Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Tinjau Proyek Kolam Retensi Rp144 Miliar, Pastikan Pembangunan Sesuai Target

WIB
Ist

JAMBI – Komitmen Pemerintah Kota Jambi bersama DPRD dalam mengatasi persoalan banjir terus menunjukkan progres nyata. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E., memastikan pembangunan kolam retensi di kawasan Pall V, Kecamatan Kota Baru, berjalan sesuai target dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan utama masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan Kemas Faried usai meninjau langsung progres pembangunan bersama Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., beserta jajaran terkait, Minggu (27/7/2026).

Proyek strategis senilai Rp144 miliar yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu diproyeksikan mampu mengurangi potensi banjir di wilayah Kecamatan Kota Baru hingga sekitar 60 persen, sekaligus menjadi salah satu infrastruktur pengendali banjir terbesar yang tengah dibangun di Kota Jambi. Pembangunan kolam retensi menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjawab persoalan yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat setiap musim penghujan.

Ia mengatakan, DPRD Kota Jambi akan terus mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun ketepatan waktu penyelesaian.

"Hari ini kami turun langsung melihat progres pembangunan di lapangan. Alhamdulillah pekerjaan berjalan sesuai target. Ini merupakan salah satu proyek strategis yang sangat dinantikan masyarakat karena menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Kota Baru. DPRD Kota Jambi akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujar Kemas Faried.

Lebih dari sekadar infrastruktur pengendali banjir, kawasan kolam retensi tersebut juga dirancang menjadi ruang publik terpadu yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Di kawasan itu nantinya akan dibangun jogging track, ruang terbuka hijau, area rekreasi keluarga, hingga kawasan wisata yang diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurut Ketua DPRD Kota Jambi, konsep tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan banjir, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kolam retensi ini bukan hanya berfungsi menampung debit air ketika curah hujan tinggi. Ke depan kawasan ini juga akan menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat, dilengkapi jogging track, ruang terbuka hijau, hingga kawasan wisata. Artinya, manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi pengendalian banjir, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui tumbuhnya aktivitas usaha di sekitar kawasan," katanya.

Orang Nomor Satu DPRD Kota Jambi juga mengapresiasi kuatnya sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Pusat dalam merealisasikan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut. Pembangunan kolam retensi menjadi contoh nyata bahwa persoalan besar dapat diselesaikan apabila seluruh tingkatan pemerintahan memiliki komitmen dan tujuan yang sama.

"Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Anggaran pembangunannya berasal dari APBN sebesar Rp144 miliar, sementara proses pembebasan lahan dilakukan secara bersama-sama. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga agar pembangunan strategis di Kota Jambi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.

Kemas Faried berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga proyek tersebut dapat selesai sesuai jadwal dan segera difungsikan. Ia optimistis keberadaan kolam retensi akan memberikan dampak besar, tidak hanya dalam mengurangi banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan, mempercantik wajah kota, serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Jambi agar pembangunan ini berjalan lancar hingga selesai. Insya Allah, ketika proyek ini rampung, manfaatnya akan sangat besar. Bukan hanya mengurangi banjir yang selama ini menjadi persoalan utama masyarakat, tetapi juga menghadirkan ruang publik baru, meningkatkan kualitas lingkungan, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga sekitar. Inilah yang menjadi harapan kita bersama untuk Kota Jambi yang semakin maju, nyaman, dan berkelanjutan," pungkas Ketua DPRD Kota Jambi.

BeritaSatu Network