Rp 2,35 Miliar untuk Rekonstruksi 406 Meter Jalan Pete–Pelempang–Nyogan

WIB
IST

MUARO JAMBI — Panjangnya 406 meter.

Lebarnya enam meter.

Anggarannya Rp2,35 miliar.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang membuka tender rekonstruksi Jalan Simpang III Pete–Desa Pelempang–Simpang III Pos TPR Desa Nyogan di Kecamatan Mestong.

Tender dengan kode 10150498000 tersebut menggunakan APBD Kabupaten Muaro Jambi Tahun Anggaran 2026.

Nilai pagu paket ditetapkan sebesar Rp2.350.000.000. Harga perkiraan sendiri atau HPS-nya mencapai Rp2.349.357.000.

Selisih pagu dan HPS hanya Rp643 ribu.

Dekat sekali.

Tetapi kedekatan angka itu tidak otomatis menunjukkan adanya masalah. HPS merupakan perkiraan biaya sebelum peserta menyampaikan harga penawaran. Nilai kontrak baru diketahui setelah proses tender selesai.

Dibangun Menggunakan Beton Semen

Dokumen uraian singkat menyebutkan ruas tersebut akan direkonstruksi menggunakan perkerasan beton semen sepanjang 406 meter dengan lebar enam meter.

Pekerjaannya mencakup mobilisasi material, penyiapan badan jalan, lapis pondasi agregat tanpa penutup aspal untuk perataan dan transisi, perkerasan beton semen dengan kuat lentur Fs’ 3,8 MPa, serta lapis pondasi beton kurus sebagai lantai kerja di bawah perkerasan utama.

Secara sederhana, luas permukaan jalan yang direncanakan mencapai sekitar 2.436 meter persegi.

Angka itu merupakan hasil perkalian panjang dan lebar. Belum memasukkan bagian transisi, bahu jalan, saluran, atau pekerjaan pendukung lain yang mungkin terdapat dalam dokumen teknis lebih lengkap.

Beton memang bagian yang nanti terlihat.

Tetapi daya tahannya banyak ditentukan oleh bagian yang tidak terlihat.

Badan jalan.

Pondasi agregat.

Beton kurus.

Pemadatan.

Dan saluran air.

Kalau lapisan bawah tidak siap, beton di atasnya dapat retak lebih cepat daripada umur rencana.

Tender Dibuka sampai 30 Juli

Pengumuman pascakualifikasi dan pengunduhan dokumen pemilihan dimulai pada 25 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.

Kedua tahapan tersebut dijadwalkan berakhir pada 30 Juli pukul 10.00 WIB.

Pemberian penjelasan atau aanwijzing berlangsung pada 27 Juli, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Peserta selanjutnya dapat mengunggah dokumen penawaran mulai 27 Juli pukul 10.00 WIB sampai 30 Juli pukul 10.00 WIB.

Dokumen penawaran dijadwalkan dibuka satu menit setelah batas akhir tersebut, yakni pada 30 Juli pukul 10.01 WIB.

Dari tahap itu nantinya akan terlihat jumlah peserta dan harga yang mereka tawarkan.

Bisa dekat dengan HPS.

Bisa pula jauh di bawahnya.

Yang tidak boleh ikut turun adalah kualitas pekerjaan.

Evaluasi Berlangsung hingga 6 Agustus

Kelompok kerja pemilihan menjadwalkan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga mulai 31 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Pembuktian kualifikasi juga dijadwalkan pada 6 Agustus.

Dokumen peserta akan diperiksa dan dicocokkan dengan data asli atau sumber yang dapat diverifikasi.

Perusahaan harus memenuhi legalitas usaha, mempunyai status wajib pajak yang valid, menyetujui pakta integritas, serta memiliki Sertifikat Badan Usaha sesuai persyaratan dokumen pemilihan.

Peserta juga diminta memperhitungkan sisa kemampuan paket dan menyampaikan hasil penilaian kinerja penyedia dengan nilai minimal baik.

Harga terendah belum tentu menang.

Tender ini menggunakan harga terendah sistem gugur.

Artinya, peserta dengan harga paling murah tetap dapat gugur apabila administrasi, kualifikasi, atau persyaratan teknisnya tidak terpenuhi.

Perusahaan Baru Dapat Memperoleh Pengecualian Pengalaman

Paket tersebut diperuntukkan bagi badan usaha berkualifikasi kecil.

Pada umumnya, peserta harus mempunyai pengalaman pekerjaan konstruksi dalam empat tahun terakhir, baik sebagai kontraktor utama maupun subkontraktor.

Namun, ada pengecualian bagi badan usaha kecil yang baru berdiri kurang dari tiga tahun.

Perusahaan baru yang belum mempunyai pengalaman dapat mengikuti pengadaan dengan nilai paket paling banyak Rp2,5 miliar.

Pagu rekonstruksi Jalan Pete–Pelempang–Nyogan sebesar Rp2,35 miliar.

Dengan demikian, berdasarkan persyaratan yang dicantumkan, perusahaan kecil yang baru berdiri kurang dari tiga tahun dapat memperoleh pengecualian dari kewajiban pengalaman.

Pengecualian itu hanya berlaku untuk pengalaman.

Bukan untuk seluruh persyaratan.

Legalitas, perpajakan, SBU, kemampuan mengikat kontrak, pakta integritas, dan ketentuan lain tetap harus dipenuhi.

Perusahaan baru boleh ikut.

