Lelang Jalan Lubuk Landai Bungo Rp 2,2 Miliar: 11 Peserta 'Numpang Lewat', PT Sekanthi Calon Kuat Juara?

WIB
ist

Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah memproses lelang proyek infrastruktur strategis bersumber dari APBD 2026. Proyek bertajuk Rekonstruksi Jalan Nasional - Lubuk Landai ini kini telah memasuki tahap krusial.

Berdasarkan data layanan pengadaan dengan Kode RUP 65854994, proyek fisik (Pekerjaan Konstruksi) ini memiliki Nilai Pagu Paket dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dipatok di angka Rp 2.200.000.000,00 (Rp 2,2 Miliar).

Proyek dengan lokasi pengerjaan di Jalan Nasional - Lubuk Landai, Kabupaten Bungo ini dilelang menggunakan metode Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur dan dipastikan tidak menggunakan sistem Reverse Auction. Nantinya, pemenang akan diikat dengan jenis kontrak Gabungan Lumsum dan Harga Satuan.

Panitia lelang menetapkan proyek ini khusus untuk perusahaan dengan Kualifikasi Usaha Kecil. Syarat administrasi yang diwajibkan antara lain kepemilikan maksimal 1 Sertifikat Badan Usaha (SBU), NPWP berstatus valid (KSWP), Akta Pendirian, serta menyetujui Pakta Integritas.

Menariknya, merujuk pada dokumen kualifikasi teknis, proyek ini cukup 'ramah' bagi perusahaan baru. Peserta memang disyaratkan memiliki pengalaman kerja konstruksi dalam 4 tahun terakhir dan memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket (SKP). Namun, ada pengecualian khusus:

  • Bagi Usaha Kecil yang baru berdiri kurang dari 3 tahun dan belum memiliki pengalaman, dikecualikan dari syarat pengalaman tersebut. Aturan ini berlaku karena nilai paket Rp 2,2 Miliar ini masih berada di bawah batas maksimal pengecualian, yakni Rp 2,5 Miliar.

Meski syarat terbilang ramah, persaingan di meja lelang justru tampak lengang. Berdasarkan data evaluasi Pokja, tercatat ada 12 perusahaan yang mendaftar sebagai peserta. Namun, dari belasan nama tersebut, hanya PT. Semesta Kurnia Kinanthi (SEKANTHI) yang serius merumput.

Perusahaan ini mengajukan Harga Penawaran dan Harga Terkoreksi sebesar Rp 2.183.097.498,90. Sementara itu, 11 peserta lainnya terpantau hanya sekadar mendaftar tanpa memasukkan dokumen penawaran harga.

Berikut daftar 12 peserta yang terdaftar di sistem:

  1. PT. SEMESTA KURNIA KINANTHI (SEKANTHI) - Menawar Rp 2,18 Miliar
  2. CV. GENNiYO Technik - Tidak menawar
  3. CV. SUTAN PASISIE - Tidak menawar
  4. CV. PUTRA M MANDIRI - Tidak menawar
  5. CV. WAHANA MITRA ABADI - Tidak menawar
  6. CV. Pesona Rizky - Tidak menawar
  7. CV. Dita Kontraktor - Tidak menawar
  8. PT. KARYA PUTRA BATANGHARI - Tidak menawar
  9. CV HIDAYAH PANGERAN CIMPAGO - Tidak menawar
  10. CV. BUMI GADA KONSTRUKSI - Tidak menawar
  11. CV. TEKAD MAJU BERSAMA - Tidak menawar
  12. Jatim Logam - Tidak menawar

Saat ini, status lelang tengah berada pada tahap Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga yang dijadwalkan berlangsung hingga 11 Mei 2026.

Berikut adalah rincian tahapan lelang proyek Jalan Lubuk Landai yang dibuat sejak 14 April 2026 ini (tanpa perubahan jadwal):

  • Pengumuman & Download Dokumen: 24 - 30 April 2026
  • Pemberian Penjelasan: 27 April 2026
  • Upload & Pembukaan Penawaran: 27 - 30 April 2026
  • Evaluasi Lengkap: 30 April - 11 Mei 2026
  • Pembuktian Kualifikasi: 12 Mei 2026 (09.00 - 12.00)
  • Penetapan & Pengumuman Pemenang: 12 Mei 2026 (12.01 - 16.00)
  • Masa Sanggah: 12 - 18 Mei 2026
  • Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ): 18 - 21 Mei 2026
  • Penandatanganan Kontrak: 18 Mei - 2 Juni 2026

Dengan hanya adanya satu penawar tunggal, akankah PT Sekanthi melenggang mulus memenangkan tender APBD Bungo Rp 2,2 Miliar ini? Publik tentu menanti hasil evaluasi Pokja pada 12 Mei mendatang untuk memastikan kualitas kontraktor yang akan membangun fasilitas publik tersebut.(*)

BeritaSatu Network