Jambi - Anggota Komisi VIII DPR RI daerah pemilihan Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), melakukan kunjungan kerja reses ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi pada Kamis pagi. Dalam kunjungannya, mantan Gubernur Jambi ini menyoroti sejumlah persoalan krusial di sektor pendidikan dan keagamaan.
Kedatangan HBA disambut langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi beserta jajaran. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk memetakan berbagai persoalan pendidikan Islam di Jambi yang membutuhkan intervensi di tingkat pusat.
Ribuan Dana PIP Mandek
Salah satu isu utama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah kendala pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 1.800 bantuan PIP untuk siswa tahun 2025 belum tersalurkan.
"Ada beberapa hal evaluasi kami tentang PIP. Ada persoalan misalnya anak untuk mengambil uang PIP terlalu jauh, itu menjadi bahan catatan bagi kita," ujar HBA.
HBA menegaskan bahwa mandeknya ribuan dana pencairan tersebut akan dibawa ke Senayan. "Dana PIP yang belum cair sampai sekarang pada tahun 2025 ada hampir 1.800 sekian. Itu menjadi catatan khusus nanti, menjadi bahan rapat kami dengan Kementerian Agama," tegasnya.
Selain masalah PIP, HBA juga menanggapi usulan strategis terkait optimalisasi aset pendidikan. Muncul gagasan untuk memanfaatkan gedung Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sudah tidak beroperasi agar dialihfungsikan.
Gedung-gedung kosong tersebut diusulkan untuk menjadi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) atau Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di bawah naungan Kemenag. Langkah ini dinilai mampu memperluas akses pendidikan berbasis keagamaan bagi masyarakat Jambi.
"Harapan Pak Kakanwil agar sekolah-sekolah yang tidak beroperasi lagi diserahkan kepada Kementerian Agama untuk dijadikan sekolah negeri. Sehingga ada manfaatnya daripada hancur lebur," jelas HBA.
Pihak Kanwil Kemenag Provinsi Jambi sangat mengapresiasi langkah HBA yang turun langsung menyerap aspirasi. Mengingat Kemenag adalah instansi vertikal, mereka berharap HBA yang sangat memahami Jambi "dari A sampai Z" dapat menyuarakan problematika daerah ini langsung di parlemen.(jambi 28 tv)