Dinas PUPR Bungo Kucurkan Rp 2,5 Miliar untuk Drainase Sungai Dingin, Wajib Pakai Produk Lokal

WIB
ist

Bungo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengebut perbaikan infrastruktur tata air di daerahnya.

Pada tahun anggaran 2026 ini, dana miliaran rupiah disiapkan khusus untuk membiayai proyek Pembangunan Drainase Sungai Dingin.

Berdasarkan data yang dihimpun, Pemkab Bungo mengalokasikan total pagu anggaran yang terbilang fantastis, yakni mencapai Rp 2.500.000.000 (Rp 2,5 Miliar).

Proyek bervolume 1 paket ini tidak akan dikerjakan secara swakelola, melainkan dilempar ke publik melalui mekanisme persaingan tender lelang terbuka.

Rencananya, proses lelang alias jadwal pemilihan penyedia jasa akan dilangsungkan secara maraton pada bulan Februari 2026.

Secara teknis, uraian pekerjaan pada proyek senilai Rp 2,5 miliar ini difokuskan pada pembangunan fisik drainase dengan spesifikasi ukuran penampang 1,00 x 1,00 x 1,00 meter.

Kabar baiknya, meski bernilai miliaran rupiah, dokumen pengadaan ini mewajibkan penggunaan Produk Dalam Negeri. Selain itu, proyek ini juga mensyaratkan keterlibatan Usaha Kecil atau Koperasi, sehingga membuka peluang bagi kontraktor lokal untuk ikut menikmati 'kue' APBD.

Jika proses tender berjalan mulus dan pemenangnya segera ditetapkan, pelaksanaan kontrak kerja dan eksekusi fisik di lapangan akan langsung digenjot mulai bulan Maret dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Dengan kucuran uang rakyat sebesar Rp 2,5 miliar ini, masyarakat Kabupaten Bungo tentu berharap proyek Drainase Sungai Dingin ini dikerjakan dengan kualitas terbaik dan mampu menjadi solusi jitu untuk mencegah potensi banjir di masa mendatang.(*)

BeritaSatu Network