Bocoran Musda Demokrat Jambi, Suara Daerah Terkunci, Peta Politik Mengarah Kuat ke Satu Nama?

WIB
IST

JAMBI — Musyawarah Daerah atau Musda V Partai Demokrat Provinsi Jambi baru akan digelar 12 Juli 2026 di Hotel Aston Jambi. Pendaftaran calon ketua juga belum ditutup. Masih dibuka sejak 27 Juni hingga 3 Juli 2026.

Tapi di balik meja pendaftaran itu, peta politiknya disebut mulai terang.

Bukan lagi melebar.

Mengerucut.

Sumber Jambi Link di internal Demokrat menyebut bursa Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi periode 2026–2031 kini sudah mengarah ke satu nama. Tokoh itu disebut telah mengamankan dukungan di tingkat kabupaten/kota dan membangun komunikasi kuat ke tingkat pusat.

“Kalau melihat peta hari ini, arahnya sudah ke satu nama. Dukungan kabupaten sudah terkunci. Komunikasi ke pusat juga sudah jalan,” kata sumber Jambi Link, Selasa, 30 Juni 2026.

Sumber ini meminta namanya tidak ditulis karena tidak berada dalam posisi resmi untuk menyampaikan keputusan partai. Ia menegaskan, keputusan formal tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Demokrat.

Namun secara politik, kata dia, Musda Demokrat Jambi berpotensi berjalan lebih sebagai forum konsolidasi dan pengesahan arah dukungan.

“Musda tetap berjalan sesuai mekanisme. Tapi kalau peta dukungan tidak berubah, kemungkinan hanya tinggal formalitas politik saja,” ujarnya.

Kalimat “formalitas” di sini bukan berarti tahapan Musda diabaikan. Bukan pula tuduhan bahwa mekanisme partai sudah diatur di luar forum resmi. Maksudnya, kompetisi politik di belakang layar disebut sudah menemukan arah sebelum forum Musda dibuka.

Di permukaan, dua nama sudah muncul.

Pertama, Dr Ahmad Fauzi Ansori. Ia sudah mengembalikan formulir pendaftaran pada Minggu, 28 Juni 2026. Fauzi datang ke Sekretariat DPD Demokrat Jambi di Telanaipura dengan didampingi sejumlah kader dan tokoh Demokrat.

Di antaranya mantan Ketua DPD Demokrat Jambi Burhanuddin Mahir, anggota DPRD Provinsi Jambi Yuli Yuliarti, Darmayansyah, dan Rifai. Fauzi saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jambi sekaligus Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Demokrat Jambi.

Fauzi menyebut seluruh persyaratan pencalonannya sudah diserahkan kepada Steering Committee Musda.

“Alhamdulillah pada hari ini, Minggu tanggal 28 Juni 2026, saya sebagai kader Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat Provinsi Jambi dan Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Partai Demokrat telah mengembalikan formulir pendaftaran beserta persyaratan yang diminta oleh Panitia Steering Committee dalam rangka Musda ke-V DPD Partai Demokrat,” ujar Fauzi.

Fauzi juga menyatakan sudah mengantongi tujuh dukungan dari DPD kabupaten/kota. Ia menyebut dukungan itu sebagai dukungan mayoritas.

“Alhamdulillah hari ini dukungan yang sudah disampaikan kepada Steering Committee dan diverifikasi oleh panitia pusat sebanyak 7 dukungan dari DPD kabupaten/kota. Artinya dukungan ini merupakan mayoritas,” kata Fauzi.

Bagi Fauzi, dukungan itu menjadi amanah untuk membesarkan Partai Demokrat di Jambi menuju Pemilu 2029.

“Harapan saya selaku kader agar Demokrat akan lebih berjaya di masa-masa datang dan dapat memenangkan Pemilu 2029, sehingga Partai Demokrat tetap bisa memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara, lebih khusus bagi masyarakat Jambi,” ujarnya.

Ketua Steering Committee, John Harles Hutagalung, menyatakan berkas Fauzi sudah diperiksa dan dinyatakan lengkap. Ia menyebut berkas tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Setelah melakukan pemeriksaan, berkas pencalonan Fauzi Ansori lengkap dan memenuhi persyaratan,” kata John Harles.

Nama kedua adalah Muhammad Zen. Ia belum mengembalikan formulir. Namun pada Senin, 29 Juni 2026, Zen sudah mengambil formulir pendaftaran. Pengambilan formulir itu diwakili Saipudin, Ketua DPC Partai Demokrat Tanjung Jabung Timur. Saipudin diterima jajaran Steering Committee Musda V Demokrat Jambi, antara lain John Harles Hutagalung, Anggun Gunawan, Alexsyah, dan Syahlan.

Saipudin menyebut langkah itu sebagai bukti keseriusan Muhammad Zen mengikuti penjaringan calon Ketua DPD Demokrat Jambi.

“Insya Allah dalam waktu dekat seluruh berkas persyaratan akan segera kami lengkapi. Pada saat pengembalian berkas nanti, Muhammad Zen akan hadir langsung untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi,” ujar Saipudin.

Dengan demikian, status keduanya berbeda. Fauzi sudah resmi mengembalikan formulir dan membawa dukungan yang disebut mayoritas. Zen baru mengambil formulir dan masih harus melengkapi persyaratan administrasi sebelum masuk ke tahap verifikasi.

Di sinilah sumber Jambi Link membaca arah politik Musda mulai mengerucut. Menurut sumber itu, keunggulan kandidat tidak hanya dilihat dari jumlah dukungan tertulis di daerah, tetapi juga dari restu politik yang dibangun ke DPP.

“Di Demokrat, dukungan daerah penting. Tapi pusat lebih menentukan. Kalau dukungan daerah kuat dan komunikasi pusat sudah selesai, biasanya arah Musda sudah bisa dibaca,” kata sumber tersebut.

Mekanisme resmi Demokrat memang menempatkan DPP sebagai penentu akhir. Anggota Steering Committee, Anggun Gunawan, sebelumnya menegaskan SC hanya bertugas melakukan verifikasi administrasi berkas bakal calon. Hasilnya akan diserahkan kepada tim DPP untuk proses verifikasi dan penentuan selanjutnya.

“Steering Committee hanya melakukan verifikasi administrasi berkas bakal calon Ketua DPD. Hasilnya nanti diserahkan kepada tim DPP untuk proses verifikasi dan penentuan selanjutnya,” ujar Anggun.

John Harles juga menegaskan, besarnya dukungan tidak otomatis menentukan siapa yang menjadi Ketua DPD Demokrat Jambi. Setiap bakal calon wajib memenuhi minimal 30 persen dukungan dari pemilik hak suara. Dukungan itu akan diverifikasi pada 11 Juli 2026. Namun keputusan akhir tetap berada di DPP.

“Jumlah dukungan bukan menjadi penentu mutlak seseorang terpilih. Penetapan calon merupakan kewenangan DPP,” kata John Harles.(*)

BeritaSatu Network