Jambi - Gelaran akbar 'Rejuvenasi Gerakan Jambi 2026' resmi ditutup dengan seremoni penghargaan yang prestisius.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyerahkan langsung achievement award kepada sosok pengacara senior sekaligus aktivis kawakan, Panglima Anjali.
Penghargaan ini diberikan kepada Adri SH MH—nama asli Panglima Anjali—dalam kapasitasnya sebagai tokoh pergerakan yang dinilai konsisten dalam mengawal dinamika sosial dan kepemudaan di Provinsi Jambi. Saat ini, Adri juga memegang nakhoda sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi.
Panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa loyal achievement award ini tidak diberikan secara sembarangan. Proses penentuan penerima dilakukan melalui kurasi dan seleksi ketat, melihat rekam jejak loyalitas serta kontribusi nyata sang tokoh dalam dunia pergerakan selama puluhan tahun.
Penyerahan penghargaan ini disaksikan langsung oleh ratusan tokoh mahasiswa, pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP), serta para aktivis pergerakan lintas generasi yang memadati lokasi acara.
Usai menerima penghargaan dari Ketua DPRD, Adri SH MH menegaskan bahwa jiwanya sebagai tokoh pergerakan tidak akan pernah luntur. Baginya, memimpin Pemuda Pancasila saat ini adalah amanah untuk terus membina generasi muda agar memiliki karakter yang kuat.
Usai menerima penghargaan, Adri menegaskan bahwa dirinya akan tetap berada di jalur pergerakan.
“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi seluruh insan pergerakan di Jambi,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Ia menekankan, peran Pemuda Pancasila bukan sekadar organisasi, tetapi wadah pembinaan karakter generasi muda.
“Kita harus memastikan pemuda tidak hanya jago berteriak, tapi juga kuat secara intelektual dan jaringan. Kita harus solid untuk Jambi,” tegasnya.
M. Hafiz Fattah, dalam pidato penutupannya, memuji konsistensi para tokoh senior seperti Panglima Anjali. Ia berharap para aktivis mahasiswa yang hadir dapat meneladani loyalitas tersebut untuk mengisi jabatan-jabatan strategis di masa depan.
Pemuda didorong terus meningkatkan wawasan dan jaringan. Hafiz ingin kader OKP Jambi mampu bersaing hingga level nasional. Rejuvenasi Gerakan Jambi 2026 ditegaskan sebagai komitmen nyata legislatif dalam merangkul pemuda.
"Kami para senior ingin melihat adik-adik mahasiswa dan tokoh pergerakan yang ada di sini tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pemain di posisi-posisi penting nasional," pungkas Hafiz Fattah.
Acara yang berlangsung selama tiga hari (10-12 April 2026) ini sukses menghadirkan narasumber kaliber nasional seperti Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari dan Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher, sebagai upaya membekali para aktivis Jambi dengan ilmu hukum dan pengawasan publik yang mumpuni.

Profil Adri SH MH, Sang Panglima Anjali
Nama Adri, S.H., M.H., atau yang secara luas dikenal dengan sebutan Panglima Adri, muncul sebagai tokoh hibrida yang berhasil mengawinkan intelektualitas dunia hukum dengan ketegasan kepemimpinan di jalanan.
Sebagai Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Jambi periode 2022-2027, ia bukan sekadar pemimpin organisasi massa, melainkan seorang pengatur strategi yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan publik dan konstelasi politik lokal di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Adri merepresentasikan evolusi kepemimpinan organisasi kemasyarakatan di Indonesia, di mana otot organisasi tidak lagi hanya digunakan untuk unjuk kekuatan, tetapi dikonversi menjadi instrumen advokasi, pembangunan infrastruktur, dan gerakan sosial yang sistematis.
Profilnya mencakup spektrum yang luas, dari seorang advokat senior yang garang di ruang sidang, politisi yang vokal di tubuh Partai Golkar, hingga pimpinan yayasan pendidikan yang peduli pada masa depan generasi muda.
Keberhasilan Adri memimpin ribuan massa tidak muncul dari ruang hampa. Fondasi intelektualnya dibangun dengan sangat kuat di Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA). Sebagai putra daerah yang tumbuh dalam iklim persaingan yang ketat, Adri memahami bahwa hukum adalah senjata paling ampuh untuk melakukan perubahan sosial.
Perjalanan akademiknya di UNJA menunjukkan konsistensi yang luar biasa terhadap ilmu hukum, sebuah disiplin yang kemudian ia praktikkan secara profesional selama puluhan tahun.
