Langkah Hebat Ketua Kwarcab Kota Jambi Kemas Faried, Petinggi Pengakap Malaysia Bakal Serahkan Penghargaan Internasional untuk Pramuka Provinsi Jambi

WIB
IST

JAMBI – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi di bawah kepemimpinan Kemas Faried Alfarelly benar-benar menunjukkan taringnya di kancah internasional. Kiprah aktif kepanduan di bawah komandonya sukses menarik perhatian dunia serumpun lewat sebuah agenda besar yang bersejarah.

Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dipastikan akan kedatangan delegasi papan atas kepanduan luar negeri, yaitu Persekutuan Pengakap Malaysia (Asosiasi Pramuka Malaysia). Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengakap Negara Malaysia, Mayor Jenderal (Purn) Dato' Prof. Dr. Mohd Zin bin Bidin, dijadwalkan mendarat di Jambi pada 31 Mei hingga 2 Juni 2026.

Tidak main-main, tokoh dunia yang hadir mendampingi beliau merupakan para petinggi teras dewan kepanduan jiran, di antaranya:

• Dato' H. Ahmad Shazilly bin Ismail Bakti (Deputy President Dewan Pramuka Nasional Malaysia)

• Dato' Zamani bin Tambichek (Wakil Presiden Dewan Kepanduan Nasional Malaysia)

• Dato' Mohamad Safri bin Datuk Haji Abdillah(Vice President Dewan Pramuka Nasional)

• Mr. Mohamad Firdauz bin Hamzah (Direktur Utama/CEO Asosiasi Pramuka Malaysia)

Kedatangan delegasi internasional ini dirangkai dalam Penyerahan Penghargaan Internasional untuk Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Jambi dan Kwatir Gerakan Pramuka Kota Jambi, sekaligus menghadiri undangan resmi Sidang Pleno Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 dan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80.

Dipilihnya Kota Jambi sebagai lokus utama kunjungan internasional sekaligus mempererat hubungan Gerakan Pramuka Indonesia dan Malaysia khususnga di Provinsi Jambi, Ketua Kwarcab Kota Jambi, Kemas Fari Alfarelly, mengungkapkan bahwa momentum ini merupakan bukti nyata eksistensi Pramuka Jambi yang kian diperhitungkan di kancah global.

"Ini adalah momentum emas yang sangat bersejarah bagi kita semua. Kami di Kwarcab Pramuka Kota Jambi merasa sangat bangga dan terhormat, karena kerja keras dan konsistensi kepanduan kita dihargai langsung oleh tokoh kepanduan dunia, Mej. Jen. Dato’ Prof. Dr. Mohd Zin Bin Bidin beserta jajaran petinggi Pengakap Malaysia. Penghargaan internasional ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud kepercayaan dunia, hubungan persahabatan yang erat, serta pengakuan terhadap kualitas gerakan kepanduan yang kita bina di Jambi selama ini," ungkap Kakak Kemas dengan nada optimis.

Keberhasilan menggaet atensi internasional ini, menurut Kemas, tidak lepas dari solidnya hubungan kerja sama dan harmoni yang terjaga baik antara pengurus di tingkat kota dan provinsi. Hal ini terbukti dari langkah cepat Kwarda Jambi yang langsung menggelar rapat koordinasi khusus persiapan penyambutan dipimpin oleh Sekretaris Kwarda, Kakak Yevi Rivaldi, SH., MH. Sebagai tuan rumah tempat acara, Kwarcab Kota Jambi berkomitmen penuh untuk menyuguhkan pelayanan dan penyambutan terbaik demi menjaga nama baik daerah.

"Sebagai representasi ibu kota provinsi, Kwarcab Kota Jambi berkomitmen untuk selalu berada di garis depan dalam memfasilitasi dan memberikan full support terhadap setiap agenda strategis Kwarda Jambi. Sinergi tanpa batas ini adalah kunci utama kami untuk menyukseskan acara dan membawa nama harum Pramuka Jambi semakin bersinar di kancah global," tegas figur muda yang dikenal energik dan visioner ini.

Guna mematangkan perhelatan akbar tersebut, Ketua Kwarcab Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bergerak cepat melakukan audiensi langsung dengan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Pertemuan tatap muka ini dilakukan untuk menyelaraskan persiapan dan menghadiri agenda puncak.

Merespons laporan tersebut, Wali Kota Jambi Dr. Maulana menyampaikan rasa bangga yang luar biasa dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Orang nomor satu di Kota Jambi itu menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi siap memberikan dukungan total (full support).

Hingga saat ini, persiapan di lapangan terus dikebut dengan koordinasi yang super intensif. Masyarakat Jambi pun patut berbangga, karena perhelatan internasional dari akhir Mei hingga awal Juni ini dipastikan akan menempatkan Jambi sebagai pusat perhatian kepanduan serumpun.

BeritaSatu Network