Usai Dilantik, Ketua ISMI Jambi Hj Ernawati Hadiri Wisuda Santri Ponpes PKP Al Hidayah

WIB
Ist

JAMBI — Usai resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi periode 2026–2030, Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd., langsung bergerak ke ruang pendidikan.

Ia menghadiri wisuda santri dan tahfidz Pondok Pesantren PKP Al Hidayah Kota Jambi.

Kedatangan Ernawati disambut langsung Direktur PKP Al Hidayah, H. Hasan Basri Husein.

Suasana penyambutan berlangsung hangat. Para pengurus pesantren, santri, dan tamu undangan terlihat menyambut kehadiran Ketua ISMI Jambi yang baru saja menerima amanah kepemimpinan organisasi sarjana Melayu tersebut.

Ernawati hadir didampingi Sekretaris ISMI Jambi Dr. Fahmi Rasid, S.E., M.AP., Bendahara ISMI Jambi Dr. Jamilah, M.Pd.I., serta Humas ISMI Jambi Muawwin, M.M.

Kehadiran jajaran ISMI Jambi di lingkungan pesantren ini menjadi penanda awal gerak organisasi setelah pelantikan.

Bukan hanya hadir di forum resmi.

Bukan hanya berhenti di panggung seremoni.

ISMI Jambi langsung masuk ke ruang pendidikan, ruang santri, dan ruang pembinaan generasi muda.

Setibanya di lokasi, Ernawati langsung disambut H. Hasan Basri Husein.

Ia kemudian diajak melihat sejumlah karya dan inovasi yang dibuat para santri PKP Al Hidayah.

Momen itu menjadi perhatian tersendiri.

Sebab wisuda santri dan tahfidz tidak hanya menampilkan capaian hafalan dan pembelajaran agama, tetapi juga memperlihatkan kreativitas serta kemampuan santri dalam bidang inovasi.

Di hadapan Ernawati dan rombongan ISMI Jambi, para santri memperkenalkan beberapa karya.

Di antaranya alat pengukur badan otomatis, tempat sampah otomatis, hingga budidaya sayur.

Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan bahwa pesantren hari ini tidak hanya bergerak dalam pendidikan keagamaan.

Pesantren juga mulai membangun budaya ilmu, teknologi sederhana, kepedulian lingkungan, dan kemandirian pangan.

Ernawati tampak memperhatikan setiap karya yang ditunjukkan.

Ia berdialog dengan pengurus pesantren dan santri.

Sesekali ia menanyakan cara kerja alat, manfaatnya, serta proses pembuatan inovasi tersebut.

Suasananya cair.

Santri tampak antusias memperlihatkan hasil karya mereka.

Pengurus pesantren juga menjelaskan bagaimana inovasi itu lahir dari proses pembinaan, kreativitas, dan pembelajaran di lingkungan pesantren.

Bagi Ernawati, kehadiran di PKP Al Hidayah memiliki makna penting.

Sebagai Ketua ISMI Jambi, ia ingin melihat langsung bagaimana lembaga pendidikan Islam membina generasi muda.

Tidak hanya dalam hafalan Al-Qur’an.

Tidak hanya dalam akhlak.

Tetapi juga dalam kemampuan berpikir, berkarya, dan berinovasi.

“Santri hari ini harus percaya diri. Mereka tidak hanya belajar agama, tetapi juga bisa belajar teknologi, lingkungan, pertanian, dan keterampilan hidup. Inilah generasi yang kita harapkan: berilmu, beradab, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Ernawati.

Menurut Ernawati, inovasi para santri PKP Al Hidayah menjadi bukti bahwa pesantren punya potensi besar dalam melahirkan sumber daya manusia unggul.

Ia menilai pendidikan pesantren memiliki fondasi kuat karena menggabungkan ilmu, adab, kedisiplinan, dan pembinaan karakter.

Jika fondasi itu diperkuat dengan literasi teknologi dan keterampilan praktis, santri akan semakin siap menghadapi masa depan.

“Ilmu agama memberi arah. Ilmu pengetahuan memberi bekal. Keduanya harus berjalan bersama,” katanya.

Ernawati menegaskan, ISMI Jambi di bawah kepemimpinannya ingin membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan.

Termasuk pesantren.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda Melayu Jambi.

Di pesantren, anak-anak belajar agama, adab, kemandirian, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat ISMI Jambi yang mengusung gagasan berilmu, beradat, dan membangun peradaban.

“ISMI Jambi ingin menjadi rumah besar sarjana Melayu yang terbuka. Kita ingin bersinergi dengan kampus, sekolah, pesantren, tokoh adat, pemerintah, perempuan, pemuda, dan masyarakat. Semua ruang pendidikan harus kita dukung,” ujar Ernawati.

Ia menyebut kehadiran ISMI Jambi di PKP Al Hidayah menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara organisasi sarjana Melayu dan lembaga pendidikan Islam.