Adri menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) di Universitas Jambi pada rentang tahun 1984 hingga 1991. Setelah malang melintang sebagai praktisi hukum, ia kembali ke almamaternya untuk mengambil gelar Magister Hukum (S2) pada tahun 2009 dan menyelesaikannya pada 2011. Gelar magister ini mempertegas posisinya sebagai pakar hukum yang memiliki landasan teoritis yang matang untuk mendukung tindakan praktisnya di lapangan.
Sebagai seorang praktisi hukum, Adri dikenal sebagai advokat senior yang memiliki reputasi "garang" di meja hijau. Keberaniannya dalam membela klien dan prinsip-prinsip hukum yang ia yakini benar menjadikannya salah satu pengacara yang paling diperhitungkan di Provinsi Jambi.
Momen paling bersejarah bagi karier organisasi Adri terjadi pada Sabtu, 12 Maret 2022, ketika ia secara resmi dilantik sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi periode 2022-2027 oleh Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Arif Rahman, di Hotel Abadi Suite.
Terpilihnya Adri secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) tersebut sudah diprediksi banyak pihak. Keberhasilan ini tidak lepas dari kinerjanya yang fenomenal pada periode sebelumnya, di mana ia berhasil mengubah wajah organisasi secara fisik dan substansial.
Di bawah komando Adri, Pemuda Pancasila Jambi mengalami lonjakan dalam hal profesionalisme organisasi. Ia tak hanya fokus pada mobilisasi massa, tetapi juga pada penguatan infrastruktur. Salah satu bukti otentik kepemimpinannya adalah transformasi Kantor MPW PP Jambi di kawasan Thehok menjadi markas yang sangat representatif. Gedung tersebut kini dilengkapi dengan aula yang luas dan pengecatan seluruh fasad dengan warna oranye hitam khas Pemuda Pancasila, memberikan identitas visual yang kuat bagi organisasi tersebut di tengah Kota Jambi.
Adri juga dikenal dengan pendekatannya yang terbuka namun tegas dalam manajemen kader. Ia seringkali menekankan bahwa Pemuda Pancasila adalah organisasi yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi, namun tetap harus menjunjung tinggi disiplin dan nilai-nilai Pancasila.
Hal ini terlihat saat ia menangani transisi kepemimpinan di tingkat cabang, seperti di MPC Kota Jambi. Ketika ketua lama mengundurkan diri untuk fokus pada bisnis, Adri memastikan kekosongan kepemimpinan tersebut diisi melalui mekanisme organisasi yang benar, yakni Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub).
Rekam Jejak Organisasi dan Jabatan Strategis
| Organisasi | Jabatan | Periode |
| MPW Pemuda Pancasila Jambi | Ketua Umum | 2022 - 2027 |
| MPC Pemuda Pancasila Kota Jambi | Ketua Umum | Terpilih Aklamasi (Muscablub) |
| DPD I Golkar Provinsi Jambi | Wakil Ketua Bidang Organisasi | Periode Sebelumnya |
| KONI Provinsi Jambi | Wakil Ketua Umum | 2012 - 2016, 2024-2029 |
| Pengprov Shorinji Kempo (Perkemi) Jambi | Ketua | Aktif |
| Yayasan Pendidikan Al Ikhlas | Ketua Dewan Pembina | Aktif |
Dunia politik Jambi tidak lengkap tanpa menyebut pengaruh Adri di dalam tubuh Partai Golongan Karya (Golkar). Sebagai mantan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Jambi, Adri adalah sosok yang sangat memahami jeroan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ketegasannya seringkali memicu turbulensi internal, terutama ketika ia merasa ada mekanisme organisasi yang tidak dijalankan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Salah satu konflik politik yang paling mencolok adalah kritik tajamnya terhadap kinerja tim formatur DPD Golkar Jambi di bawah kepemimpinan Cek Endra. Adri tidak segan "menyemprot" rekan separtainya, seperti Ahmad Jahfar, ketika susunan pengurus partai tak kunjung rampung dalam waktu empat bulan.
Baginya, keterlambatan tersebut adalah bentuk kelalaian yang melanggar mandat organisasi. Pernyataan-pernyataan Adri yang keras seperti "Dia siapa? Sudah bersih diri belum?" menunjukkan posisinya sebagai penjaga marwah partai yang tidak takut pada friksi demi tegaknya aturan.
