CV Tunas Baru Utama Tawar Terendah Ruang Cathlab RSUD Nurdin Hamzah, 25 Peserta Berebut Paket Rp1,76 M

WIB
IST

Tanjab Timur – Tender Pembangunan Ruang Gedung Cathlab di RSUD Nurdin Hamzah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai memasuki tahap evaluasi.

Nilainya tidak kecil.

Pagu paket mencapai Rp1.769.109.000.

HPS dalam data tender tercatat Rp1.768.545.929,22.

Selisih pagu dan HPS hanya Rp563.070,78.

Artinya, HPS berada sangat dekat dengan pagu.

Sekitar 99,97 persen dari nilai pagu.

Tender ini diikuti 25 peserta.

Namun baru 6 peserta yang terlihat memasukkan harga penawaran.

Harga terendah sementara datang dari CV Tunas Baru Utama dengan nilai Rp1.557.367.284,02.

Harga itu turun sekitar Rp211,17 juta dari HPS.

Atau sekitar 11,94 persen.

Sekilas, ini menunjukkan adanya kompetisi harga.

Namun ada beberapa hal yang membuat tender ini layak disorot lebih tajam.

Pertama, pekerjaan ini menyangkut ruang Cathlab di rumah sakit. Bukan ruang biasa.

Kedua, tender ini memakai kualifikasi usaha kecil.

Ketiga, karena nilai paket masih di bawah Rp2,5 miliar, syarat pengalaman untuk usaha kecil baru bisa dikecualikan menurut ketentuan yang tertulis dalam dokumen tender.

Keempat, data tender menyebut sumber dana APBD 2026, tetapi dokumen spesifikasi teknis menyebut sumber anggaran DAK Tanjung Jabung Timur.

Kelima, dokumen teknis memuat sejumlah redaksi yang patut dipertanyakan. Ada bagian yang menyebut “Pembangunan ruang gedung Cathlab Batang Hari”. Ada pula bagian program K3 yang masih menyebut “Pekerjaan Penataan Bangunan dan Lingkungan Area Kolam Rumah Dinas Bupati”.

Ini bisa saja hanya kesalahan salin-tempel.

Tetapi untuk pekerjaan fasilitas kesehatan khusus, kesalahan redaksi seperti itu tetap serius.

Dokumen teknis adalah dasar kerja.

Kalau dokumennya tidak rapi, publik wajar bertanya: bagaimana dengan pengawasan mutu di lapangan?

Data Pokok Tender

NoUraianDetail
1Nama TenderPembangunan Ruang Gedung Cathlab
2Kode RUP67323003
3Sumber Dana RUPAPBD
4Uraian SingkatSEPESIFIKASI CATHLAB.pdf
5Tanggal Pembuatan23 Juni 2026
6Tahap TenderEvaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga
7K/L/PDKabupaten Tanjung Jabung Timur
8Satuan KerjaRumah Sakit Umum Daerah
9Jenis PengadaanPekerjaan Konstruksi
10MetodeTender - Pascakualifikasi Satu File
11SistemHarga Terendah Sistem Gugur
12Reverse AuctionTidak menggunakan
13Tahun AnggaranAPBD 2026
14Jenis KontrakHarga Satuan
15LokasiRSUD Nurdin Hamzah
16KualifikasiUsaha Kecil

Pagu, HPS dan Harga Terendah

UraianNilaiCatatan
PaguRp1.769.109.000Nilai paket
HPS tenderRp1.768.545.929,22Data tender
Selisih pagu-HPSRp563.070,78Sangat tipis
Harga terendahRp1.557.367.284,02CV Tunas Baru Utama
Selisih HPS-terendahRp211.178.645,20Turun 11,94%
Selisih pagu-terendahRp211.741.715,98Turun 11,97%

HPS yang nyaris menempel ke pagu perlu dijelaskan.

Dalam tender konstruksi, HPS semestinya lahir dari perhitungan volume, harga satuan, material, tenaga kerja, alat, biaya umum, pajak, risiko, dan kebutuhan lapangan.

Jika HPS terlalu dekat dengan pagu, publik wajar bertanya apakah perhitungan benar-benar disusun dari kebutuhan teknis atau hanya mengikuti plafon anggaran.

Namun di sisi lain, penawaran terendah justru turun cukup jauh.

