Belanja BMKG Jambi 2026 Tembus Rp3,32 Miliar, Paket Klimatologi Seluruhnya Tercatat Non-PDN

WIB
IST

Jambi – Belanja dua satuan kerja Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Jambi tahun anggaran 2026 totalnya mencapai Rp3.320.387.000. Angka itu tersebar dalam 35 paket.

Dua satker yang muncul dalam data ini adalah Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi - 663850 dan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi - 437086.

Seluruh paket bersumber dari APBN 2026.

Namun pola belanjanya berbeda tajam.

Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi mencatat 15 paket senilai Rp2.886.850.000. Seluruhnya tercatat Non-PDN.

Sementara Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi mencatat 20 paket senilai Rp433.537.000. Seluruhnya tercatat PDN.

Di sinilah titik sorot pertama muncul.

Satu satker seluruhnya Non-PDN.

Satker lain seluruhnya PDN.

Padahal sama-sama berada di bawah BMKG. Sama-sama di Jambi. Sama-sama menggunakan APBN 2026.

Ini tidak otomatis salah. Terlebih sebagian paket Stasiun Klimatologi berupa swakelola seperti honor, perjalanan dinas, operasional kantor, dan kegiatan Sekolah Lapang Iklim. Tetapi dalam konteks transparansi belanja pemerintah, status Non-PDN tetap perlu dijelaskan: apakah karena jenis belanjanya bukan barang, karena sistem pencatatan, atau memang terkait produk/barang yang belum termasuk produk dalam negeri.

Rekap Dua Satker BMKG Jambi

SatkerPaketNilai
Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi15Rp2.886.850.000
Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi20Rp433.537.000
Total35Rp3.320.387.000

Dari total Rp3,32 miliar itu, Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi menyerap sekitar 86,94 persen.

Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi menyerap sekitar 13,06 persen.

Artinya, postur belanja BMKG Jambi dalam data ini sangat didominasi Stasiun Klimatologi.

Rekap PDN dan Non-PDN

Status ProdukPaketNilai
Non-PDN15Rp2.886.850.000
PDN20Rp433.537.000
Total35Rp3.320.387.000

Status Non-PDN mencapai Rp2,88 miliar.

Itu bukan angka kecil.

Apalagi di tengah kebijakan pemerintah yang terus mendorong belanja produk dalam negeri.

Sekali lagi, Non-PDN tidak otomatis berarti pelanggaran. Tetapi ketika seluruh paket satu satker tercatat Non-PDN, publik berhak bertanya: apa penjelasan resminya?

Rekap Cara Pengadaan

Cara PengadaanPaketNilai
Penyedia24Rp1.289.625.000
Swakelola11Rp2.030.762.000
Total35Rp3.320.387.000

Belanja melalui swakelola justru lebih besar dibanding penyedia.

Nilainya mencapai Rp2.030.762.000.

Seluruh swakelola itu berada di Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi.

Paket swakelola terbesar adalah Operasional dan Pemeliharaan Kantor senilai Rp832.571.000, disusul Belanja Honor Output Kegiatan senilai Rp594.000.000.

Rekap Metode Pengadaan

MetodePaketNilai
E-Purchasing4Rp856.088.000
Pengadaan Langsung20Rp433.537.000
Swakelola11Rp2.030.762.000
Total35Rp3.320.387.000

Paket E-Purchasing seluruhnya berada di Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi.

Paket Pengadaan Langsung seluruhnya berada di Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi.

Sedangkan paket swakelola seluruhnya berada di Stasiun Klimatologi.

Paket Terbesar

NoPaketNilai
1Operasional dan Pemeliharaan KantorRp832.571.000
2Suku Cadang AloptamaRp788.588.000
3Belanja Honor Output KegiatanRp594.000.000
4ListrikRp300.000.000
5Belanja Perjalanan Dinas BiasaRp185.000.000
6Belanja Honor Output KegiatanRp120.000.000
7Belanja Perjalanan Dinas BiasaRp120.000.000
8Pelaksanaan Sekolah Lapang IklimRp102.661.000
9Perencanaan Pelaksanaan Sekolah Lapang IklimRp57.055.000
10Pemeliharaan Kendaraan Dinas Roda 4Rp36.000.000

Paket terbesar berada di Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi Operasional dan Pemeliharaan Kantor senilai Rp832.571.000.

Paket terbesar kedua juga dari satker yang sama Suku Cadang Aloptama senilai Rp788.588.000.

Sementara paket terbesar di Stasiun Meteorologi Sultan Thaha adalah Listrik senilai Rp300.000.000.

Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi mencatat 15 paket dengan total Rp2.886.850.000.

Seluruhnya menggunakan APBN 2026.

Seluruhnya tercatat Non-PDN.

Dari 15 paket itu, 4 paket melalui Penyedia/E-Purchasing/Barang dengan total Rp856.088.000.

Sebanyak 11 paket lainnya melalui Swakelola dengan total Rp2.030.762.000.

