Ketua DPRD kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Serahkan Batik untuk Ketua RT Kelurahan Legok, Pastikan Aspirasi Masyarakat kota Jambi Terus Dikawal

WIB
ist

JAMBI – Komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E. Di sela padatnya agenda memimpin lembaga legislatif, ia turun langsung ke Kantor Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Senin (13/7/2026).

Kehadiran Kemas Faried kali ini untuk menyerahkan bantuan seragam batik secara gratis kepada para ketua RT se-Kelurahan Legok serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Danau Sipin.

Penyerahan tersebut turut disaksikan Camat Danau Sipin Ferdinand Faizal Harahap, S.IP., Sekretaris Camat Danau Sipin, Lurah Legok Zainal Amin, S.E., perangkat kelurahan serta para ketua RT yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.

Seragam batik itu bukan sekadar pemberian pakaian. Kehadirannya menjadi bentuk penghargaan kepada para ketua RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sehari-hari berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi, keamanan, kegiatan sosial hingga penyampaian aspirasi pembangunan.

Selain menyerahkan seragam batik, Ketua DPRD Kota Jambi juga memantau secara langsung persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ ke-8 Tingkat Kecamatan Danau Sipin Tahun 2026.

MTQ tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 16 Juli 2026. Kemas Faried memastikan persiapan kegiatan berjalan baik sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung lancar, meriah dan mampu memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat Kecamatan Danau Sipin.

Di hadapan para ketua RT dan unsur pemerintahan setempat, Kemas Faried mengawali sambutannya dengan meminta doa agar terus diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan amanah sebagai Ketua DPRD Kota Jambi.

“Saya mohon doanya agar saya bisa tetap amanah dan tentunya selalu diberikan kesehatan. Karena amanah ini tidak ringan. Kami harus terus bekerja dan berupaya merealisasikan berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat,” ujar Kemas Faried.

Pada kesempatan tersebut, Kemas Faried juga menyampaikan kabar baik mengenai terealisasinya satu unit mobil ambulans jenazah gratis bagi masyarakat Kecamatan Danau Sipin. Ambulans tersebut merupakan realisasi aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Pokok-Pokok Pikiran atau Pokir Ketua DPRD Kota Jambi. Kendaraan itu telah diserahkan kepada pengurus Masjid Jami’atul Ulum, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin.

“Alhamdulillah, saya sudah merealisasikan salah satu usulan masyarakat dengan menyediakan satu unit mobil ambulans jenazah gratis untuk warga Kecamatan Danau Sipin,” katanya.

Menurut Kemas Faried, ambulans tersebut diperjuangkan setelah dirinya beberapa kali menerima keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh kendaraan ketika ada anggota keluarga meninggal dunia.

“Kita pernah menerima telepon dari warga yang keluarganya meninggal dunia, tetapi ambulans tidak kunjung datang. Karena itu, kebutuhan tersebut kami perjuangkan agar masyarakat Kecamatan Danau Sipin memiliki ambulans jenazah yang bisa digunakan secara gratis,” jelasnya.

Meskipun secara administratif ambulans tersebut menjadi aset yang dikelola Masjid Jami’atul Ulum, Kemas Faried menegaskan penggunaannya tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kelurahan Sungai Putri. Seluruh masyarakat Kecamatan Danau Sipin yang membutuhkan diperbolehkan menggunakan ambulans tersebut secara gratis dengan menghubungi pengurus masjid maupun berkoordinasi melalui pihak kecamatan.

“Mobil itu memang diserahkan dan nantinya dikelola oleh masjid. Namun, bukan berarti hanya boleh digunakan warga Sungai Putri. Seluruh masyarakat Kecamatan Danau Sipin yang keluarganya mengalami musibah boleh menggunakan mobil ambulans jenazah tersebut secara gratis,” tegasnya.

Kemas Faried telah meminta pengurus Masjid Jami’atul Ulum menyiapkan nomor layanan yang mudah dihubungi masyarakat. Nomor tersebut nantinya akan disebarluaskan melalui pihak kecamatan, kelurahan dan para ketua RT.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga keberlangsungan operasional ambulans melalui semangat kebersamaan dan sedekah. Dengan dukungan jamaah dan masyarakat, kendaraan tersebut diharapkan dapat terus memberikan pelayanan sosial dalam jangka panjang.

Setelah menyampaikan perkembangan bantuan ambulans, Kemas Faried menyerahkan seragam batik kepada para ketua RT se-Kelurahan Legok serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Insya Allah, hari ini kami menyerahkan seragam batik secara gratis kepada para ketua RT di Kelurahan Legok. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan penghargaan kepada ketua RT yang selama ini telah membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut Kemas Faried, ketua RT memiliki peran yang sangat penting karena menjadi pihak pertama yang mengetahui berbagai persoalan warga. Karena itu, komunikasi antara ketua RT, lurah, camat, pemerintah kota dan DPRD harus terus diperkuat.

