kode tendernya 10131104000. Kode RUP-nya 66907325. Nama paketnya Pemeliharaan Berkala Jalan Paket I. Sumber dananya APBD 2026.
Proyek ini berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bungo. Jenis pengadaannya pekerjaan konstruksi. Metode pengadaannya Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur. Tender ini tidak menggunakan Reverse Auction.
Saat ini, tender berada pada tahap Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga.
Sekilas, ini tender jalan biasa. Namun ketika dibaca pelan-pelan, ada beberapa titik yang patut disorot.
Pertama, pagu dan HPS sama persis di angka Rp3,15 miliar.
Kedua, ada 9 peserta yang tercatat masuk. Tapi hanya 1 peserta yang benar-benar memasukkan harga penawaran.
Ketiga, penawar tunggal itu adalah CV Putra M Mandiri dengan harga Rp3.115.290.709,84. Harga terkoreksinya sama: Rp3.115.290.709,84.
Keempat, selisih penawaran CV Putra M Mandiri dengan HPS hanya Rp34.709.290,16 atau sekitar 1,10 persen di bawah HPS.
Dengan kata lain, kompetisi harga nyaris tidak terjadi.
Ada nama-nama peserta lain di daftar tender. Tapi kolom harga mereka kosong.
Seperti ikut daftar hadir. Tapi tidak masuk gelanggang.
Paket ini menyasar tiga ruas jalan di Kabupaten Bungo.
Ruas pertama adalah Jalan Sekar Mengkuang - Tebo Pandak - Bungo.
Ruas kedua Simpang Sekar Mengkuang - Limbur Baru - Bungo.
Ruas ketiga Limbur Baru - Simpang Tanjung Bungo - Bungo.
Bagi warga, ini bukan sekadar nama ruas. Jalan adalah akses. Jalan adalah nadi ekonomi. Jalan adalah penghubung kebun, sekolah, pasar, layanan kesehatan, dan aktivitas harian.
Karena itu, proses tendernya menjadi penting.
Jika tendernya sehat, publik punya harapan pekerjaan berjalan baik. Jika tendernya sepi persaingan, publik wajar bertanya.
Rincian Tender
| No | Uraian | Detail |
|---|---|---|
| 1 | Kode Tender | 10131104000 |
| 2 | Nama Tender | Pemeliharaan Berkala Jalan Paket I |
| 3 | Kode RUP | 66907325 |
| 4 | Nama Paket | Pemeliharaan Berkala Jalan Paket I |
| 5 | Sumber Dana | APBD |
| 6 | Uraian Singkat | Lingkup pekerjaan paket fix.pdf |
| 7 | Tanggal Pembuatan | 26 April 2026 |
| 8 | Tahap Saat Ini | Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga |
| 9 | K/L/PD | Kabupaten Bungo |
| 10 | Satuan Kerja | Dinas PUPR Kabupaten Bungo |
| 11 | Jenis Pengadaan | Pekerjaan Konstruksi |
| 12 | Metode | Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 13 | Reverse Auction | Tidak menggunakan Reverse Auction |
| 14 | Tahun Anggaran | APBD 2026 |
| 15 | Nilai Pagu | Rp3.150.000.000 |
| 16 | Nilai HPS | Rp3.150.000.000 |
| 17 | Jenis Kontrak | Gabungan Lumsum dan Harga Satuan |
| 18 | Kualifikasi Usaha | Kecil |
Lokasi Pekerjaan
| No | Ruas Jalan | Lokasi |
|---|---|---|
| 1 | Jalan Sekar Mengkuang - Tebo Pandak | Bungo |
| 2 | Simpang Sekar Mengkuang - Limbur Baru | Bungo |
| 3 | Limbur Baru - Simpang Tanjung Bungo | Bungo |
Sembilan Peserta, Satu Penawar
Tender ini diikuti 9 peserta.
Namun hanya CV Putra M Mandiri yang memasukkan harga penawaran.
Berikut daftar peserta tender:
| No | Peserta | Penawaran/Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | CV Putra M Mandiri | Menawar Rp3.115.290.709,84 |
| 2 | CV Daeng Siginjai 9 | Tidak mengajukan harga |
| 3 | CV Lumbung Agroendo | Tidak mengajukan harga |
| 4 | cv. GENNiYO Technik | Tidak mengajukan harga |
| 5 | CV Dita Kontraktor | Tidak mengajukan harga |
| 6 | CV Tri Marka Djaya | Tidak mengajukan harga |
| 7 | CV Canang Jaya | Tidak mengajukan harga |
| 8 | Sayna Arisya Persada | Tidak mengajukan harga |
| 9 | CV Pesona Rizky | Tidak mengajukan harga |
Dari daftar ini terlihat, secara administratif peserta ada sembilan.
Tapi secara kompetisi harga, tender ini praktis hanya menyisakan satu peserta aktif.
CV Putra M Mandiri menawar Rp3.115.290.709,84.
HPS paket ini Rp3.150.000.000.
Selisihnya hanya Rp34.709.290,16.
Jika dihitung persentase, penawaran CV Putra M Mandiri hanya turun sekitar 1,10 persen dari HPS.
Angka ini tidak otomatis salah. Dalam tender konstruksi, penawaran yang dekat dengan HPS bisa saja terjadi karena hitungan volume, harga material, alat, tenaga kerja, dan risiko pekerjaan.
Namun ketika hanya ada satu penawar aktif, harga yang sangat dekat dengan HPS tetap patut dicermati.