Selisih antara HPS dan harga terendah mencapai lebih dari Rp211 juta.

Untuk pekerjaan ruang Cathlab, harga rendah harus diuji ketat.

Jangan sampai efisiensi berubah menjadi pengurangan mutu.

Dokumen Spesifikasi: APBD atau DAK?

Data tender menyebut sumber dana APBD 2026.

Tetapi dokumen spesifikasi teknis menyebut pekerjaan ini dibiayai dari DAK Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2026.

Ini harus dijelaskan.

Bisa saja DAK masuk ke struktur APBD.

Namun karena dokumen pengadaan menjadi rujukan publik dan peserta, nomenklatur sumber dana harus konsisten.

Apakah ini APBD murni?

Apakah DAK?

Apakah DAK yang dicatat dalam APBD?

Atau ada perbedaan input antara RUP dan dokumen teknis?

Untuk proyek fasilitas kesehatan, ketidakkonsistenan sumber dana bukan hal kecil.

Perbedaan Data HPS

SumberHPSCatatan
Data tenderRp1.768.545.929,22Tertulis pada halaman tender
Dokumen teknisRp1.768.576.000Tertulis pada spesifikasi
SelisihRp30.070,78Perlu klarifikasi

Selain sumber dana, ada juga perbedaan angka HPS.

Data tender mencatat HPS Rp1.768.545.929,22.

Dokumen teknis mencatat HPS Rp1.768.576.000.

Selisihnya Rp30.070,78.

Nilainya kecil.

Tetapi dalam dokumen tender, angka harus konsisten.

Apalagi proyek ini belum selesai tender.

Semua peserta menggunakan dokumen untuk menghitung penawaran.

Jika angka di dokumen dan sistem berbeda, Pokja perlu menjelaskan angka mana yang menjadi acuan resmi.

Dokumen Teknis: Ada Redaksi Janggal

Dokumen spesifikasi teknis memuat beberapa redaksi yang patut dipertanyakan.

Pertama, pada bagian ruang lingkup, pekerjaan disebut Pembangunan ruang gedung Cathlab Batang Hari.

Padahal tender ini berada di RSUD Nurdin Hamzah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kedua, pada bagian program K3, dokumen menyebut pelaksana konstruksi wajib menyelenggarakan K3 untuk Pekerjaan Penataan Bangunan dan Lingkungan Area Kolam Rumah Dinas Bupati.

Padahal pekerjaan yang ditender adalah Pembangunan Ruang Gedung Cathlab.

Ketiga, file yang digunakan bernama SEPESIFIKASI CATHLAB.pdf. Kata “spesifikasi” pada nama file tampak ditulis tidak baku.

Kesalahan pengetikan bisa terjadi.

Tetapi jika muncul pada dokumen teknis proyek fasilitas kesehatan, apalagi menyebut proyek lain, publik wajar mencurigai dokumen disusun dengan pola salin-tempel.

Titik Janggal Dokumen

NoTemuanCatatan
1RUP tulis APBDDokumen teknis tulis DAK
2HPS tender berbedaSelisih Rp30.070,78
3Tertulis Cathlab Batang HariLokasi proyek Tanjab Timur
4Tertulis Kolam Rumah Dinas BupatiBagian K3 proyek Cathlab
5Nama file “SEPESIFIKASI”Redaksi tidak baku

Semua ini belum tentu berdampak langsung pada pekerjaan fisik.

Tetapi dokumen teknis yang tidak presisi bisa membuka celah masalah.

Jika nama lokasi saja bisa salah, bagaimana publik yakin spesifikasi teknis benar-benar disusun khusus untuk ruang Cathlab RSUD Nurdin Hamzah?

Tujuan Pekerjaan

Dalam dokumen teknis, pembangunan prasarana rumah sakit disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tanjung Jabung Timur.

Pembangunan ruang gedung Cathlab disebut bertujuan memenuhi kenyamanan dan kebutuhan pelayanan umum bagi masyarakat.

Sasarannya adalah pekerjaan tepat waktu, biaya sesuai anggaran, serta terwujudnya bangunan yang memenuhi kriteria teknis, layak dari sisi mutu, biaya konstruksi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tujuan ini bagus.

Namun tujuan bagus harus ditopang dokumen yang presisi, kontraktor yang mampu, pengawas yang tegas, dan mutu yang tidak ditawar.

