Muaro Jambi - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, telah merancang alokasi anggaran belanja operasional dan pemeliharaan untuk Tahun Anggaran 2026. Berbagai paket pengadaan telah disiapkan, mulai dari urusan tagihan utilitas dasar, beli komputer, hingga sewa kendaraan yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan rincian pengadaan RSUD Sungai Bahar, belasan paket belanja tersebut dieksekusi melalui berbagai skema, mulai dari Swakelola (Tipe 1), E-Purchasing, hingga Pengadaan Langsung.
Berikut adalah rincian lengkap "dapur" anggaran RSUD Sungai Bahar di tahun 2026:
Pos pengeluaran yang angkanya paling mencolok adalah paket belanja sewa kendaraan bermotor perorangan. RSUD Sungai Bahar mengalokasikan pagu mencapai Rp 498.120.000 melalui metode E-Purchasing. Paket bernilai fantastis ini wajib menggunakan Produk Dalam Negeri (PDN) serta memprioritaskan Usaha Kecil/Koperasi.
Selain itu, kebutuhan utilitas dasar rumah sakit juga menelan dana besar. Belanja tagihan listrik RSUD dianggarkan sebesar Rp 396.036.900 melalui skema Swakelola. Sementara untuk kebutuhan "minum" kendaraan operasional, belanja bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas disiapkan pagu Rp 201.000.000, juga dengan metode Swakelola.
Guna menunjang kinerja layanan digital dan administrasi, RSUD Sungai Bahar menyiapkan Rp 135.900.000 untuk pengadaan belanja modal Personal Computer (PC) lewat jalur E-Purchasing.
Urusan komunikasi dan akses informasi juga mendapat alokasi khusus:
- Belanja kawat/faksimili/internet/TV berlangganan: Rp 52.000.000 (Swakelola).
- Pemeliharaan alat komunikasi telepon: Rp 35.000.000 (Pengadaan Langsung).
- Belanja tagihan telepon: Rp 7.800.000 (Swakelola).
Adapun untuk mobilitas pegawai, RSUD memecahnya ke dalam tiga paket perjalanan dinas secara Swakelola. Rinciannya adalah dua paket perjalanan dinas biasa ke luar daerah (masing-masing Rp 80.000.000 dan Rp 20.000.000), serta satu paket perjalanan dalam kota sebesar Rp 10.000.000.
Sebagai fasilitas kesehatan, keandalan alat medis hingga keamanan gedung sangatlah vital. Berikut rincian anggarannya:
- Belanja jasa kalibrasi: Rp 70.000.000 melalui E-Purchasing.
- Pemeliharaan alat angkutan kendaraan bermotor khusus: Rp 35.000.000 via Pengadaan Langsung.
- Pemeliharaan bangunan gedung kesehatan: Rp 30.000.000 (Swakelola).
- Belanja jasa Audit/Surveilance ISO: Rp 30.000.000 (Swakelola).
- Belanja suku cadang alat angkutan: Rp 15.000.000 (Swakelola).
- Belanja bahan isi tabung pemadam kebakaran: Rp 12.000.000 (Swakelola).
- Belanja suku cadang alat laboratorium: Rp 9.600.000 (Swakelola).
Tidak ketinggalan, RSUD Sungai Bahar turut merinci dana untuk kebutuhan publikasi dan literasi pegawai. Terdapat alokasi belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan sebesar Rp 4.000.000, serta belanja langganan jurnal/surat kabar/majalah senilai Rp 2.000.000. Kedua paket kecil ini dilaksanakan secara Swakelola.(*)