Tebo - Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tebo mulai berjalan. Berdasarkan data realisasi per April 2026, terdapat 6 paket pengadaan dengan total nilai mencapai Rp 1.532.791.060 (Rp 1,53 miliar).
Namun, ada temuan menarik yang patut disorot dari rincian paket-paket yang sedang berjalan. Anggaran miliaran rupiah ini ternyata baru terserap sebatas untuk urusan konsultan pengawasan, perizinan dokumen, hingga urusan bayar tenaga keamanan alias satpam.
Dinas PUPR Tebo menganggarkan lebih dari Rp 1 miliar khusus untuk "jasa mandor" atau pengawasan jalan. Terdapat dua paket bernilai fantastis yang ditenderkan lewat metode Seleksi:
- Pengawasan Rekonstruksi Jalan 2 senilai Rp 792.799.700.
- Pengawasan Rekonstruksi Jalan 1 senilai Rp 299.793.200.
Meski status paket tersebut terpantau 'Berlangsung', hingga data ini dipublish, nama perusahaan penyedia jasa atau pemenang lelangnya masih dibiarkan kosong alias belum ditentukan. Publik tentu patut mengawal ketat siapa perusahaan yang akhirnya memenangkan 'kue' bernilai total Rp 1,09 miliar hanya untuk ongkos mengawasi jalan ini.
Sementara itu, untuk urusan di atas kertas lainnya, ada paket Konsultan Perencanaan Dokumen Lingkungan bernilai Rp 396.998.160 yang sudah berstatus 'Selesai'. Proyek seleksi ini dimenangkan oleh TRIPLE LINE CONSULTANT.
Hal yang paling mencolok dan tak biasa justru datang dari pengadaan Jasa Keamanan. Dinas PUPR Tebo menghabiskan dana puluhan juta rupiah menggunakan metode transaksi modern, E-Purchasing via E-Katalog 6.0, namun pemenangnya bukanlah perusahaan outsourcing ternama (PT/CV), melainkan nama-nama individu.
Paket dengan nama Belanja Jasa Tenaga Keamanan (Satpam) itu dimenangkan oleh dua orang pribadi:
- SYAHYUDI, yang uniknya mendapatkan 2 paket pekerjaan keamanan sekaligus dengan nilai masing-masing Rp 14.400.000 (Total Rp 28.800.000). Statusnya saat ini masih On Process.
- DEBI ROMANSA, mendapatkan 1 paket keamanan dengan nilai Rp 14.400.000. Status On Process.
Meskipun mempekerjakan individu sebagai tenaga keamananan adalah hal yang wajar, penggunaan jalur E-Purchasing/E-Katalog untuk nama perseorangan cukup menarik perhatian dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.
Tentu diharapkan, kucuran APBD Tebo 2026 ini tak hanya habis di tahap pengawasan dan administrasi, namun segera disalurkan untuk proyek pembangunan fisik jalan yang dampaknya langsung dirasakan warga Tebo.
Berikut daftar lengkap 6 proyek Dinas PUPR Kab. Tebo yang tercatat pada laporan realisasi ini:
- Pengawasan Rekonstruksi Jalan 2 | Penyedia: Belum Ditentukan | Nilai: Rp 792.799.700 | Metode: Seleksi (Tender) | Status: BERLANGSUNG
- Konsultan Perencanaan Dokumen Lingkungan | Penyedia: TRIPLE LINE CONSULTANT | Nilai: Rp 396.998.160 | Metode: Seleksi (Tender) | Status: SELESAI
- Pengawasan Rekonstruksi Jalan 1 | Penyedia: Belum Ditentukan | Nilai: Rp 299.793.200 | Metode: Seleksi (Tender) | Status: BERLANGSUNG
- Belanja Jasa Tenaga Keamanan | Penyedia: SYAHYUDI | Nilai: Rp 14.400.000 | Metode: E-Purchasing (Non-Tender) | Status: ON PROCESS
- Belanja Jasa Tenaga Keamanan | Penyedia: SYAHYUDI | Nilai: Rp 14.400.000 | Metode: E-Purchasing (Non-Tender) | Status: ON PROCESS
- Belanja Jasa Tenaga Keamanan | Penyedia: DEBI ROMANSA | Nilai: Rp 14.400.000 | Metode: E-Purchasing (Non-Tender) | Status: ON PROCESS.(*)