Pokja perlu memastikan evaluasi harga dilakukan secara ketat. Kewajaran harga harus diuji. Volume harus jelas. Harga satuan harus masuk akal. Metode pelaksanaan harus realistis.
Dalam tender publik, harga bukan hanya angka. Harga adalah pintu untuk membaca efisiensi.
Sorotan lain adalah nilai pagu dan HPS yang sama persis.
Pagu Rp3.150.000.000.
HPS Rp3.150.000.000.
Secara aturan, HPS bisa saja sama dengan pagu jika hasil perhitungan memang demikian. Tapi dalam pengawasan publik, angka yang sama persis selalu mengundang pertanyaan.
Apakah perhitungan HPS benar-benar didasarkan pada survei harga yang memadai? Apakah volume pekerjaan sudah dihitung rinci? Apakah ada ruang efisiensi? Apakah harga material dan ongkos pekerjaan sesuai kondisi pasar?
Pertanyaan itu menjadi lebih penting karena penawaran tunggal CV Putra M Mandiri hanya turun sedikit dari HPS.
Dokumen tender mensyaratkan peserta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan usaha.
Jenis izin yang diminta adalah SBU sesuai dengan dokumen pemilihan.
Peserta juga harus mempunyai status valid keterangan wajib pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak.
Secara hukum, peserta harus mempunyai kapasitas untuk mengikatkan diri pada kontrak. Hal itu dibuktikan dengan akta pendirian perusahaan dan/atau perubahannya, surat kuasa apabila dikuasakan, bukti bahwa yang diberi kuasa merupakan pegawai tetap apabila dikuasakan, serta kartu tanda penduduk.
Peserta juga wajib menyetujui Pernyataan Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Peserta.
Untuk kepemilikan SBU, pekerjaan kualifikasi kecil mensyaratkan paling banyak 1 SBU. Sedangkan pekerjaan untuk usaha kualifikasi menengah atau besar mensyaratkan paling banyak 2 SBU.
Persyaratan lain mengikuti dokumen pemilihan.
Secara teknis, peserta harus memiliki pengalaman paling kurang pekerjaan konstruksi dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah, swasta, maupun pengalaman subkontrak.
Peserta juga harus memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket atau SKP.
Untuk usaha kecil yang baru berdiri kurang dari 3 tahun, ada ketentuan khusus.
Jika penyedia belum memiliki pengalaman, ketentuan pengalaman dikecualikan untuk pengadaan dengan nilai paket sampai paling banyak Rp2.500.000.000.
Namun untuk pengadaan dengan nilai paket paling sedikit di atas Rp2.500.000.000 sampai paling banyak Rp15.000.000.000, penyedia harus mempunyai 1 pengalaman pada bidang yang sama.
Paket ini bernilai Rp3.150.000.000.
Artinya, jika ada peserta usaha kecil baru berdiri kurang dari 3 tahun, ketentuan pengalaman bidang yang sama menjadi penting untuk diuji.
Jadwal Tender
| No | Tahap | Jadwal |
|---|---|---|
| 1 | Pengumuman Pascakualifikasi | 21 Mei 2026 15.45 – 26 Mei 2026 15.45 |
| 2 | Download Dokumen Pemilihan | 21 Mei 2026 15.45 – 29 Mei 2026 08.00 |
| 3 | Pemberian Penjelasan | 25 Mei 2026 09.00 – 10.00 |
| 4 | Upload Dokumen Penawaran | 25 Mei 2026 13.10 – 29 Mei 2026 08.00 |
| 5 | Pembukaan Dokumen Penawaran | 29 Mei 2026 08.05 – 09.00 |
| 6 | Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga | 29 Mei 2026 09.05 – 9 Juni 2026 16.00 |
| 7 | Pembuktian Kualifikasi | 10 Juni 2026 08.00 – 12.00 |
| 8 | Penetapan Pemenang | 10 Juni 2026 12.05 – 13.00 |
| 9 | Pengumuman Pemenang | 10 Juni 2026 13.05 – 14.00 |
| 10 | Masa Sanggah | 10 Juni 2026 14.05 – 15 Juni 2026 14.05 |
| 11 | SPPBJ | 16 Juni 2026 08.00 – 18 Juni 2026 16.00 |
| 12 | Penandatanganan Kontrak | 17 Juni 2026 08.00 – 1 Juli 2026 16.00 |
Seluruh tahapan dalam jadwal tercatat tidak ada perubahan.
Warga: Jangan Sampai Jalan Dikerjakan Asal Jadi
Sejumlah warga Bungo berharap proyek pemeliharaan jalan ini benar-benar menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.
Salah seorang warga, Mukhlis, mengatakan jalan di wilayah Sekar Mengkuang, Tebo Pandak, Limbur Baru, dan Simpang Tanjung Bungo penting bagi aktivitas masyarakat.
“Kalau jalan diperbaiki, warga pasti senang. Tapi jangan asal jadi. Jangan baru selesai, cepat rusak. Uang Rp3 miliar lebih itu besar,” ujarnya.
Warga lainnya, Martono, menyoroti minimnya persaingan dalam tender.
“Kalau pesertanya sembilan tapi yang menawar cuma satu, masyarakat tentu bertanya. Kok bisa? Tender itu kan harusnya ada persaingan. Kalau cuma satu, pengawasannya harus lebih ketat,” katanya.
Sementara warga lain meminta Dinas PUPR Bungo dan Pokja transparan dalam evaluasi.
“Pagu dan HPS sama persis. Penawarannya juga dekat HPS. Pokja harus buka secara jelas dasar evaluasinya. Jangan sampai masyarakat menilai tender hanya formalitas,” ujarnya.