Pamit Dekorasi di Sekolah, Siswi SMAN 2 Kerinci Asal Air Hangat Belum Kembali ke Rumah

WIB
Ist

KERINCI — Seorang siswi berusia 15 tahun asal Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, dilaporkan belum kembali ke rumah sejak Senin, 27 Juli 2026.

Pelajar tersebut bernama Zahya Arifah, siswi kelas 2 SMAN 2 Kerinci. Keluarga telah melaporkan hilangnya Zahya kepada Polres Kerinci setelah keberadaannya tidak diketahui selama dua hari.

Polres Kerinci kemudian menerbitkan laporan keterangan orang hilang pada Rabu, 29 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan keluarga, Zahya meninggalkan rumahnya di Desa Baru Air Hangat sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, Zahya berpamitan kepada neneknya untuk mengikuti kegiatan dekorasi di sekolah.

Namun hingga malam hari, Zahya belum kembali ke rumah. Keluarga kemudian berusaha mencari dan menghubunginya, tetapi keberadaannya belum diketahui.

Setelah dua hari tidak memperoleh kabar, keluarga mendatangi Polres Kerinci untuk meminta bantuan pencarian.

Dalam laporan yang diterbitkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Kerinci, Zahya disebut memiliki tinggi badan sekitar 150 sentimeter.

Ia memiliki rambut ikal sebahu, mata berwarna hitam, dan kulit hitam manis.

Saat terakhir terlihat meninggalkan rumah, Zahya mengenakan kemeja lengan panjang berwarna cokelat serta celana panjang putih kekuningan.

Ciri-ciri tersebut disebarkan untuk membantu masyarakat mengenali Zahya apabila melihatnya di suatu lokasi.

Polres Kerinci mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, ikut membantu proses pencarian.

Masyarakat yang melihat atau memiliki informasi mengenai keberadaan Zahya diminta segera menyampaikannya kepada pihak keluarga atau Polres Kerinci.

Setiap informasi dinilai penting untuk membantu mempercepat pencarian.

Polisi juga mengingatkan masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat menghambat pencarian dan menambah kekhawatiran keluarga.

Keluarga berharap Zahya dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.

Hingga Kamis, 30 Juli 2026, keluarga bersama pihak kepolisian masih melakukan pencarian dan menelusuri informasi mengenai lokasi terakhir Zahya.

Belum diperoleh keterangan mengenai kendaraan yang digunakan, orang terakhir yang bertemu dengannya, maupun apakah telepon genggam Zahya masih dapat dihubungi.

Pamitnya untuk kegiatan sekolah menjadi petunjuk awal.

Namun setelah itu, jejak Zahya belum diketahui.

Keluarga kini menunggu kabar.

Polisi melakukan pencarian.

Dan masyarakat diminta membantu menyebarkan informasi secara bertanggung jawab agar Zahya segera ditemukan.(*)

BeritaSatu Network