Jambi – Wali Kota Jambi, Dr Maulana, memimpin safari Ramadhan 1446 H dengan penuh kehangatan. Bertempat di Langgar An Nur, Kebun Handil, suasana penuh kekhusyukan terasa saat Maulana hadir dengan mengenakan atasan putih dan bawahan sarung. Tidak hanya mengisi kultum, ia juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga, terutama anak-anak yang antusias meminta tanda tangannya.
Langgar An Nur di Kebun Handil menjadi saksi hangatnya interaksi antara Wali Kota Jambi dan warganya.
"Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kita manfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat," ujar Maulana.
Dalam kultumnya, Maulana menekankan pentingnya menjalani ibadah dengan penuh keikhlasan serta memperbanyak sedekah dan kepedulian sosial.
"Mari kita manfaatkan Ramadhan ini untuk meningkatkan amal ibadah, mempererat ukhuwah, serta berbagi dengan sesama," ujarnya.
Bukan hanya orang dewasa yang antusias menyambut kehadiran Wali Kota Maulana, tetapi juga anak-anak.
Setelah mengisi kultum, Maulana dikerumuni anak-anak yang ingin mendapatkan tanda tangannya. Dengan ramah, ia melayani satu per satu, bahkan menyempatkan diri bercengkrama dan berbagi cerita dengan mereka. Suasana penuh kehangatan tergambar dalam interaksi ini, menunjukkan kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakatnya.
"Senang bisa ketemu Pak Wali! Tadi saya dapat tanda tangan dan juga pesan-pesan baik dari beliau," ujar salah satu anak dengan penuh semangat.

"Safari Ramadhan bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi juga ajang mempererat hubungan dengan masyarakat secara langsung," ujar seorang tokoh agama setempat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepemimpinan yang peduli terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.
Wali Kota Maulana diharapkan terus menjaga hubungan dekat dengan warganya, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang tahun.
Safari Ramadhan kali ini membuktikan bahwa pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat akan lebih dicintai dan dihormati.
"Kami bangga punya pemimpin yang mau turun langsung dan tidak menjaga jarak dengan rakyatnya," ujar seorang warga.(*)
Add new comment