JAMBI – Di tengah upaya memperkuat peran intelektual Melayu dalam pembangunan daerah dan pelestarian nilai-nilai budaya, pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi menjadi momentum penting yang menandai lahirnya energi baru bagi kebangkitan pemikiran, pengabdian, dan peradaban Melayu di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Kehadiran organisasi yang menghimpun para sarjana, akademisi, dan tokoh Melayu tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jambi yang melihat ISMI sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan sosial, pendidikan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Hal itu ditegaskan langsung Gubernur Jambi, Al Haris, saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah ISMI Provinsi Jambi yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (19/6/2026).
Menurut Gubernur Jambi Al Haris, organisasi yang berisi para sarjana dan tokoh Melayu tersebut memiliki modal besar untuk berkembang karena dihuni oleh orang-orang yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta kepedulian terhadap daerah.
"Saya melihat ISMI ini berisi orang-orang hebat. Kalau orang-orang hebat berkumpul dengan niat yang baik dan tujuan yang sama untuk membangun daerah, saya optimistis organisasi ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jambi," ujar Al Haris.
Al Haris mengaku siap mendukung berbagai program yang akan dijalankan ISMI ke depan. Bahkan sebelum pelantikan berlangsung, dirinya telah menerima berbagai gagasan dan rencana kegiatan yang disampaikan oleh Ketua ISMI Provinsi Jambi, Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd.
Beberapa di antaranya menyangkut program sosial kemasyarakatan, bantuan rumah layak huni, hingga perhatian terhadap pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
"Saya menyambut baik berbagai program yang telah direncanakan. Ini menunjukkan bahwa ISMI tidak hanya ingin hadir sebagai organisasi intelektual, tetapi juga ingin turun langsung membantu masyarakat," katanya.
Dalam sambutannya, Al Haris juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua ISMI Provinsi Jambi, Hj. Ernawati, yang dinilainya memiliki komitmen kuat terhadap tanah kelahirannya meskipun saat ini lebih banyak beraktivitas di luar negeri.
Menurut Al Haris, semangat pengabdian yang ditunjukkan Ernawati menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap daerah tidak pernah dibatasi oleh jarak dan tempat tinggal.
"Beliau ini sebenarnya sudah nyaman tinggal di luar negeri. Tetapi karena kecintaannya kepada Jambi dan masyarakat Melayu, beliau tetap ingin berbuat dan mengabdikan diri untuk kampung halamannya," ungkap Al Haris.
Gubernur menilai keputusan Ernawati menerima amanah sebagai Ketua ISMI bukanlah untuk mencari jabatan ataupun popularitas, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat.
"Saya melihat beliau bukan sedang mencari posisi. Beliau ingin memperluas ruang pengabdian. Dan saya yakin dengan pengalaman, jaringan, serta kepedulian yang dimiliki, ISMI di bawah kepemimpinan beliau akan berkembang dan memberi manfaat nyata," ujarnya.
Al Haris juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi profesi yang memiliki semangat membangun daerah. Tantangan pembangunan saat ini tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para akademisi dan sarjana Melayu yang tergabung dalam ISMI.
Karena itu, ia berharap ISMI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan gagasan, solusi, serta program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kita membutuhkan banyak pemikiran dan tenaga dari para intelektual. Saya berharap ISMI menjadi organisasi yang aktif memberikan kontribusi dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," katanya.
Al Haris mengajak seluruh pengurus dan anggota ISMI menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah besar pengabdian bagi masyarakat Melayu dan Provinsi Jambi. Ia juga berpesan agar seluruh anggota tidak hanya mengandalkan sosok ketua, tetapi bersama-sama bergerak menjalankan program organisasi sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.
"ISMI harus menjadi wadah yang melahirkan karya dan manfaat. Saya percaya di bawah kepemimpinan Hj. Ernawati, organisasi ini akan tumbuh semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jambi," pungkas Al Haris.
Dukungan penuh yang disampaikan Gubernur Jambi tersebut menjadi suntikan semangat bagi kepengurusan ISMI yang baru dilantik. Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dan para sarjana Melayu, ISMI diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan sosial dan kebudayaan Melayu di Provinsi Jambi.(*)