Data Dokumen Teknis

UraianDetailCatatan
Pemilik pekerjaanRSUD Nurdin HamzahTanjab Timur
PPKdrg. Darwin SalimTercantum dalam dokumen
LokasiMuara Sabak BaratTanjab Timur
Sumber anggaranDAK Tanjab TimurBeda dengan RUP
PaguRp1.769.109.000Sama dengan data tender
HPS dokumenRp1.768.576.000Beda dengan data tender
Masa kerja120 hari kalenderSejak SPMK
Pemeliharaan6 bulanSejak BAST

Masa pelaksanaan 120 hari kalender.

Masa pemeliharaan 6 bulan.

Untuk fasilitas rumah sakit, 120 hari harus dihitung serius.

Pekerjaan tidak boleh hanya mengejar selesai fisik.

Ruang Cathlab harus memenuhi standar bangunan kesehatan.

Kelembapan, kebersihan, struktur, instalasi, keselamatan, alur kerja, listrik, dan kesiapan ruang harus benar-benar diperhatikan.

Syarat SBU: Bangunan Gedung Kesehatan

Tender mensyaratkan NIB yang masih berlaku.

SBU yang diminta adalah Klasifikasi Konstruksi Bangunan Gedung dengan Subklasifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Gedung Kesehatan BG005, kode KBLI 41015, sesuai Permen PUPR Nomor 6 Tahun 2025.

Dalam dokumen teknis, bagian kualifikasi juga menyebut subklasifikasi bangunan gedung kesehatan. Namun redaksinya tampak tidak sepenuhnya rapi karena muncul kode berbeda dalam teks yang sama.

Ini perlu diluruskan.

Untuk pekerjaan fasilitas kesehatan, subklasifikasi penyedia harus tepat.

Jangan sampai pekerjaan gedung kesehatan dikerjakan penyedia yang hanya kuat secara administratif, tetapi lemah pengalaman pada bangunan layanan kesehatan.

Syarat Administrasi

NoSyaratKeterangan
1Legalitas usahaMemenuhi aturan
2NIBMasih berlaku
3SBUBangunan Gedung Kesehatan
4PajakKSWP valid
5AktaPendirian/perubahan
6KuasaJika dikuasakan
7Pegawai tetapBukti jika dikuasakan
8KTPWajib
9Pakta integritasWajib
10Pernyataan pesertaWajib

Peserta juga harus memenuhi syarat penilaian kinerja penyedia sekurang-kurangnya baik.

Ini penting.

Karena pekerjaan ruang Cathlab tidak boleh jatuh kepada penyedia yang kinerjanya buruk.

Syarat Teknis

NoSyaratKeterangan
1PengalamanKonstruksi 4 tahun terakhir
2SKPMemperhitungkan sisa kemampuan paket
3Usaha kecil baruBisa dikecualikan sampai Rp2,5 M
4Nilai paketRp1,76 M
5KinerjaMinimal baik

Karena nilai paket ini di bawah Rp2,5 miliar, ketentuan pengecualian pengalaman untuk usaha kecil baru menjadi relevan.

Dalam dokumen tender disebutkan, untuk usaha kecil yang baru berdiri kurang dari 3 tahun, jika penyedia belum memiliki pengalaman, ketentuan pengalaman dapat dikecualikan untuk pengadaan sampai paling banyak Rp2,5 miliar.

Secara aturan, ini membuka ruang bagi pelaku usaha kecil.

Tetapi untuk ruang Cathlab, pengecualian pengalaman perlu dibaca hati-hati.

Cathlab bukan ruang kelas biasa.

Bukan gudang.

Bukan kantor sederhana.

Ini ruang layanan kesehatan khusus.

Pemerintah harus memastikan penyedia benar-benar mampu memenuhi mutu bangunan kesehatan, bukan sekadar lolos karena nilai paket di bawah ambang pengalaman.

Personel yang Diminta

Dokumen teknis mencantumkan kebutuhan personel manajerial.

NoPersonelSyarat
1Ahli Muda Bangunan GedungSKK Jenjang 7, pengalaman 5 tahun
2Ahli Muda K3 KonstruksiPengalaman 3 tahun
3DokumenKTP, NPWP, ijazah, SKK, CV

Personel pertama adalah 1 orang pemilik SKK Ahli Muda Bangunan Gedung Jenjang 7 yang masih berlaku dan memiliki pengalaman 5 tahun.

