Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi terus memperkuat langkah teknis dan operasional dalam menghadapi peningkatan kekeruhan air baku Sungai Batanghari yang mencapai sekitar 4.500 NTU. Kondisi ini menjadi tantangan dalam proses pengolahan air minum, sehingga perlu dilakukan penyesuaian produksi secara terukur guna menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.
Di tengah kondisi tersebut, Tirta Mayang memastikan pemantauan kualitas air baku dan proses pengolahan terus dilakukan secara intensif.
Direktur Utama Perumda Tirta Mayang, Arianto, menjelaskan bahwa sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan, termasuk memperpanjang pipa sadap pada intake dan menyiapkan penggunaan floating pump atau pompa terapung untuk mengoptimalkan pengambilan air baku.
Selain itu, penyesuaian debit produksi dilakukan pada sejumlah instalasi pengolahan air, yakni IPA Tanjung Sari dan IPA Broni 2, langkah ini merupakan bagian dari pengendalian operasional agar proses pengolahan tetap berjalan dengan memperhatikan standar kualitas air yang dipersyaratkan Permenkes.
“Kami memahami bahwa kondisi ini berdampak terhadap kenyamanan pelanggan, terutama masyarakat yang mengalami penurunan tekanan dan kontinuitas aliran air. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Seluruh jajaran Tirta Mayang terus berupaya melakukan langkah terbaik agar pelayanan tetap berjalan dan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Arianto.
Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Tirta Mayang juga mengoptimalkan pelayanan mobil tangki melalui koordinasi dengan Satgas Siaga Darurat Kekeringan Pemerintah Kota Jambi dan sejumlah instansi terkait untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.
Tim Satgas Siaga Darurat Kekeringan Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan 3 juta liter bantuan air bersih kepada masyarakat serta menempatkan toren air pada 11 titik lokasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat.
Tirta Mayang terus memantau perkembangan kondisi Sungai Batanghari serta melakukan evaluasi operasional secara berkala sebagai dasar penyesuaian produksi dan distribusi.
Tak hentinya Tirta Mayang mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak sesuai kebutuhan serta menyampaikan pengaduan melalui saluran resmi Call Center Bahagia 112, WhatsApp 0821-2121-9692 agar dapat segera ditindaklanjuti berdasarkan kondisi lapangan. Melalui berbagai langkah tersebut, Tirta Mayang berkomitmen menjaga kualitas air, memperkuat pelayanan, dan terus hadir memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Jambi. (*)