Edukasi Ribuan Pelajar Anti Narkoba di Bungo, Kepala BNNP Jambi Ajak Manfaatkan Call Center 184

WIB
Ist

Perlindungan generasi muda dari ancaman peredaran gelap narkotika, penyebaran zat psikoaktif baru, hingga kejahatan berbasis ideologi radikal menjadi fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh. Penanganan komprehensif yang memadukan penindakan hukum terukur dengan edukasi pencegahan secara berkelanjutan terus diakselerasi di lingkungan pendidikan.

Langkah konkret penguatan ketahanan pelajar tersebut diwujudkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi melalui Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme (IRET), True Crime Community (TCC), Perundungan, serta Bahaya Narkoba di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Bungo.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Basket Arena Ex. MTQ Serunai, Kabupaten Bungo, pada Rabu (5/8/2026) pagi tersebut dihadiri oleh 2.500 peserta dari tingkatan SMA, SMK, dan madrasah se-Kabupaten Bungo.

Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi, Al Haris, serta dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin, Kasatgaswil Densus 88 Beri Diatra, Bupati Bungo Dedi Putra, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Bungo Muhammad Adani, Wakapolres Bungo Aswindo Indriadi, Kasi Intel Kodim Bungo, serta Kasi Intel Kejari Bungo.

Dalam Rangkaian kegiatan tersebut, Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin menyerahkan Piagam Penghargaan P4GN secara langsung kepada Bupati Bungo Dedi Putra atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung P4GN. Momen ini dilanjutkan dengan Deklarasi Relawan Anti Narkoba Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bungo.

Bertindak sebagai narasumber utama dengan materi bertema "Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Melalui Ketahanan Masyarakat Terhadap Ancaman Narkotika", Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari jerat narkoba.

Ia memaparkan perkembangan peta pemetaan peredaran gelap narkotika di Indonesia dan Provinsi Jambi, termasuk pergeseran jalur distribusi serta modus operandi yang kian canggih menyasar kelompok remaja.

Secara khusus, Kepala BNNP Jambi memberikan edukasi intensif mengenai ancaman penggunaan rokok elektronik atau vape yang dikontaminasi zat berbahaya etomidate atau yang populer dengan istilah vape zombie.

"Para pelajar harus memahami bahaya kesehatan akibat penggunaan vape zombie ini dan jangan pernah sekali-kali terpengaruh ajakan mencoba narkoba maupun penggunaan liquid vape ilegal," tegas Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Asep Saepudin.

Guna menciptakan benteng pertahanan yang kokoh di lingkungan sekolah, Brigjen Pol Asep Saepudin mengajak seluruh jajaran tenaga pendidik, orang tua, dan pelajar untuk menjadi mitra aktif BNNP Jambi melalui pembentukan Relawan Anti Narkoba sebagai agen perubahan di sekolah masing-masing.

Pihaknya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan layanan BNN Call Center 184 sebagai sarana cepat pelaporan jika menemukan adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di pemukiman warga.

Kegiatan ini menegaskan peran BNNP Jambi yang tidak hanya berfokus pada upaya penegakan hukum, melainkan bertindak sebagai mitra strategis masyarakat yang mengedepankan pendekatan edukatif, pencegahan, dan kolaborasi demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berdaya tahan tinggi. (*)

BeritaSatu Network