Personel kedua adalah 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi atau Ahli Muda Keselamatan Konstruksi dengan pengalaman 3 tahun.

Dokumen yang harus dilampirkan meliputi KTP, NPWP, ijazah, SKK, dan curriculum vitae atau referensi kerja.

Syarat personel ini penting.

Namun publik juga perlu tahu apakah personel yang diajukan benar-benar hadir di lapangan atau hanya dipakai untuk memenuhi dokumen tender.

Peralatan Utama

NoAlatJumlah
1Dump truck 3,5–4 M33 unit
2Mobil pick up 1 ton1 unit

Dokumen teknis mensyaratkan penyedia memiliki kemampuan menyediakan peralatan utama.

Peralatan yang ditawarkan harus jelas statusnya: milik sendiri, sewa beli, atau sewa.

Harus mencantumkan merek, tipe, kapasitas, jenis, dan jumlah.

Peralatan juga harus dalam kondisi laik dan berfungsi normal.

Bahkan, peralatan yang disampaikan harus disertai foto yang menampilkan lokasi titik koordinat dan waktu setelah pengumuman tender.

Syarat ini bagus.

Tetapi harus benar-benar diverifikasi.

Jangan sampai alat hanya ada di dokumen, tetapi tidak hadir saat pekerjaan.

Keluaran dan Pelaporan

NoOutputIsi
1Laporan PendahuluanMobilisasi dan jadwal
2Laporan Harian/Mingguan/BulananKemajuan fisik dan dokumentasi
3Laporan AkhirAsbuilt drawing dan PHO
4Keluaran fisikTepat mutu, kuantitas, biaya, waktu

Dokumen teknis menegaskan keluaran kegiatan adalah hasil pekerjaan konstruksi yang memenuhi persyaratan spesifikasi, gambar, dan RAB kontrak.

Prinsipnya: tepat mutu, tepat kuantitas, tepat biaya, dan tepat waktu.

Pelaporan harus memuat laporan pendahuluan, laporan harian, mingguan, bulanan, dokumentasi, laporan akhir, gambar pelaksanaan pekerjaan, dan PHO.

Untuk ruang Cathlab, laporan fisik tidak cukup.

Harus ada kepastian bahwa bangunan siap mendukung layanan medis sesuai fungsi.

Peserta Tender: 25 Nama, 6 Harga Terlihat

Tender ini mencatat 25 peserta.

Namun baru 6 peserta yang terlihat memasukkan harga penawaran dan harga terkoreksi.

Sebanyak 19 peserta lainnya belum terlihat mencantumkan harga dalam data yang diberikan.

Ini menjadi titik sorot.

Tender terlihat ramai.

Tetapi kompetisi harga yang tampak baru diikuti enam peserta.

Peserta dengan Harga

NoPeserta/NPWPHarga
1CV Tunas Baru Utama / 06*9**0****31**0Rp1.557.367.284,02
2cv. januari mitra sejati / 00*0**9****31**0Rp1.622.219.683,97
3CV Kolang Nauli Arga / 00*1**8****31**0Rp1.635.656.127,86
4CV Sinar Tungkal / 07*3**3****34**0Rp1.681.070.229,74
5CV Mulia Waskita / 09*0**0****35**0Rp1.747.299.269,35
6CV Cahaya Timur Baru / 10*0**0****96**3Rp1.750.541.974,13

Harga terendah sementara adalah CV Tunas Baru Utama.

Harga tertinggi dari enam penawar yang terlihat adalah CV Cahaya Timur Baru.

Selisih antara harga terendah dan tertinggi mencapai Rp193.174.690,11.

Ini cukup besar.

Pokja perlu memastikan harga terendah tetap memenuhi spesifikasi teknis.