Ia menegaskan bahwa setelah seluruh proses politik selesai, setiap unsur pemerintahan dan wakil rakyat harus mengesampingkan perbedaan serta bekerja bersama mengurus kepentingan masyarakat.

“Sekarang bukan lagi waktunya bertanding untuk mencari siapa yang menang. Sekarang waktunya bersanding, bersama-sama mengurus masyarakat,” tegas Kemas Faried.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan yang mencakup beberapa wilayah, Kemas Faried mengakui setiap aspirasi harus diperjuangkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Namun, ia memastikan akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah agar usulan masyarakat, khususnya di Kelurahan Legok dan Kecamatan Danau Sipin, dapat masuk dalam prioritas pembangunan.

Salah satu aspirasi yang sedang diupayakan adalah perbaikan jalan lingkungan di RT 35 Kelurahan Legok.

“Insya Allah, jika tidak ada halangan, tahun ini kami akan berupaya memasukkan usulan perbaikan jalan di lingkungan RT 35. Kalau kemampuan anggarannya tersedia, kita masukkan. Namun, apabila belum memungkinkan, akan kita perjuangkan melalui APBD tahun 2027,” ungkapnya.

Kemas Faried juga meminta para ketua RT tidak bosan menyampaikan usulan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang. Namun, usulan tersebut juga perlu ditembuskan kepada anggota DPRD agar dapat dikawal dalam proses pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.

“Silakan terus usulkan melalui Musrenbang. Namun, yang paling penting, tembuskan juga kepada kami di DPRD. Dengan begitu, usulan dari masyarakat dapat kami ketahui dan kami kawal ketika pembahasan anggaran,” katanya.

Ia menjelaskan, DPRD Kota Jambi dalam waktu dekat akan memasuki pembahasan perubahan APBD serta persiapan pembahasan APBD tahun berikutnya. Momentum tersebut akan dimanfaatkan untuk kembali menyampaikan kebutuhan pembangunan masyarakat kepada Pemerintah Kota Jambi.

Selain pembangunan jalan, Kemas Faried turut menyoroti pelaksanaan Program Kampung Bahagia yang telah berjalan di sejumlah lingkungan. Program tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan berbasis masyarakat. Meski demikian, pelaksanaan dan pelaporan penggunaan anggarannya harus dilakukan secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kemas Faried meminta camat dan lurah mendampingi para ketua RT dalam menyusun laporan pertanggungjawaban Program Kampung Bahagia, termasuk melengkapi bukti penggunaan anggaran dan dokumen administrasi lainnya.

“Penggunaan APBD harus benar-benar diperhatikan. Saya minta Pak Camat dan Pak Lurah membantu serta mengedukasi para ketua RT dalam menyusun laporan pertanggungjawaban Kampung Bahagia,” ujarnya.

Menurutnya, kelengkapan administrasi sangat penting untuk menghindari persoalan ketika dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau lembaga pengawasan lainnya.

“Jangan sampai pembangunan sudah selesai dan manfaatnya sudah dirasakan masyarakat, tetapi karena administrasinya tidak lengkap kemudian timbul persoalan. Karena itu, laporan keuangan, bukti belanja dan seluruh dokumen pendukung harus disiapkan dengan baik,” pesannya.

Sementara itu, Lurah Legok Zainal Amin, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Jambi atas perhatian yang diberikan kepada para ketua RT serta masyarakat Kelurahan Legok.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Legok dan seluruh ketua RT, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kemas Faried Alfarelly yang telah menyerahkan bantuan seragam batik secara gratis,” ujar Zainal Amin.

Pemberian seragam tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada para ketua RT yang selama ini bekerja langsung melayani masyarakat dan membantu pemerintah kelurahan menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat lingkungan.

“Bantuan ini bukan hanya dilihat dari bentuk seragamnya, tetapi menjadi tanda bahwa kerja dan pengabdian para ketua RT mendapat perhatian. Para ketua RT merupakan mitra utama kelurahan karena mereka yang paling dekat dan paling mengetahui kondisi masyarakat,” katanya.

Zainal juga mengapresiasi Kemas Faried yang dinilainya selama ini aktif hadir dan membangun komunikasi dengan masyarakat, termasuk menampung aspirasi pembangunan dari Kelurahan Legok.

“Kami melihat Bapak Kemas Faried selama ini selalu hadir untuk masyarakat Kota Jambi, termasuk masyarakat Kelurahan Legok. Beliau tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga berupaya mengawal agar aspirasi tersebut dapat masuk ke dalam program pembangunan,” tuturnya.

Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah kecamatan, kelurahan dan para ketua RT terus diperkuat sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat diselesaikan secara bertahap.

“Kami berharap komunikasi dan sinergi yang telah terjalin ini terus dipertahankan. Masih ada beberapa kebutuhan masyarakat, terutama perbaikan jalan lingkungan dan infrastruktur lainnya, yang membutuhkan dukungan serta pengawalan dari DPRD Kota Jambi,” pungkas Zainal Amin.

BeritaSatu Network