Universitas Muhammadiyah Jambi

MENJEMPUT 2026, ; Refleksi Kehidupan di Ujung Waktu, Menata Diri, Menyempurnakan Makna Hidup

Oleh : Dr. FAHMI RASID
Warga Kota Jambi

PERGANTIAN TAHUN, selalu menghadirkan jeda yang sunyi namun penuh makna. Di ujung kalender, tepat pada malam 31 Desember 2025, manusia kerap berhenti sejenak, Bukan sekadar untuk menghitung waktu, tetapi untuk menghitung diri. Tahun yang berlalu bukan hanya deretan hari, melainkan kumpulan peristiwa, kegagalan, keberhasilan, penyesalan, harapan, dan doa yang mungkin tak sempat terucap.

Momen HBA Bernostalgia di Muhammadiyah Jambi, Disambut Antusias Rektor dan Mahasiswa

Jambi - Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), kembali menggelorakan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Kali ini, HBA menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jambi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Jambi ini mengusung tema "MPR RI Bersama HBA Membangun Bangsa yang Kokoh Demi Anak Cucu".

Kericuhan Pecah di Lantai 6 UM Jambi, Fajri Desak Pihak Kampus Segera Ambil Tindakan Tegas

Jambi – Sebuah bentrokan antar mahasiswa terjadi di lantai 6 Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi pada Jumat (27/9) malam, di tengah pelaksanaan kegiatan internal kampus. Insiden ini tidak hanya mengejutkan banyak pihak, tetapi juga menyisakan kerusakan pada sejumlah fasilitas kampus, memperlihatkan kegagalan pengawasan di lingkungan akademis yang seharusnya menjadi tempat intelektualitas dan kebersamaan.

Bentrok Mahasiswa Pecah di Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Jambi, Pengawasan Kampus Dipertanyakan

Jambi – Bentrokan antar mahasiswa pecah di lantai 6 Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi, Jumat (27/9) malam. Insiden itu terjadi di tengah kegiatan internal kampus dan menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas.

Suara gaduh dan teriakan memenuhi lantai 6. Kericuhan ini mengejutkan banyak pihak. Fajri, mantan Ketua Komisariat IMM UM Jambi, menyoroti kurangnya pengawasan kampus.

"Seharusnya kericuhan ini bisa dicegah," tegas Fajri.

Ia meminta pihak kampus bertindak tegas dan tidak tebang pilih dalam menangani oknum pemicu kerusuhan.