Ramli Taha Pimpin Debalang Jambi, Pengukuhan Digelar di Rumah Dinas Gubernur

WIB
ist

Jambi - Pengacara senior Datuk Ramli Taha mendapat amanah memimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi. Bersama jajaran pengurus, ia dijadwalkan dikukuhkan di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (2/11/2026).

Dalam kepengurusan tersebut, Ramli didampingi Datuk Nurmal Jamal sebagai sekretaris. Rangkaian acara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dengan registrasi peserta dibuka sejak pukul 07.30 WIB.

Pengukuhan akan diiringi sejumlah prosesi adat. Mulai dari pembacaan seloko, pengucapan Ikrar Janji Setio, hingga penyisipan Keris Tando Setio kepada ketua umum.

Berdasarkan susunan acara, kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi yang akan dikukuhkan memiliki masa bakti 2026–2031. Agenda tersebut mencantumkan pembacaan Surat Keputusan Lembaga Adat Melayu Jambi Nomor 16 Tahun 2026 tentang komposisi dan nama-nama pengurus.

Pembacaan SK dijadwalkan dilakukan Ir. H. Sepdinal, M.E., yang bergelar Penghulu Penato Rajo. Setelah nama-nama dibacakan, para pengurus diminta mengambil tempat untuk mengikuti prosesi berikutnya.

Ramli kemudian akan memimpin pengucapan Ikrar Janji Setio yang diikuti seluruh pengurus. Dalam susunan acara, ia disebut dengan gelar adat Depati Penawar Rajo Berjanggut Merah Bertongkat Emas.

Prosesi utama pengukuhan dijadwalkan berlangsung pukul 09.40–10.10 WIB. Gubernur Jambi Al Haris diagendakan membacakan naskah pengukuhan sekaligus menyisipkan Keris Tando Setio dan menyerahkan Pusako Kebesaran kepada Ramli.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Provinsi Jambi Hasan Basri Agus atau HBA dijadwalkan menyematkan pin Debalang kepada ketua umum. Rangkaian ini dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan oleh gubernur dan ketua umum LAM, didampingi ketua umum DPP Debalang.

Sebelum memasuki pengukuhan, acara akan dibuka dengan seloko atau pantun adat, pembacaan Ummul Qur’an, serta ayat suci Al-Qur’an. Peserta juga dijadwalkan menyanyikan Indonesia Raya, Mars LAM, dan Mars Debalang Negeri, kemudian mengikuti pembacaan doa.

Selepas pengukuhan, Ramli mendapat kesempatan menyampaikan sambutan. Acara berlanjut dengan Tunjuk Ajar dan Tegur Sapo dari HBA, kemudian arahan serta nasihat Gubernur Jambi.

Penutupan kembali diiringi seloko atau pantun adat. Foto bersama dan ramah tamah dijadwalkan menjadi bagian terakhir kegiatan hingga pukul 12.00 WIB.

Debalang Negeri sendiri merupakan organisasi yang bergerak dalam pemeliharaan adat dan kebudayaan Melayu Jambi, dengan hubungan kelembagaan yang erat dengan LAM. Saat menutup Musyawarah Besar (Mubes) I Debalang pada Agustus 2026, HBA menjelaskan kedudukan organisasi tersebut.

“Debalang Negeri ini adalah sayap dari Lembaga Adat Melayu,” ujarnya. Ia meminta Debalang menghadirkan kegiatan yang dapat dirasakan masyarakat.

Nama debalang mempunyai akar dalam tata pemerintahan adat Jambi. Pasal 1 angka 37 Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Lembaga Adat Melayu Jambi menjelaskan debalang sebagai unsur pemerintahan adat yang membantu pemangku adat dalam bidang keamanan. Istilah ini juga tercantum bersama Rio, kepala kampung, dan mangku dalam struktur lama adat Melayu Jambi. Ketentuan tersebut menjelaskan akar peran debalang, bukan tanggal berdirinya organisasi yang sekarang.

Adapun mengenai kelahiran organisasi Debalang Negeri, Ramli pernah menyampaikan bahwa pembentukannya berawal dari sidang Mahkamah LAM Provinsi Jambi yang diketuai Hasan Basri Agus. Pembentukan Debalang berkaitan dengan proses kelembagaan di lingkungan LAM Jambi.

Ramli sebagai Ketua Umum Debalang Negeri pada 2022. Saat itu, ia mengukuhkan pengurus Persatuan Pencak Silat Debalang yang dipimpin Zuharfan Hasan.

Perjalanan organisasi kemudian berlanjut melalui Mubes I di Graha Ramli Taha, Olak Kemang, Kota Jambi, pada 28–29 Agustus 2026. Forum tersebut kembali memilih Ramli secara aklamasi. Dalam kesempatan itu, ia menekankan penguatan kepengurusan hingga kabupaten dan kota serta pelestarian adat Melayu Jambi. Pengukuhan pengurus menjadi kelanjutan dari proses penataan organisasi tersebut.(*)

BeritaSatu Network