LPSE Sarolangun

Ada Apa di Proyek Jalan Lubuk Kepayang? Diikuti 11 Peserta, Tapi Cuma 2 Kontraktor yang Buka Harga

SAROLANGUN — Namanya panjang.

Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan Lubuk Kepayang–Kasang Melintang 000118] Kecamatan Pauh (Lanjutan), Sisa DBH Sawit 2024 dan DBH Sawit 2026.

Anggarannya Rp3.574.790.038.

HPS-nya Rp3.561.553.000.

Pesertanya 11 kontraktor.

Namun harga yang terlihat baru dua.

Sembilan lainnya belum tampak memasukkan angka penawaran dalam data yang dihimpun.

Yang sementara paling rendah adalah CV MRU atau Musi Rawas Utara.

Perusahaan itu menawar Rp3.523.962.938,80.

Proyek Puskesmas Rp4,5 M Singkut V di Sarolangun Sarat Kejanggalan, Pokja Digugat Logika Publik

Tender proyek pembangunan Puskesmas Singkut V di Kabupaten Sarolangun senilai Rp 4,5 miliar kembali membuka borok lama sistem pengadaan. Dari 35 peserta, hanya 5 yang berani menawar, dan yang lain gugur dengan alasan teknis yang janggal. Ironisnya, perusahaan yang digugurkan di sini justru menang di proyek lain, sementara pemenang--CV Surya Citra Persada--, ternyata punya jejak hitam dalam audit BPK RI.

***

Tiga Proyek Jumbo Sarolangun Rp 10,77 Miliar Dilelang, Publik Waspadai Pola Lama Tender

Awal Agustus 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun resmi melelang tiga proyek konstruksi bernilai miliaran rupiah. Nilainya jumbo. Sumber dananya dari APBD 2025. Statusnya kini sedang dalam proses tender.

Di tengah mekanisme resmi yang diumumkan di LPSE, geliatnya sudah memantik sorotan. Mulai dari pelaku usaha hingga pemburu rente proyek.