RSUD Nurdin Hamzah

PUPR Tanjabtim Kuasai 89% Temuan BPK RI, Kekurangan Volume dan Spek 'Ngawur' Tembus Rp1,79 M

TANJAB TIMUR — Belanja modal Pemkab Tanjung Jabung Timur tahun 2025 terlihat hampir terserap penuh. Anggarannya Rp192.383.182.272, realisasinya Rp185.822.185.855,55 atau 96,59 persen. Tapi di balik angka serapan itu, BPK RI menemukan masalah serius: ada kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi teknis pada belanja modal di sembilan SKPD.

Gugur di Tender Cathlab karena Personel Dipakai di Proyek Lain, CV Januari Malah Menang Paket Cytotoxic

Tanjung Jabung Timur - Dua proyek gedung pelayanan medis di RSUD Nurdin Hamzah selesai ditender. Total pagunya mencapai Rp3,08 miliar.

Namun di balik penetapan pemenang, muncul satu pertanyaan yang belum terjawab terang.

CV Januari Mitra Sejati dinyatakan gugur dalam tender pembangunan ruang gedung Cathlab. Alasannya, personel yang ditawarkan perusahaan tersebut disebut sedang ditugaskan pada pekerjaan lain.

Anehnya, perusahaan yang sama justru ditetapkan sebagai pemenang tender pembangunan ruang gedung Cytotoxic di rumah sakit yang sama.

Tiga Penawar Lebih Murah Gugur, CV Sinar Tungkal Menang Proyek Cathlab RSUD Nurdin Hamzah Rp 1,68 Miliar di Atas Dokumen 'Tambal Sulam'

MUARASABAK — Ini proyek ruang pelayanan jantung. Tapi dokumen teknisnya masih berbicara tentang kolam rumah dinas bupati. Lokasinya di RSUD Nurdin Hamzah, Tanjung Jabung Timur. Tapi ruang lingkupnya masih menyebut Cathlab Batang Hari. Proyek ini sudah karut marut sedari awal. Dokumen teknis dan spesifikasi proyek asal-asalan.

Tak hanya itu, nilai HPS pada data tender berbeda dengan HPS di spesifikasi teknis.

Persyaratan SBU juga memunculkan dua kode berbeda pada bagian yang sama.

Pendemo Desak Kejati Usut Masalah Makan Minum RSUD Nurdin Hamzah!

Dian Saputra kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Rabu (26/2/2025). Kali ini, ia datang membawa laporan terkait anggaran makan minum pasien di RSUD Nurdin Hamzah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, selama tiga tahun berturut-turut (2022-2024).

Dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati Jambi, Dian Saputra dan rekan-rekannya menuding bahwa anggaran makan minum pasien di rumah sakit tersebut sangat tidak masuk akal dan terindikasi praktik mark-up besar-besaran.