Bersama Rombongan Komisi VIII DPR RI, Mantan Gubernur Jambi HBA Turun Langsung Cek Pemondokan dan Katering Haji di Mekkah

WIB
ist

Makkah - Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus tokoh kebanggaan masyarakat Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), kembali menunjukkan totalitasnya dalam melayani umat. Menjelang musim haji, mantan Gubernur Jambi ini bertolak langsung ke Arab Saudi untuk melakukan inspeksi kesiapan penyelenggaraan Ibadah Haji.

Bersama Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, dan rombongan dewan lainnya, HBA tak segan menyisir langsung berbagai infrastruktur krusial yang akan menopang aktivitas jutaan jemaah asal Indonesia.

Fokus inspeksi ketat ini tak hanya menyasar kelayakan lokasi pemondokan (hotel), melainkan juga menyoroti ketersediaan konsumsi (katering) hingga meninjau kesiapan fasilitas di kawasan titik padat Armuzna yang meliputi Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Hari ini kita melakukan pengawasan pelaksanaan ibadah haji, baik yang terkait dengan layanan pemondokan, layanan katering konsumsi, dan juga kita meninjau Armuzna," ujar Ketua Komisi VIII, Marwan Dasopang dalam kunjungan tersebut, di mana HBA turut mendampingi di garis depan guna memastikan hak-hak jemaah terjamin.

Dalam pantauan lapangan tersebut, HBA dan rombongan mencatat adanya kabar baik. Secara garis besar, kesiapan fasilitas penyelenggaraan haji tahun ini menunjukkan progres positif berupa peningkatan kualitas pelayanan jika dibandingkan dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya.

Meski terdapat peningkatan, politisi senior Jambi ini bersama jajaran Komisi VIII tak lantas berpuas diri atau lengah. Mitigasi risiko tetap menjadi "harga mati" yang ditekankan kepada pihak penyelenggara, mengingat ibadah haji menyangkut keselamatan jutaan tamu Allah.

"Namun demikian tetap harus kita waspadai potensi yang akan menjadikan kita tidak bisa mencari jalan keluar. Karena itu kita meminta Menteri waspada di dalam penyelenggaraan ibadah haji," tegas Marwan yang menjadi representasi dari sikap awas Komisi VIII, termasuk HBA.

Keterlibatan aktif HBA dari Tanah Suci ini adalah wujud nyata komitmen Komisi VIII DPR RI. Mereka ingin menggaransi bahwa seluruh anggaran dan pelayanan yang diberikan kepada jemaah dieksekusi secara presisi sesuai dengan kesepakatan di Panitia Kerja (Panja) Haji.

"Secara garis besar, kami di Komisi VIII memang melihat adanya progres yang positif, baik dari kelayakan pemondokan, distribusi katering, maupun fasilitas di Armuzna. Namun, saya selalu mengingatkan bahwa urusan haji ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan ratusan ribu tamu Allah. Apalagi mayoritas jemaah kita, termasuk jemaah asal Provinsi Jambi, banyak yang masuk kategori lansia dan berisiko tinggi. Jadi, penyelenggara sama sekali tidak boleh lengah atau merasa cepat puas," ujar Hasan Basri Agus (HBA).

Lebih lanjut, mantan Gubernur Jambi ini mewanti-wanti Kementerian Agama dan panitia penyelenggara untuk benar-benar memperkuat skenario mitigasi risiko di lapangan.

"Titik paling krusial dan menguras fisik itu selalu ada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi dengan rencana mitigasi yang matang. Petugas di lapangan harus responsif dan cepat mencari jalan keluar jika terjadi penumpukan. Jangan sampai ada jemaah yang terlantar karena lambatnya antisipasi," tegasnya.

"Kami di DPR RI berkomitmen penuh untuk terus mengawal pelaksanaan ini, memastikan setiap rupiah anggaran yang disepakati di Panja benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan maksimal bagi jemaah. Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Jambi di Tanah Air, mari kita doakan bersama agar seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dilancarkan, jemaah kita sehat, aman, tertib, dan kembali ke Tanah Air menyandang predikat haji yang mabrur," tutup tokoh kharismatik Jambi tersebut.

Sebagai mantan kepala daerah yang sangat peka terhadap kebutuhan psikologis dan fisik masyarakatnya, pengawasan yang dikawal langsung oleh HBA ini bertujuan mutlak demi satu hal, memastikan tahapan ibadah haji tahun ini bisa berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.

Di akhir kunjungan, Komisi VIII turut mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal penyelenggaraan haji agar berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.(Jambi 28 TV)

BeritaSatu Network