Namun, di luar konflik internal, posisi Adri sebagai "kingmaker" semakin nyata menjelang Pilgub Jambi 2024. Gubernur petahana Al Haris secara terbuka memperkenalkan Adri sebagai Direktur Eksekutif Tim Pemenangan. Penunjukan ini adalah langkah strategis yang sangat krusial, mengingat Adri memiliki kemampuan untuk mengonsolidasikan dua kekuatan besar, basis massa loyal Pemuda Pancasila di seluruh pelosok Jambi dan mesin politik Golkar.
Peran Adri sebagai direktur eksekutif menempatkannya sebagai otak di balik operasi lapangan dan strategi pemenangan yang sangat menentukan masa depan kepemimpinan di Provinsi Jambi.
Stigma negatif yang terkadang melekat pada organisasi massa perlahan mulai terkikis di Jambi berkat gerakan sosial yang digalakkan oleh Adri. Melalui program "Jumat Berkah" beberapa waktu lalu, MPW Pemuda Pancasila Jambi secara rutin turun ke jalan untuk melakukan aksi nyata bagi masyarakat bawah. Kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi nasi kotak, melainkan upaya membangun kedekatan emosional antara organisasi dan rakyat.
Pada akhir tahun 2024 dan awal 2025, aksi sosial ini semakin intensif dilakukan. Ribuan nasi bungkus dibagikan di kawasan strategis seperti Pasar Villa Gading Mayang oleh kader-kader Srikandi Pemuda Pancasila. Tidak hanya di pasar, bantuan juga merambah ke panti-panti sosial, seperti Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur, di mana Adri dan timnya memberikan perhatian khusus kepada para lansia. Bagi Adri, Pemuda Pancasila harus dikenal sebagai gerakan yang membawa manfaat nyata, bukan sekadar simbol kekuatan fisik.
Aksi filantropi ini juga mencakup perayaan hari-hari besar organisasi dengan cara yang unik. Pada HUT Pemuda Pancasila ke-65, Adri menyelenggarakan acara yang melibatkan pembagian puluhan hadiah menarik bagi masyarakat dan kader, mulai dari sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, hingga alat-alat elektronik rumah tangga lainnya. Pendekatan populis ini berhasil meningkatkan daya tarik organisasi di mata kaum muda dan masyarakat luas.
Sisi lain dari Adri yang jarang diketahui publik secara luas adalah keterlibatannya yang mendalam dalam dunia pendidikan. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Al Ikhlas, yang mengelola sekolah-sekolah di kawasan Vila Kenali, termasuk jenjang SMP dan SMA.
Penunjukkannya sebagai ketua dewan pembina dilakukan secara aklamasi, menunjukkan kepercayaan besar dari para pengurus yayasan terhadap kemampuan manajerial dan visinya.
Adri percaya bahwa pendidikan adalah kunci transformasi sosial di Jambi. Melalui yayasan ini, ia berupaya menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas namun tetap terjangkau oleh masyarakat. Keputusannya untuk mengabdi di dunia pendidikan menunjukkan bahwa ia memiliki orientasi masa depan yang jelas, yaitu membangun sumber daya manusia Jambi yang unggul.
Keseimbangan antara memimpin organisasi massa yang keras dengan mengelola institusi pendidikan yang lembut menunjukkan fleksibilitas karakter Adri sebagai pemimpin yang kompleks.
Kontribusi dalam Dunia Olahraga, Membawa Kempo Jambi ke Kancah Nasional
Dunia olahraga Jambi juga merasakan sentuhan dingin dari tangan kepemimpinan Adri. Sebagai Ketua Pengprov Shorinji Kempo (Perkemi) Jambi, Adri memiliki visi besar untuk melahirkan atlet-atlet bela diri yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia tidak segan untuk turun langsung ke arena, seperti yang terlihat saat Kejurprov Kempo Jambi 2025, untuk memberikan semangat dan medali kepada para pemenang.
Kehadirannya di arena olahraga bukan sekadar seremonial. Bagi Adri, olahraga bela diri adalah sarana pembentukan karakter yang selaras dengan nilai-nilai Pemuda Pancasila, disiplin, ketangguhan, dan sportivitas. Ia menargetkan prestasi besar bagi kenshi-kenshi Jambi pada ajang PON 2028 mendatang.
Kombinasi ini menjadikannya figur yang sangat sulit untuk ditandingi dalam arena perebutan pengaruh di Jambi. Pihak lawan seringkali merasa gentar bukan hanya karena kekuatan massa yang dimiliki Adri, tetapi karena landasan hukum yang ia bangun di setiap langkah politiknya.(*)