Ke depan, ISMI Jambi dapat mengambil peran dalam diskusi pendidikan, motivasi santri, literasi budaya Melayu, pelatihan kepemimpinan, hingga pendampingan generasi muda.

Sekretaris ISMI Jambi Dr. Fahmi Rasid mengatakan kehadiran ISMI Jambi di wisuda santri PKP Al Hidayah merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk dekat dengan dunia pendidikan.

Menurut Fahmi, pesantren tidak boleh dipandang hanya sebagai lembaga pendidikan tradisional.

Pesantren hari ini ikut melahirkan generasi yang berkarakter, religius, kreatif, dan memiliki daya adaptasi.

“Pesantren adalah bagian penting dari masa depan sumber daya manusia Jambi. Ketika santri mampu menghafal, menjaga adab, dan berinovasi, itu menjadi modal besar bagi daerah,” ujar Fahmi.

Fahmi menilai karya seperti tempat sampah otomatis, alat pengukur badan otomatis, dan budidaya sayur menunjukkan bahwa santri mampu menggabungkan nilai agama dengan keterampilan praktis.

Ini, kata dia, sejalan dengan semangat ISMI untuk menjahit ilmu, adat, dan pengabdian.

“ISMI Jambi ingin hadir memberi dukungan moral dan gagasan. Kita ingin santri semakin percaya diri bahwa mereka bisa menjadi bagian dari kemajuan daerah,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Bendahara ISMI Jambi Dr. Jamilah juga turut mendampingi Ernawati saat melihat inovasi para santri.

Kehadiran Jamilah memperlihatkan bahwa jajaran inti ISMI Jambi ingin memberi perhatian serius pada agenda pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Sementara Humas ISMI Jambi Muawwin menilai kegiatan di PKP Al Hidayah memberi gambaran bahwa gerakan ISMI Jambi setelah pelantikan tidak boleh berjarak dengan masyarakat.

“ISMI harus hadir di ruang-ruang pendidikan, termasuk pesantren. Di sini kita melihat santri tidak hanya belajar, tetapi juga berkarya. Ini wajah pendidikan yang perlu terus didukung,” ujar Muawwin.

Menurutnya, kunjungan ini juga memperlihatkan arah organisasi yang ingin bergerak cepat setelah dilantik.

ISMI Jambi ingin membangun citra sebagai organisasi yang terbuka, aktif, dan dekat dengan ruang-ruang pengabdian.

Dalam rangkaian wisuda santri dan tahfidz tersebut, Ketua ISMI Jambi Hj. Ernawati dijadwalkan menyampaikan orasi.

Orasi itu diharapkan menjadi pesan penguatan bagi para santri, wali santri, dan civitas pesantren.

Terutama tentang pentingnya ilmu, adab, hafalan Al-Qur’an, inovasi, dan peran generasi muda dalam membangun masa depan Jambi.

Bagi para santri, wisuda bukan akhir perjalanan.

Wisuda adalah pintu masuk menuju tanggung jawab baru.

Mereka telah menyelesaikan satu tahapan pendidikan, tetapi tantangan yang lebih luas menunggu di luar sana.

Ernawati diharapkan memberi motivasi agar santri PKP Al Hidayah terus belajar, menjaga hafalan, menghormati guru, membahagiakan orang tua, dan berani bermimpi besar.

Kehadiran Ernawati di PKP Al Hidayah sehari setelah pelantikan memberi pesan kuat.

ISMI Jambi ingin bergerak dari panggung organisasi menuju ruang pendidikan.

Dari seremoni menuju aksi.

Dari struktur menuju kerja.

Dari pelantikan menuju pengabdian.

Pelantikan ISMI Jambi periode 2026–2030 telah berlangsung.

Pataka telah diserahkan.

Ikrar telah diucapkan.

Kini, kerja organisasi mulai dibaca publik.

Langkah awal Ernawati menghadiri wisuda santri dan melihat inovasi pesantren menunjukkan arah yang ingin dibangun: ISMI Jambi dekat dengan ilmu, adab, generasi muda, dan lembaga pendidikan.

Di PKP Al Hidayah, pesan itu terlihat sederhana.

Santri diwisuda.

Hafalan diapresiasi.

Inovasi ditunjukkan.

Ketua ISMI Jambi hadir.

Dan organisasi sarjana Melayu mulai menautkan dirinya dengan masa depan pendidikan Jambi.

Sebab peradaban tidak hanya dibangun di ruang rapat.

Peradaban juga lahir dari pesantren.

Dari ruang belajar.

Dari hafalan santri.

Dari alat sederhana yang dibuat anak-anak muda.

Dari sayur yang dibudidayakan.

Dari guru yang sabar membimbing.

Dan dari pemimpin yang mau datang melihat langsung.

BeritaSatu Network