Kemampuannya tetap harus diuji.

Pemenang Diumumkan 7 Agustus

Penetapan pemenang dijadwalkan pada 7 Agustus 2026 mulai pukul 00.00 hingga 22.00 WIB.

Pengumuman pemenang dilakukan pada hari yang sama mulai pukul 22.01 hingga 23.59 WIB.

Setelah itu, peserta diberi kesempatan menyampaikan sanggahan mulai 8 Agustus pukul 08.00 WIB hingga 13 Agustus pukul 08.00 WIB.

Masa sanggah bukan ruang untuk sekadar menyatakan tidak puas.

Peserta harus menunjukkan kesalahan prosedur, ketidaksesuaian evaluasi, atau penerapan dokumen pemilihan yang dianggap keliru.

Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa dijadwalkan terbit pada rentang 13–20 Agustus.

Adapun penandatanganan kontrak ditargetkan berlangsung mulai 13 Agustus dan paling lambat 27 Agustus 2026.

Jadwal Lengkap Tender

TahapanJadwal
Pengumuman pascakualifikasi25–30 Juli 2026
Pengunduhan dokumen pemilihan25–30 Juli 2026
Pemberian penjelasan27 Juli 2026, pukul 09.00–10.00 WIB
Pengunggahan dokumen penawaran27–30 Juli 2026
Pembukaan dokumen penawaran30 Juli 2026
Evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga31 Juli–6 Agustus 2026
Pembuktian kualifikasi6 Agustus 2026
Penetapan pemenang7 Agustus 2026
Pengumuman pemenang7 Agustus 2026
Masa sanggah8–13 Agustus 2026
Surat penunjukan penyedia13–20 Agustus 2026
Penandatanganan kontrak13–27 Agustus 2026

Seluruh tahapan dalam data tender masih tercatat tidak mengalami perubahan.

Jadwal tersebut tetap dapat berubah apabila terjadi evaluasi ulang, sanggahan, kendala sistem, atau keputusan lain yang memiliki dasar dalam ketentuan pengadaan.

Kontrak Gabungan

Jenis kontrak yang digunakan adalah gabungan lumsum dan harga satuan.

Pada bagian pekerjaan lumsum, pembayaran dilakukan berdasarkan lingkup yang telah disepakati dengan nilai tertentu.

Untuk bagian harga satuan, pembayaran mengikuti volume pekerjaan yang benar-benar dilaksanakan dan disetujui.

Jenis kontrak gabungan membutuhkan pembagian pekerjaan yang jelas.

Mana bagian lumsum.

Mana yang dibayar berdasarkan volume.

Kejelasan itu penting untuk mencegah perbedaan tafsir ketika pekerjaan berjalan dan pembayaran diajukan.

Tender tersebut tidak menggunakan mekanisme reverse auction.

Detail Teknis Masih Terbatas

Dokumen yang tersedia belum memerinci ketebalan pelat beton, panjang bagian transisi, volume beton kurus, jumlah sambungan, pekerjaan drainase, masa pelaksanaan, maupun masa pemeliharaan.

Belum dijelaskan pula kondisi jalan sebelum direkonstruksi.

Apakah rusak berat.

Berlubang.

Turun.

Atau tidak lagi mampu menahan beban kendaraan.

Data jumlah warga yang dilayani, lalu lintas harian, serta manfaat ekonomi ruas tersebut juga belum dicantumkan.

Informasi itu penting agar publik tidak hanya mengetahui nilai anggarannya.

Tetapi juga mengetahui alasan jalan tersebut diprioritaskan.

Jalan Tak Sampai Setengah Kilometer

Panjang ruas yang direkonstruksi memang tidak sampai setengah kilometer.

Hanya 406 meter.

Namun, panjang jalan tidak selalu sebanding dengan manfaatnya.

Beberapa ratus meter jalan rusak dapat menjadi titik penghambat perjalanan yang panjang.

Kendaraan harus melambat.

Hasil kebun sulit dibawa.

Biaya angkut bertambah.

Waktu tempuh ikut memanjang.

Karena itu, manfaat proyek tidak cukup dinilai dari panjangnya.

Kualitasnya harus diperiksa.

Ketepatan waktunya harus dijaga.

Dan hasil akhirnya harus bertahan.

Pengawasan Dimulai dari Tender

Pengawasan masyarakat dapat dimulai sebelum alat berat masuk ke lokasi.

Jumlah peserta dapat dilihat.

Harga penawaran dapat dibandingkan.

Nama pemenang, nilai kontrak, dan waktu pelaksanaan juga dapat dipantau setelah diumumkan.

Ketika pekerjaan berjalan, warga dapat mencermati papan proyek, kondisi badan jalan, ketebalan konstruksi, mutu beton, saluran air, dan keamanan pengguna jalan.

Pengawasan bukan gangguan terhadap proyek.

Ia justru menjadi cara memastikan APBD Rp2,35 miliar benar-benar berubah menjadi jalan yang dapat digunakan.

Bukan hanya terlihat bagus saat baru selesai dicor.

Tetapi tetap kuat setelah dilewati kendaraan dan menghadapi musim hujan.

Tender telah dibuka.

Penawaran berakhir 30 Juli.

Pemenang dijadwalkan diumumkan 7 Agustus.

Kontrak ditarget selesai paling lambat 27 Agustus.

Setelah itu, yang dinilai bukan lagi angka di dalam sistem.

Yang dinilai adalah beton di lapangan.(*)

BeritaSatu Network