Rincian Stasiun Klimatologi Kelas IV Jambi

NoPaket/Kode RUPNilai
1Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Peralatan dan Mesin. Kode RUP 62221926. Penyedia, E-Purchasing, Barang. APBN. Non-PDNRp35.000.000
2Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Peralatan dan Mesin. Kode RUP 62221925. Penyedia, E-Purchasing, Barang. APBN. Non-PDNRp27.500.000
3Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin. Kode RUP 62221927. Penyedia, E-Purchasing, Barang. APBN. Non-PDNRp5.000.000
4Suku Cadang Aloptama. Kode RUP 62221997. Penyedia, E-Purchasing, Barang. APBN. Non-PDNRp788.588.000
5Belanja Honor Output Kegiatan. Kode RUP 41542325. Swakelola. APBN. Non-PDNRp594.000.000
6Perencanaan Pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim. Kode RUP 41541807. Swakelola. APBN. Non-PDNRp57.055.000
7Belanja Sewa. Kode RUP 41542395. Swakelola. APBN. Non-PDNRp3.175.000
8Pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim. Kode RUP 41541929. Swakelola. APBN. Non-PDNRp102.661.000
9Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin. Kode RUP 41542295. Swakelola. APBN. Non-PDNRp2.000.000
10Monev dan Laporan Sekolah Lapang Iklim. Kode RUP 41541978. Swakelola. APBN. Non-PDNRp6.300.000
11Belanja Honor Output Kegiatan. Kode RUP 41542311. Swakelola. APBN. Non-PDNRp120.000.000
12Belanja Perjalanan Dinas Biasa. Kode RUP 41542397. Swakelola. APBN. Non-PDNRp185.000.000
13Operasional dan Pemeliharaan Kantor. Kode RUP 41542617. Swakelola. APBN. Non-PDNRp832.571.000
14Belanja Perjalanan Dinas Biasa. Kode RUP 41542299. Swakelola. APBN. Non-PDNRp120.000.000
15Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi. Kode RUP 41542315. Swakelola. APBN. Non-PDNRp8.000.000

Berbeda dengan Stasiun Klimatologi, Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi mencatat 20 paket dengan total Rp433.537.000.

Seluruhnya menggunakan APBN 2026.

Seluruhnya melalui Penyedia.

Metode pengadaannya seluruhnya Pengadaan Langsung.

Jenis pengadaannya seluruhnya Barang.

Dan seluruhnya tercatat PDN.

Rincian Stasiun Meteorologi Sultan Thaha

NoPaket/Kode RUPNilai
1Sewa Kendaraan Roda 4. Kode RUP 62197887. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp3.849.000
2Pemeliharaan Tiang dan Pagar AWOS All Weather Kategori I di Stasiun Meteorologi Sultan Thaha. Kode RUP 62196563. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp1.680.000
3Staplles Hecmacine No.10-1M. Kode RUP 62197883. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp70.000
4Stopmap Diamond. Kode RUP 62197880. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp180.000
5Langganan Internet. Kode RUP 62198440. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp15.600.000
6Pemeliharaan Komputer/Notebook. Kode RUP 62198442. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp15.950.000
7Tinta HP 60 Black. Kode RUP 62197884. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp200.000
8Sertifikat, Name Tag dan Alat Tulis. Kode RUP 62197874. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp3.000.000
9Maintenance Radom, pembersihan pemberian silikon radom, PLP. Kode RUP 62196808. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp9.000.000
10Belanja Bahan Kearsipan. Kode RUP 62198435. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp8.000.000
11Pengadaan Suku Cadang Peralatan ARWS. Kode RUP 62196809. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp7.500.000
12Pemeliharaan Genset Lebih Kecil dari 50 KVA. Kode RUP 62198441. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp7.000.000
13Pemeliharaan Kendaraan Dinas Operasional Roda 4 Double Gardan. Kode RUP 62198438. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp36.000.000
14Pagar Taman Alat. Kode RUP 62196819. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp920.000
15Listrik. Kode RUP 62198448. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp300.000.000
16Pakaian Dinas Pegawai. Kode RUP 62198432. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp12.500.000
17Spanduk. Kode RUP 62197875. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp900.000
18Kertas HVS 80gr A4. Kode RUP 62197877. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp92.000
19Pemeliharaan Halaman Kantor Administrasi, Radar, dan Operasional. Kode RUP 62198446. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp11.000.000
20Kertas HVS 80gr F4. Kode RUP 62197878. Penyedia, Pengadaan Langsung, Barang. APBN. PDNRp96.000

Dari 20 paket Stasiun Meteorologi Sultan Thaha, yang paling besar adalah Listrik senilai Rp300.000.000.

Nilai ini menyerap sekitar 69,20 persen dari total belanja satker tersebut.

Ini bisa dipahami karena stasiun meteorologi membutuhkan listrik untuk operasional peralatan, radar, sistem informasi, dan layanan pemantauan.

Namun tetap perlu dijelaskan: apakah Rp300 juta itu untuk kebutuhan listrik setahun, area mana saja yang tercakup, apakah termasuk radar dan operasional bandara, dan bagaimana tren tagihan tahun sebelumnya.

Di luar listrik, paket besar lainnya adalah Pemeliharaan Kendaraan Dinas Operasional Roda 4 Double Gardan senilai Rp36.000.000, Pemeliharaan Komputer/Notebook senilai Rp15.950.000, Langganan Internet senilai Rp15.600.000, dan Pakaian Dinas Pegawai senilai Rp12.500.000.

Seorang warga Kota Jambi, Anhar, menilai belanja BMKG harus dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami publik.

“BMKG itu penting, apalagi sekarang cuaca sering ekstrem. Tapi kalau ada belanja suku cadang hampir Rp800 juta dan operasional kantor Rp832 juta, publik perlu tahu itu untuk apa saja,” ujarnya.

Warga lainnya, Mailudin, menyoroti status Non-PDN pada seluruh paket Stasiun Klimatologi.

“Kalau semua tercatat Non-PDN, harus dijelaskan. Apakah karena barangnya khusus, karena honor dan perjalanan dinas, atau karena sistem. Jangan sampai publik salah paham,” katanya.

Sementara warga lain menilai Sekolah Lapang Iklim harus benar-benar sampai ke petani.

“SLI itu bagus kalau petani benar-benar diajari membaca musim. Tapi harus jelas lokasinya, pesertanya, dan hasilnya. Jangan hanya kegiatan, lalu selesai di laporan,” ujarnya.(*)

BeritaSatu Network