Peserta Tanpa Harga Tercatat

NoPeserta/NPWPCatatan
7CV Perdana Inti Sentosa / 02*8**4****31**0Harga tidak tercatat
8CV Putra Nauli / 00*9**0****34**0Harga tidak tercatat
9CV Bintang Perdana / 07*6**3****31**0Harga tidak tercatat
10CV Sukses Bersama / 03*7**0****31**0Harga tidak tercatat
11Bumi Muda Sedia / 03*7**3****31**0Harga tidak tercatat
12CV Beta Jaya / 00*5**3****31**0Harga tidak tercatat
13PT Afista Karya Kontruksi / 00*6**5****16**0Harga tidak tercatat
14CV Garda / 00*9**1****31**0Harga tidak tercatat
15CV Tamacho Building Construction / 08*7**6****31**0Harga tidak tercatat
16CV Harapan Sejahtera / 00*3**4****13**0Harga tidak tercatat
17CV Way Salak / 07*8**6****31**0Harga tidak tercatat
18CV Bumi Pasundan / 09*8**1****31**0Harga tidak tercatat
19CV Buntara Berkah Konstruksi / 05*8**2****35**0Harga tidak tercatat
20CV Taman Karya Manggala / 00*0**5****01**0Harga tidak tercatat
21CV Rimbo Jaya Tekhnik / 06*2**9****34**0Harga tidak tercatat
22CV Hidayat / 00*2**2****34**0Harga tidak tercatat
23CV Dita Kontraktor / 00*0**9****31**0Harga tidak tercatat
24CV Duta Panca Laksana / 07*0**8****34**0Harga tidak tercatat
25CV Tri Putra Prakarsa / 03*5**6****34**0Harga tidak tercatat

Banyaknya peserta tanpa harga yang terlihat perlu dijelaskan.

Apakah mereka tidak mengunggah dokumen harga?

Apakah belum terbuka karena masih tahap evaluasi?

Apakah gugur administrasi?

Atau data belum lengkap?

Kejelasan ini penting agar tender tidak hanya terlihat ramai di daftar peserta, tetapi miskin kompetisi nyata.

Harga Penawaran dan Selisih dari HPS

PesertaHargaSelisih HPS
CV Tunas Baru UtamaRp1.557.367.284,02Rp211.178.645,20
cv. januari mitra sejatiRp1.622.219.683,97Rp146.326.245,25
CV Kolang Nauli ArgaRp1.635.656.127,86Rp132.889.801,36
CV Sinar TungkalRp1.681.070.229,74Rp87.475.699,48
CV Mulia WaskitaRp1.747.299.269,35Rp21.246.659,87
CV Cahaya Timur BaruRp1.750.541.974,13Rp18.003.955,09

Ada dua kelompok harga.

Kelompok pertama turun cukup jauh: CV Tunas Baru Utama, cv. januari mitra sejati, CV Kolang Nauli Arga, dan CV Sinar Tungkal.

Kelompok kedua dekat dengan HPS: CV Mulia Waskita dan CV Cahaya Timur Baru.

Harga terendah bukan otomatis pemenang.

Apalagi tahap tender masih evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.

Sistem yang dipakai memang harga terendah sistem gugur.

Tetapi peserta tetap harus lolos administrasi, teknis, kualifikasi, dan pembuktian.

Warga Muara Sabak Barat, M. Ridwan meminta RSUD Nurdin Hamzah dan Pokja menjelaskan perbedaan sumber dana dalam dokumen.

“Kalau di tender tertulis APBD, tapi di spesifikasi tertulis DAK, itu harus dijelaskan. Ini proyek rumah sakit, dokumennya harus rapi,” ujarnya.

Warga Tanjab Timur, Siti Rahmawati menyoroti kesalahan redaksi dalam dokumen teknis.

“Kalau dokumen Cathlab masih menyebut Batang Hari dan kolam rumah dinas bupati, masyarakat wajar curiga ini dokumen salin-tempel. Proyek kesehatan harus lebih serius,” katanya.

Warga Sabak, Ahmad Fauzi meminta harga rendah tidak mengurangi mutu.

“Kalau ada penawaran turun lebih dari Rp200 juta dari HPS, jangan cuma dilihat murah. Ruang Cathlab harus aman dan sesuai standar. Jangan sampai murah di tender, mahal akibatnya nanti,” ujarnya.

Warga Tanjab Timur lainnya, Nurhayati berharap proyek ini benar-benar meningkatkan layanan rumah sakit.

“Kami ingin RSUD punya layanan yang lebih baik. Tapi pembangunan ruangnya harus benar. Jangan sampai fasilitas kesehatan dibangun asal jadi,” katanya.(*)

BeritaSatu Network