DPRD Jambi Bidik Ekosistem Pangan Terintegrasi, UMKM dan Petani Didorong Masuk Pasar Lebih Luas

WIB
Ist

Komisi II DPRD Provinsi Jambi pelajari ekosistem pangan dan UMKM DKI Jakarta saat melaksanakan kunjungan studi banding ke Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam upaya menggali model penguatan ekonomi daerah, khususnya terkait integrasi distribusi pangan, pengembangan UMKM, pengendalian harga, pembiayaan usaha, hingga perluasan akses pasar.

"Pelajaran penting dari DKI Jakarta adalah bahwa stabilitas harga tidak cukup dijaga melalui pasar murah, pemerintah harus memastikan pasokan tersedia, jalur distribusi efisien, data harga dan stok dapat dipantau, serta produsen memperoleh harga yang adil," kata Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata melalui keterangan di Jambi, Jumat (18/9).

Ia menjelaskan kegiatan tersebut dinilai penting untuk mendapatkan informasi terkait proses distribusi sebelum masuk ke pasar.

Bagi DPRD Jambi, pengalaman DKI Jakarta menunjukkan bahwa penguatan UMKM dan stabilitas pangan tidak dapat berjalan terpisah, melainkan membutuhkan ekosistem terencana dari hulu ke hilir.

Rantai tersebut menghubungkan petani, koperasi tani, pusat pengumpulan kabupaten, pangan provinsi, hingga pasar modern, industri-hotel-restoran dan pasar ekspor. (*)

BeritaSatu Network