Peringatan Hari Pengayoman ke-81, Kakanwil Kemenkum Jambi Ajak Insan Pengayoman Perkuat Integritas Layanan Hukum

WIB
Ist

Peringatan hari bersejarah institusi penegak hukum menjadi momentum refleksi mendalam untuk memperkokoh landasan moral, meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa, serta memperkuat komitmen pelayanan publik yang berintegritas. Penghormatan terhadap pengorbanan para pendahulu disatukan dengan semangat reformasi birokrasi demi menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Semangat dedikasi tersebut diwujudkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi dalam Rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-81. Pihaknya menggelar upacara ziarah dan tabur bunga khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Jambi.

Prosesi penghormatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, serta diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga para pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan mendalam kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan doa, peletakan karangan bunga di tugu utama Taman Makam Pahlawan, hingga prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Seluruh rangkaian prosesi ini menjadi simbol penghormatan setinggi-tingginya atas pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kakanwil Kemenkum Jambi, Jonson Siagian, menegaskan bahwa upacara ziarah dan tabur bunga ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar kegiatan seremonial tahunan. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi diri bagi seluruh insan Pengayoman untuk menghayati kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, kejujuran, keberanian, serta semangat pantang menyerah yang diwariskan para pahlawan.

"Nilai-nilai kepahlawanan tersebut harus menjadi landasan moral yang sangat relevan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Hukum. Kita memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun sistem hukum nasional yang adil, memberikan pelayanan administrasi hukum umum, pembinaan dan pengembangan hukum, pelayanan kekayaan intelektual, pembentukan peraturan perundang-undangan, serta penyuluhan hukum kepada masyarakat.
Pengabdian yang diwujudkan melalui pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berintegritas merupakan bentuk nyata dari upaya melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan melalui supremasi hukum," tegas Jonson Siagian.

Jonson Siagian menambahkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa kemerdekaan yang telah diraih harus terus dijaga melalui penegakan nilai-nilai keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hak-hak masyarakat.

Dalam konteks pelayanan tata kelola pemerintahan modern, setiap insan Pengayoman dituntut untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan Hari Pengayoman ke-81 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi dalam memberikan pengabdian terbaik kepada negara.

"Melalui penyelenggaraan layanan hukum yang mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, nilai-nilai kepahlawanan diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan hukum nasional yang berkeadilan demi tercapainya Indonesia yang maju dan sejahtera," pungkas Jonson Siagian. (*)

BeritaSatu Network