Ratusan Jamaah Jambi Laporkan Pemilik Travel 'NRH' ke Polisi, Kanwil Haji dan Umroh Ingatkan Warga Hati-hati Pilih Travel!

WIB
ist

Jambi - Tingginya minat warga Jambi untuk beribadah ke Tanah Suci rupanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Bisnis biro perjalanan (travel) umroh di Jambi kini menjamur pesat.

Tapi...sayangnya, hal ini turut dibarengi maraknya praktik travel bodong yang merugikan jamaah hingga miliaran rupiah.

Kepala Kanwil Haji dan Umroh Provinsi Jambi, Dr. Wahyudi Abdul Wahab, secara tegas mengeluarkan 'warning' keras kepada seluruh warga Jambi. Dalam sebuah acara tabligh akbar baru-baru ini, Dr. Wahyudi membongkar fakta mengejutkan soal betapa ganasnya jerat travel abal-abal.

Ia membeberkan sebuah kasus penipuan travel umroh raksasa yang meledak pada bulan puasa lalu. Total kerugian jamaah dalam satu kasus tersebut disinyalir mencapai angka fantastis, Rp 8 Miliar!

"Hati-hati memilih travel umroh. Masih ada travel yang tidak bertanggung jawab," tegas Dr. Wahyudi.

Lebih mengejutkan lagi, Wahyudi mengungkapkan korban dari sindikat travel nakal ini tidak pandang bulu.

"Bukan cuma masyarakat biasa, bahkan ada pejabat juga yang ikut menjadi korban (kerugian Rp 8 Miliar tersebut)," ungkapnya prihatin.

Peringatan keras dari Kakanwil Haji dan Umroh tersebut sangat beralasan. Penelusuran rekam jejak kepolisian (Polda Jambi dan jajaran Polres) menunjukkan daftar panjang kasus penipuan, penggelapan, hingga penelantaran jamaah umroh di Jambi dalam beberapa tahun terakhir.

Berikut adalah rincian kasus kejahatan travel umroh di Jambi yang telah masuk ke meja hukum:

1. Kasus Teranyar, Ratusan Jamaah Polisikan Pemilik Travel "NRH" (April 2026)

Ini adalah kasus paling segar yang tengah bergulir. Pada Kamis, 9 April 2026, ratusan jamaah yang gagal berangkat mendatangi kantor polisi untuk melaporkan pemilik travel berinisial "NRH". Dugaan utamanya adalah wanprestasi dan penipuan janji refund (pengembalian dana).

Sebelumnya, pada 7 Maret 2026, pemilik travel mengeluarkan surat pernyataan resmi yang menjanjikan refund dicicil dalam empat termin sepanjang 2026 (Tahap I jatuh pada 31 Maret 2026 sebesar 25%). Namun, hingga tenggat waktu tiba, jamaah tak menerima sepeser pun uang mereka. Emosi jamaah memuncak saat pemilik travel mangkir dari mediasi pada 1 April 2026. Saat ini, kepolisian masih memproses laporan awal tersebut.

2. Marketing Travel Nakal Tilap Ratusan Juta (Mei 2025)

Pada 24 Mei 2025, polisi meringkus seorang marketing travel haji dan umroh berinisial NYD. Pelaku ditangkap setelah dilaporkan oleh korbannya lantaran nekat menggelapkan dana setoran umroh sebesar Rp 117.137.000. Atas perbuatannya, NYD dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan.

3. Tragedi 42 Jamaah Ditelantarkan di Jeddah (November 2023)

Kasus ini sempat menghebohkan publik. Pada 16 November 2023, sebanyak 42 jamaah umroh asal Jambi telantar di Jeddah, Arab Saudi, tanpa tiket pulang. Agen travel di Jambi bernama Nur Habibullah akhirnya melaporkan Direktur Utama PT Miftah Safari Internusa (MSI Tour), Miftahuddin, ke Polda Jambi (LP/B/334/XI/2023/SPKT/Polda Jambi).

Sang agen terpaksa merogoh kocek pribadinya hingga Rp 658 juta untuk menalangi tiket pulang jamaahnya. Kasus ini berakhir dengan mekanisme Restorative Justice (RJ) setelah pihak MSI Tour bersedia melunasi ganti rugi dan laporan kepolisian dicabut.

5. Klaim Fiktif "AR Travel" Rp 3,1 Miliar (November 2025)

Sempat beredar luas klaim di beberapa media pada 14 November 2025 yang menyebut "AR Travel" melakukan penipuan umrah fiktif terhadap 42 korban dengan kerugian mencapai Rp 3,1 miliar. Sang pemilik bahkan disebut masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun, hingga kini, data tersebut berstatus 'tidak terverifikasi' karena ketiadaan rilis resmi dari otoritas arus utama kepolisian.

Melihat panjangnya catatan kelam biro perjalanan abal-abal ini, masyarakat Jambi diimbau untuk tidak gampang tergiur dengan iming-iming promo umroh murah yang tidak wajar. Selalu terapkan program "5 Pasti Umroh" dari Kemenag, Pastikan travel berizin, Pastikan penerbangannya, Pastikan jadwalnya, Pastikan visanya, dan Pastikan hotelnya!

BeritaSatu Network